Trump Tarik Ancaman Tarif Setelah Sempat Picu Amarah Eropa

Amerika Serikat mengancam akan mengambil alih Greenland dari Norwegia, yang telah menyerahkan hak-hak tersebut kepada AS dalam perjanjian tahun 1951, dan mengenakan tarif tambahan hingga 35% bagi negara-negara yang menentang ambisinya. Namun, hanya beberapa jam setelah ancaman itu, Presiden Donald Trump melunakkan posisinya.

Trump membatalkan rencana tarif yang seharusnya mulai berlaku pada 1 Februari mendatang dan menyatakan telah membentuk kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan seluruh Wilayah Arktik. Namun, detail mengenai kerangka kerja tersebut masih sangat minim.

Parlemen Eropa sempat memblokir ratifikasi kesepakatan dagang bilateral setelah Trump mengancam akan mengambil alih Greenland dan mengenakan tarif tambahan hingga 35%. Sebelum itu, para pemimpin Eropa telah bersiap melakukan serangan balik. Pihak administrasi AS melalui Duta Besar Perdagangan Jamieson Greer berdalih Uni Eropa-lah yang gagal memenuhi komitmen, terutama terkait peningkatan pembelian produk pertanian dan energi Amerika.

Ketegangan ini sempat memicu pertemuan darurat negara-negara Eropa pada akhir pekan lalu. Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan dilaporkan meminta Uni Eropa mengaktifkan instrumen anti-koersi, atau yang sering dijuluki sebagai "bazoka perdagangan".

Besarlah taruhan dalam konflik ini tidak main-main. Data Departemen Perdagangan AS menunjukkan total nilai perdagangan antara AS dan Uni Eropa mencapai hampir US$1 triliun pada 2024.
 
Gue rasa gini, kalau niaga antara Amerika dan Uni Eropa jadi serius kayak gini, maka semua negara punya keuntungan yang sama. Sepertinya Presiden Trump mau menyelesaikan masalah ini dengan lebih cerdas, tapi masih banyak hal yang harus dibahas lagi. Gue rasa kerangka kesepakatan masa depan itu harus dijawab kapan aja akan diluncurkan dan bagaimana caranya AS bisa percaya pada Uni Eropa lagi setelah semua cerita tentang Brexit dan lain-lain. Dan sih, tidak main-main ya kalau ini serius tapi harus ada hasil yang konkret, bukan hanya bicara-bicara. 🤔
 
ini aneh banget, Amerika itu kayaknya ingin mengambil alih Greenland dari Norwegia? siapa tahu ada masalah dengan Norwegia yang membuat mereka mau menyerah kan? tapi kemudian Trump melunakkan posisinya dan berbicara dengan lebih santai. ini artinya apa? apakah US tidak benar-benar ingin mengambil alih Greenland atau nggak? dan siapa yang kalah dalam konflik ini? total nilai perdagangan AS dan Uni Eropa hampir mencapai 1 triliun USD, ini kayaknya bikin kita penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya
 
Hahaha, ternyata ancaman AS yang serius itu justru nggak punya efeknya. Trump gini kayaknya, sih, bisa ngubah pikirannya seperti semprot badie 😂. Tapi, apa artinya ini? Kalau AS udah ngancam dan kira-kira bisa mengambil alih Greenland, tapi kemudian bisa "lupa" kencanannya dengan tarif tambahan. Maksudnya sih, AS udah liat bahwa Uni Eropa dan negara-negara lainnya tidak mau dikalahin. Maka dari itu, mereka malah mau mencoba cari solusi yang lebih "sederhana". Tapi, bagaimana kalau ini justru membuat ketergangan di antara AS dan Uni Eropa makin parah? 🤔 Nah, saya rasa ini semua kayak mainan anak-anak, sih. Tapi, kita harus waspada, karena nilai perdagangan yang besar itu pasti akan berdampak pada banyak orang. Kita harapkan bahwa AS dan Uni Eropa bisa mencari solusi yang lebih baik, ya 🤞.
 
