Ungkap Strategi Jaga Fundamental Ekonomi RI, Purbaya: Ekonomi 6 Persen Enggak Sulit

Pemerintah Indonesia terus mempertahankan strategi menjaga fundamental ekonomi negara dengan baik. Menurut Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, itu menjadi prioritas utama ke depannya. Dia menjelaskan bahwa pertama-tama pemerintah akan fokus untuk memastikan likuiditas sistem finansial cukup. Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia sudah bekerja sama untuk menjaga hal ini.

Strategi kedua adalah mempercepat program-program belanja pemerintah di awal tahun 2026 ini, agar sektor-sektor ekonomi dapat bergerak dengan baik. Purbaya percaya bahwa jika likuiditas di sistem cukup baik, maka sektor-sektor akan bergerak lancar.

Namun, Purbaya juga mengakui bahwa salah satu tantangan dari upaya-upaya ini adalah kondisi ekonomi yang responnya cenderung agak lambat. Stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah baru akan terasa dampaknya dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut Purbaya, IHSG (Indice Harga Saham Nasional) yang baik bukan karena pemain pasar bodoh, melainkan karena mereka mempertimbangkan prospek ekonomi di depan. Mereka juga menilai kebijakan pemerintah seperti apa, sehingga mereka dapat membuat keputusan berdasarkan itu.

Sementara itu, Purbaya juga membantah pelemahan rupiah akibat tekanan pada fundamental ekonomi dan kabar Wamenkeu Thomas Djiwandono yang tengah dicalonkan untuk menjadi Deputi Gubernur BI. Dia percaya bahwa pemerintah sudah melakukan upaya-upaya yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi.
 
aku pikir kalau pemerintah Indonesia ini sedang benar-benar serius dalam mengejar strategi ekonominya, itu akan sangat bagus buat kita semua! semoga likuiditas sistem finansial bisa terjaga dengan baik dan program-program belanja pemerintah bisa bergerak lancar, biar kita bisa melihat kebaikan dari pembangunan ekonomi ini. tapi aku juga pikir bahwa respon ekonomi yang agak lambat itu karena banyak faktor, semoga pemerintah bisa menemukan solusinya dan tidak terlalu lama untuk keluarnya... 🤞
 
Gue rasa kalau strategi ini memang benar-benar penting banget! Kalau sistem finansial kita stabil, maka ekonomi Indonesia pasti bisa berkembang lebih baik juga. Gue harap pemerintah bisa terus bekerja sama dengan BI untuk menjaga hal ini. Dan gue juga setuju bahwa stimulus ekonomi di awal tahun 2026 harus diterapkan dengan benar-benar, kalau tidak nanti akan jadi masalah juga banget! 🤞
 
Makasih ya, giliran kini gini... Pemerintah kalau suka ngetren dengan strategi ekonomi yang bagus, tapi kalau ada kabar Wamenkeu Thomas Djiwandono ngecalonkan jadi Deputi Gubernur BI, langsung rupiah jadi lemah! Sepertinya ada sesuatu yang tidak kena. Biarpun pemerintah sudah lama ngetraktor dengan kebijakan ekonomi, tapi kabar ini benarnya seperti apa? Apakah ada alasan lain yang membuat rupiah jadi turun? Saya penasaran banget... 🤔💸
 
Maksudnya, kalau lihat teka-teki ekonomi itu seringkali tidak jelas kan? Purbaya Yudhi Sadewa bilang stimulasi ekonomi terasa dampaknya dalam beberapa bulan ke depan, tapi gampang banget orang percaya kalau pemerintah bisa mengontrol hal itu. Nah, secara fungsional di BI sudah ada pelemahan rupiah karena tekanan fundamental ekonomi dan kabar Wamenkeu Thomas Djiwandono yang tengah dicalonkan untuk menjadi Deputi Gubernur BI. Tapi siapa tau kalau itu benarnya, kayaknya saran saya kalau kita harus mencari informasi yang lebih akurat dari sumber yang lebih khusus seperti Reuters atau Bloomberg, bukan hanya pemberita online kecil-kecilan 😂.
 
