Kendaraan niaga truk adalah salah satu industri yang krusial bagi Indonesia. Jepang telah menempati pasar ini selama puluhan tahun, dan hal ini ditandai dengan banyaknya merek seperti Fuso, Toyota, Mitsubishi, dan Isuzu. Mereka merupakan raja di pasar ini. Di sisi lain, beberapa perusahaan Cina juga mulai masuk ke pasar Indonesia dan merasakan kesempatan besar tersebut.
Tidak sedikit perusahaan Jepang yang menyesali kenyataan ini dan mengeluh mengenai persaingan tak adil yang dihadapi. Mereka merasa bahwa ada sifat-sifat dalam industri otomotif nasional yang kurang profesional, seperti tingkat komponen dalam negeri (TKDN), legalitas operasional, dan standar emisi.
Industri otomotif Indonesia terdampak sangat parah karena sektor ini sudah banyak bergeser ke Cina, bahkan mencapai 90 persen. Sehingga, truk Cina sudah menempati pasar industri ini.
Tidak sedikit perusahaan Jepang yang menyesali kenyataan ini dan mengeluh mengenai persaingan tak adil yang dihadapi. Mereka merasa bahwa ada sifat-sifat dalam industri otomotif nasional yang kurang profesional, seperti tingkat komponen dalam negeri (TKDN), legalitas operasional, dan standar emisi.
Industri otomotif Indonesia terdampak sangat parah karena sektor ini sudah banyak bergeser ke Cina, bahkan mencapai 90 persen. Sehingga, truk Cina sudah menempati pasar industri ini.