Trump Melanggari Amerika dari 66 Perjanjian Dunia, Kian Dikit Negara yang Tidak Mengakui Klimat.
Amerika Serikat, dalam pemerintahan Donald Trump, melangsungkan perjanjian dengan 66 organisasi internasional. Organisasi tersebut merupakan organisasi-organisasi utama dunia yang bertujuan untuk menghadapi masalah-masalah global seperti perubahan iklim, konflik, dan ekonomi.
Sementara itu, Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara di dunia yang tidak tergabung dalam Organisasi Perubahan Iklim (IPCC) dan kehilangan akses ke informasi dan data ilmiah yang dikeluarkan oleh organisasi tersebut.
"Kami sangat menentang langkah presiden Trump yang melangsungkan perjanjian-perjanjian ini," kata Rachel Cleetus, dari Union of Concerned Scientist (UCS). "Presiden Trump sedang melakukan langkah yang otoriter dan anti-sains, mengorbankan kesejahteraan rakyat dan membuat kerja sama global tidak stabil."
Menurut Rachel, Amerika Serikat harus terlibat dalam perjanjian-perjanjian tersebut untuk menanggulangi masalah-masalah global seperti perubahan iklim.
Amerika Serikat, dalam pemerintahan Donald Trump, melangsungkan perjanjian dengan 66 organisasi internasional. Organisasi tersebut merupakan organisasi-organisasi utama dunia yang bertujuan untuk menghadapi masalah-masalah global seperti perubahan iklim, konflik, dan ekonomi.
Sementara itu, Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara di dunia yang tidak tergabung dalam Organisasi Perubahan Iklim (IPCC) dan kehilangan akses ke informasi dan data ilmiah yang dikeluarkan oleh organisasi tersebut.
"Kami sangat menentang langkah presiden Trump yang melangsungkan perjanjian-perjanjian ini," kata Rachel Cleetus, dari Union of Concerned Scientist (UCS). "Presiden Trump sedang melakukan langkah yang otoriter dan anti-sains, mengorbankan kesejahteraan rakyat dan membuat kerja sama global tidak stabil."
Menurut Rachel, Amerika Serikat harus terlibat dalam perjanjian-perjanjian tersebut untuk menanggulangi masalah-masalah global seperti perubahan iklim.