Wow 🤯, lihat aja konsernnya kalau terjadi tekanan pada rupiah. Sapa-sapa yang punya investasi di luar negeri pasti akan berkejaran pasai. Mungkin kalau biar rupiah jadi lebih stabil, investor juga akan datang ke Indonesia lagi 😊.
 
Gue pikir strategi pemerintah ini cukup bijak, tapi gue juga khawatir kondisi agresifnya pasar saham. Jika likuiditas sistem finansial sudah pas, tapi pasar saham masih agresif, itu bisa jadi masalah besar. Gue harap pemerintah bisa fokus untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan tidak hanya fokus pada stimulus saja. Dan gue juga penasaran dengan bagaimana pemerintah akan menangani tekanan dari luar negeri, misalnya dari Amerika atau Cina.
 
Makasih informasinya 🙏. Aku pikir strategi ini cukup bagus, tapi aku khawatir apakah pemerintah benar-benar dapat menebak kebutuhan pasar dengan baik. Aku juga rasa IHSG yang baik tidak hanya karena pemain pasar bodoh, melainkan juga karena mereka memiliki prediksi yang cerdas tentang perkembangan ekonomi di luar negeri 🤔. Nah, aku penasaran apa aksinya pemerintah jika sektor-sektor ekonomi tidak bergerak lancar seperti yang diharapkan? Aku harap pemerintah dapat membuat kebijakan yang tepat dan tidak hanya fokus pada stimulus ekonomi saja 💸.
 
Wow, biar stabil aja ekonomi kita, gak ada trusnya 😂💸. Puluhan kali pemerintah bilang kanan kiri itu, tapi gak ada hasil apa-apa. Tapi, ini kalinya masih ada yang optimis 🤞. Menteri Keuangan itu benar, likuiditas sistem finansial terlebih dahulu ya deh 👍.
 
gimana sih strategi ini nggak terlihat sepele banget? lihat tekanan yang besar akhirnya diterapkan secara langsung, dan sekarang semua orang penasaran apa hasilnya. perlu diingat bahwa tekanan ekonomi itu nggak cuma karena pemain pasar bodoh aja, tapi juga karena kondisi ekonominya sendiri yang agak lambat nih. saya ragu-ragu apakah ini benar-benar strategi yang efektif atau hanya sekedar cara pemerintah untuk mengurangi tekanan dari masyarakat.
 
Wow, apa salahnya kalau kita fokus pada keuangan ya? Kamu lihat strategi ini bakal berapa lama sebelum hasilnya bisa dirasakan 😊. Dan sih, benar kalau kondisi ekonomi Indonesia agak lambat, tapi itu sengaja untuk melanjutkan reformasi yang sudah dimulai.
 
🤔 aku pikir kalau strategi ini kayaknya nggak cukup komprehensif, ya? apa sih tentang masalah rakyat biasa aja? aku tahu kalau pemerintah already fokus banget untuk likuiditas sistem finansial, tapi aku rasa ada hal lain yang harus di perhatikan juga. misalnya apa aja tentang masalah lulusan kuliah dan kerja di pasar, atau apa aja tentang kualitas hidup rakyat biasa?

dan kayaknya ada tekanan terhadap IHSG karena kabar Wamenkeu Thomas Djiwandono yang di calonkan untuk menjadi Deputi Gubernur BI. aku pikir kalau pemerintah harus lebih transparan dalam hal ini, jangan hanya berbicara tentang keseimbangan ekonomi saja.

dan saya rasa pemerintah harusnya lebih serius dalam mempercepat program-program belanja di awal tahun 2026 nanti. karena apa aja jika tidak, maka kondisi ekonomi yang lambat ini akan terus berlanjut?
 
kembali
Top