Wah broo, ini konflik Amerika vs Uni Eropa kayak game Dota! 🤯 America bikin ancaman, tapi Presiden Trump sendiri yang kemudian melunakkan posisinya, aja gini sih. Saya pikir kalau kerangka kesepakatan masa depan itu, mending jangan serius-sihi, aja nggak ada hasil. 🤔 Kalo Uni Eropa udah memblokir ratifikasi kesepakatan dagang bilateral, kayaknya already done broo 😂. Tapi, gampang-ganget sih kalau Presiden Prancis Emmanuel Macron kayaknya ingin mengaktifkan instrumen anti-koersi, aja bikin kerajaan Eropa di balik tirai! 🤣 Waduh, ini konflik yang kayak main game strategi broo! 😅
 
Maksudnya, kayaknya Amerika nggak bisa ngejek dengan Norwegia lagi 😂. Trump ternyata ngelunasi tujuannya, makanya kalau mau ambil alih Greenland, harus lebih banyak niat dulu 🤔. Tapi sih, kerangka kesepakatan masa depan itu masih minim aja, apa sih yang diharapkan? Perlu banget klarifikasi. Dan, gimana sih dengan Uni Eropa yang nggak bisa ngerespons dengan cepat? 😅 Bisa jadi kalau tiba-tiba Amerika mulai tarif, Uni Eropa itu akan lebih cepat bereaksi. Saya rasa ini masih dalam tahap strategi, kita harus lihat bagaimana caranya berinteraksi dengan Amerika dulu 🤝.
 
aku bayangin kalau kalau AS udah ngambil alih Greenland, aku pikir kampus-kampus di Amerika Serikat bakal terus berkelana untuk mencari sumber daya yang ada di sekitar Greenland, seperti minyak dan gas. tapi kalau Trump melunakkan posisinya, aku yakin kampus-kampus tersebut harus tetap waspada dan siap bertahan. aku rasa kampus-kampus AS itu harus lebih bijak dalam mengelola sumber daya-sumber daya di Greenland, jadi masyarakat Amerika Serikat tidak terluka akibat kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh kampus-kampus tersebut. 🤔
 
Wahhh, kalau gini, Amerika Serikat mau ambil alih Greenland dari Norwegia? Nah, itu bukan masalah besar deh, tapi ada satu hal yang membuatku khawatir. Apakah ini semua karena cari alasan untuk meningkatkan kekuatan ekonomi AS? Kalau benar, itu memang sangat tidak baik, karna kalau demikian, maka Amerika Serikat akan lebih bersemangat dalam menyepelekan perjanjian-perjanjian internasional dan menimbulkan konflik-konflik dengan negara-negara lain.

Dan gini, kalau Presiden Trump membatalkan rencana tarifnya, itu tidak membuatku merasa lega. Karena kalau demikian, maka masih ada kemungkinan bahwa Amerika Serikat akan terus menekan Norwegia dan Uni Eropa untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Tapi, yang paling seru adalah ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta Uni Eropa mengaktifkan instrumen anti-koersi. Wahhh, itu seperti permainan politik yang sangat buruk! Karena kalau demikian, maka bisa saja konflik ini makin semakin panas dan tidak main-main lagi.

Dan yang paling penting, kita harus waspada karena nilai perdagangan antara AS dan Uni Eropa mencapai hampir US$1 triliun pada 2024. Jadi, kalau gini, itu memang sangat berat dan harus diwaspadai oleh semua negara-negara lain yang ingin menjaga stabilitas internasional. 🤔
 
Duh, kayaknya Amerika lagi ngegas 😅. Kita lihat saja, mereka bisa ngeremahin-remahi posisinya setelah ancaman awal itu. Dan sekarang, mereka bilang sudah ada kesepakatan masa depan dengan Norwegia... tapi gampang ganti arah lagi ya? 🤷‍♂️ Kita harus waspada, tapi juga tidak bisa diprediksi siapa nanti yang akan menyerah. Dan ini gini, kerangka kerja itu belum jelas apa lagi... kayaknya kita harus tenang dan menunggu. Tapi aku rasanya, Amerika lagi ngejek 🤦‍♂️ dengan Uni Eropa. Mereka bilang Uni Eropa yang gagal memenuhi komitmen... tapi siapa yang benar-benar salah? 🤔
 
kembali
Top