Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengusulkan pembentukan badan baru bernama Board of Peace yang bertujuan untuk mendorong penyelesaian konflik global dan mempromosikan perdamaian dunia. Indonesia menjadi salah satu negara yang terangkat sebagai anggota dari dewan perdamaian tersebut.
Tugas utama Board of Peace adalah melakukan koordinasi regional dan mendukung tata kelola yang efektif di daerah yang terkena dampak atau terancam oleh konflik. Dewan ini akan berupa struktur tiga lapisan, yaitu dewan pendiri, dewan eksekutif, dan komite nasional untuk administrasi Gaza.
Dewan eksekutif akan menangani kebijakan dan penunjukan senior, sedangkan komite nasional untuk administrasi Gaza akan dipimpin oleh Ali Shaath. Dewan ini juga memiliki pilar militer yang dipimpin oleh Mayor Jenderal AS Jasper Jeffers dengan mandat pelucutan senjata permanen.
Keanggotaan di Board of Peace terbatas pada negara-negara yang diundang oleh ketua dan harus berkontribusi pada operasi sesuai dengan hukum domestik mereka. Meskipun masa keanggotaan umum berlangsung selama tiga tahun, negara-negara anggota yang menyumbang lebih dari $1 miliar pada tahun pertama akan mendapatkan kursi tetap.
Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Gedung Putih, Presiden Donald Trump mengirimkan undangan ke banyak pemimpin dunia untuk menjadi anggota dari Board of Peace. Indonesia merupakan salah satu negara yang menyatakan kesiapan bergabung dengan dewan perdamaian tersebut.
Namun, perlu diingat bahwa masih ada beberapa negara yang belum menjawab atau menolak ajakan untuk bergabung dalam Board of Peace.
Tugas utama Board of Peace adalah melakukan koordinasi regional dan mendukung tata kelola yang efektif di daerah yang terkena dampak atau terancam oleh konflik. Dewan ini akan berupa struktur tiga lapisan, yaitu dewan pendiri, dewan eksekutif, dan komite nasional untuk administrasi Gaza.
Dewan eksekutif akan menangani kebijakan dan penunjukan senior, sedangkan komite nasional untuk administrasi Gaza akan dipimpin oleh Ali Shaath. Dewan ini juga memiliki pilar militer yang dipimpin oleh Mayor Jenderal AS Jasper Jeffers dengan mandat pelucutan senjata permanen.
Keanggotaan di Board of Peace terbatas pada negara-negara yang diundang oleh ketua dan harus berkontribusi pada operasi sesuai dengan hukum domestik mereka. Meskipun masa keanggotaan umum berlangsung selama tiga tahun, negara-negara anggota yang menyumbang lebih dari $1 miliar pada tahun pertama akan mendapatkan kursi tetap.
Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Gedung Putih, Presiden Donald Trump mengirimkan undangan ke banyak pemimpin dunia untuk menjadi anggota dari Board of Peace. Indonesia merupakan salah satu negara yang menyatakan kesiapan bergabung dengan dewan perdamaian tersebut.
Namun, perlu diingat bahwa masih ada beberapa negara yang belum menjawab atau menolak ajakan untuk bergabung dalam Board of Peace.