Tragis, Ibu Hamil di Takalar Keguguran Usai Dikeroyok Rentenir

ini kabar gembira untuk orang tua dari anak-anak SMP, tapi apa dengan korban keguguran yang terjadi disini? sih, saya nggak paham kenapa perempuan harus menyerang korban di pasar. sementara itu, saya rasa korban ini malah salah juga karena jadinya keguguran, kan? 🤔♀️ apa yang dia lakukan tidak tepat banget? tapi, saya nggak paham kenapa keluarga korban memilih tidak melakukan kuret. sementara itu, saya rasa dokter yang menyarankan kuret pasti benar-benar ingin membantu korban ini. tapi, apa yang terjadi dengan perempuan yang merasakan sakit di perut? apakah mereka nggak berpikir sebelum melakukan hal tersebut? 🤷‍♂️
 
Gue penasaran apa asal usul mereka ni? Berapa umur mereka kalau ya? Apa yang bikin mereka kayak begitu? Gue pikir mungkin ada alasan lain dr ngegoyangan itu, tapi gue nggak bisa bayangin. Tapi, kenapa suami Jumriani mau banget teruskan metode kuret? Aku rasa perlu tahu lebih dulu siapa yang bersalah di sini.
 
wahhh, ini kayaknya sangat berisiko banget untuk perempuan yang bekerja di kios jagung, terutama kalau dia harus menegur 2 perempuan yang ganjil 😳. aku pikir metode kuret memang paling aman, tapi keluarga Jumriani memilih tidak bisa dipahami banget. siapa tahu apa yang terjadi di dalam rahimnya, tapi kalau dia tidak bisa kembali bekerja, itu juga buat keluarganya stress 😕. aku harap korban lain tidak harus mengalami hal yang sama dan pemeriksaan dokter juga harus lebih teliti, karena ini bukan cuma masalah perempuan aja, tapi juga tentang keselamatan kita semua 🤞.
 
Kalau nanti gue lihat korban keguguran itu mau buat apa lagi. Apalagi kalau gue lihat si RK dan HJ yang bikin korban itu sakit seperti apa punya rencana mereka? Kalau memang ada yang salah, maka mereka harus bertanggung jawab dan tidak hanya minta maaf saja.
 
Apa sih, informasi ini terlalu asyik! Saya pikir salahnya sih korban yang mengalami keguguran itu. Jika korban mau cek rahim, apa salahnya? Dengan cari dulu sisa jaringan dan masukin obat, kalau ada masalah lagi kan diobati terlebih dahulu. Dan apa sih dengan dua perempuan yang menurut dugaan melakukan pengeroyokan? Kalau benar-benar tidak bertanggung jawab, toh mereka harus wajib membayar! Tapi kalau salah informasi, maka kita harus waspada.
 
kembali
Top