Ukraina, Rusia dan Amerika Serikat akan bertemu di Abu Dhabi pada tanggal 23-24 Januari 2026 untuk membahas perang yang sedang berlangsung antara kedua negara tersebut. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa mereka telah menemukan kesepakatan perdamaian yang sudah lebih siap dan seharusnya dapat disepakati selama pertemuan tersebut.
Namun, masih banyak isu yang belum dipecahkan, seperti Donbas, wilayah yang menjadi sengketa antara Ukraina dan Rusia. Zelenskyy menyatakan bahwa Donbas akan menjadi agenda utama dalam perundingan tersebut. Sementara itu, Kremlin menegaskan bahwa penarikan pasukan dari Donbas adalah "kondisi yang sangat penting".
Pertemuan ini juga akan membahas tentang strategi pemulihan ekonomi pasca-perang dan jaminan keamanan untuk Ukraina. Meskipun mengakui bahwa pertemuan pertama antara Rusia dan Ukraina ini adalah langkah penting, Zelenskyy masih ragu untuk menilai jika pertemuan ini nantinya akan berujung pada pengakhiran perang.
Delegasi Ukraina dipimpin oleh pejabat keamanan dan militer senior, sedangkan Rusia mengirim delegasi yang sepenuhnya berasal dari kalangan militer. Amerika Serikat diwakili oleh Steve Witkoff, dengan Jared Kushner, menantu Trump, turut terlibat dalam pembicaraan.
Selain itu, masih ada isu tentang dana miliaran dolar AS Rusia yang dibekukan di Eropa setelah negara tersebut menginvasi Ukraina secara penuh sejak 2022 lalu. Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina akan terus memperjuangkan agar seluruh aset tersebut dialihkan untuk rekonstruksi negaranya.
Pertemuan ini juga akan membahas tentang bagaimana Rusia ingin menggunakan aset negara Rusia yang dibekukan di Eropa itu untuk membangun wilayah Rusia sendiri. Namun, Kyiv menilai jika dana tersebut seharusnya digunakan sepenuhnya untuk membangun kembali Ukraina yang hancur akibat perang.
Dengan pertemuan ini, diharapkan dapat dilakukan langkah-langkah yang lebih dalam dalam mencari solusi bagi konflik antara Ukraina dan Rusia.
Namun, masih banyak isu yang belum dipecahkan, seperti Donbas, wilayah yang menjadi sengketa antara Ukraina dan Rusia. Zelenskyy menyatakan bahwa Donbas akan menjadi agenda utama dalam perundingan tersebut. Sementara itu, Kremlin menegaskan bahwa penarikan pasukan dari Donbas adalah "kondisi yang sangat penting".
Pertemuan ini juga akan membahas tentang strategi pemulihan ekonomi pasca-perang dan jaminan keamanan untuk Ukraina. Meskipun mengakui bahwa pertemuan pertama antara Rusia dan Ukraina ini adalah langkah penting, Zelenskyy masih ragu untuk menilai jika pertemuan ini nantinya akan berujung pada pengakhiran perang.
Delegasi Ukraina dipimpin oleh pejabat keamanan dan militer senior, sedangkan Rusia mengirim delegasi yang sepenuhnya berasal dari kalangan militer. Amerika Serikat diwakili oleh Steve Witkoff, dengan Jared Kushner, menantu Trump, turut terlibat dalam pembicaraan.
Selain itu, masih ada isu tentang dana miliaran dolar AS Rusia yang dibekukan di Eropa setelah negara tersebut menginvasi Ukraina secara penuh sejak 2022 lalu. Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina akan terus memperjuangkan agar seluruh aset tersebut dialihkan untuk rekonstruksi negaranya.
Pertemuan ini juga akan membahas tentang bagaimana Rusia ingin menggunakan aset negara Rusia yang dibekukan di Eropa itu untuk membangun wilayah Rusia sendiri. Namun, Kyiv menilai jika dana tersebut seharusnya digunakan sepenuhnya untuk membangun kembali Ukraina yang hancur akibat perang.
Dengan pertemuan ini, diharapkan dapat dilakukan langkah-langkah yang lebih dalam dalam mencari solusi bagi konflik antara Ukraina dan Rusia.