Trump Ancam Tarif ke Eropa Demi Greenland, Sekutu NATO Murka

Sanksi ini seperti apakah kita serang sini tapi kira siapa yang kena? Kita harus ingat bahwa kekuatan politik ini seperti pasang surut lautan, kita harus bisa mengatur diri dan jangan terburu-buru. Amerika Serikat tidak ingin Greenland tapi sekarang mereka memaksa sekutunya juga berpartisipasi, itu bukan cara baik. Kita harus belajar untuk tetap tenang dan melanjutkan pembicaraan, karena kalau kita panik maka sanksi ini akan semakin buruk. Dan siapa yang bilang bahwa kekuatan militer AS tidak perlu? Ini seperti kata-kata yang hanya ada di dalam kaca, tapi di dunia nyata, kekuatan bukan hanya militer tapi juga ekonomi dan hubungan internasional. Kita harus bisa mengatur diri kita sendiri dan tidak terlalu bergantung pada sanksi ini.
 
Sanksi ini kayaknya terlalu agresif, kalau Amerika Serikat benar-benar ingin membeli Greenland, kan ada baiknya mereka bicara langsung dengan warga Greenland dulu, bukan paksa orang lain agar mau mendukung keinginannya 🤷‍♂️. Sanksi ini hanya membuat Eropa dan Inggris terlihat seperti siapa-siapa yang ditolak, kayaknya gini sanksi sih? 🤑 Dan ayo, Finlandia jangan terlalu terkena dampak dari tarif tambahan itu, kan di AS mereka punya banyak sekali pasar untuk ekspor Uni Eropa, biar mereka bisa tetap menghasilkan uang 📈. Sanksi ini kayaknya juga menunjukkan betapa tidak baiknya Amerika Serikat ingin mendapatkan Greenland, kalau benar-benar ingin menerima warga Greenland sebagai bagian dari AS, kan mereka harus berbicara dengan mereka dulu, bukannya paksa kebanyakan orang 😊.
 
Hahaha 😂 ini kayaknya bikin kita kekakuan, Amerika Serikat siapa nih yang bisa duduk di atas giliran? Bayangkan kalau sekali lagi mereka mau main keras, siapa yang bakal jatuh? 🤦‍♂️

Saya pikir Presiden Macron kan benar, Eropa harus bersatu dan tidak boleh terjebak dengan keputusan AS. Nah, kayaknya kita harap Amerika Serikat bisa kembali sibuk sama Trump, supaya giliran Denmark dan Finlandia jadi ngebut aja 😂

Dan omong kosong sih, tapi kalau Amerika mau menambah tarif itu kayaknya akan merugikan banyak negara, bahkan kita Indonesia juga 🤑. Jadi, biar Amerika Serikat terus sibuk dengan Trump, kita tenang dan terus ngebut development ya 💪
 
Hmm, sanksi keuangan itu buat apa sih? Aku pikir ini semua buat peningkatan hubungan internasional yang lebih baik, kayaknya AS ingin jadi lebih dekat dengan sekutunya dan Eropa. Sanksi ini mungkin hanyalah cara untuk memberikan kesan bahwa AS benar-benar peduli dengan kepentingannya.

Aku juga pikir Presiden Macron itu cerdas banget, dia bisa mengatasi masalahnya dengan cara yang bijak. Dan kalau pertemuan dengan Wakil Presiden AS itu berhasil, maka itu bukan berarti kekecewaan sama Trump tapi bukti bahwa AS benar-benar mau mendengarkan pendapat sekutunya.

Dan kalau kita lihat dari sisi Greenland sendiri, maka itu menunjukkan bahwa mereka tidak ingin jadi bagian dari AS, yang bermakna bahwa mereka bisa mengatur sendiri kehidupannya dan tidak terjebak dalam kepentingan lain. Itu bukan salah!
 
Aku pikir kayaknya kalau AS mau bisa memiliki Greenland, mereka harus mau beri uang yang lebih banyak daripada aja sementara itu. Aku rasa Presiden Trump sih cuma punya niatan yang salah, bukan benar-benar ingin membantu Greenland. Aku juga rasa Finlandia dan Inggris gak usah khawatir, karena mereka tahu kalau AS tidak akan bisa mendapatkan wilayah itu dengan mudah. Aku pikir aku juga bisa menjadi jadi diplomat, tapi sayangnya aku tidak punya uang untuk pergi ke Amerika...
 
Sanksi ini naksah lho, Amerika Serikat memang suka menangani masalahnya dengan sekutunya. Tapi kalau mereka pikir sekutunya tidak mau membantu, jangan pusing aja, cari jalan lain yaitu dengan berdiskusi lebih serius.

Aku pikir Presiden Macron benar-benar bijak, kalau Eropa harus merespons bersama maka itulah yang penting. Kedaulatan Eropa tapi juga harus kita tanggapi dengan bijak, kan?

Dan aku rasa kata Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen juga benar, kekuasaan militer AS tidak perlu untuk mendapatkan Greenland, tapi mereka harus bisa berbicara dengan lebih baik dan tidak terlalu seranggama. Aku pikir pertemuan mereka dengan Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio itu sudah jalan yang tepat, harapan besar dari mereka.
Dan aku penasaran juga dengan kata-kata Presiden Finlandia Alexander Stubb tentang tarif tambahan, apakah itu benar-benar perlu? Aku rasa kita harus berhati-hati dalam mengambil keputusan ini 😊
 
kembali
Top