Penganiayaan pedagang es kue dipicu oleh kesalahpahaman, kata Kepala Satuan Keamanan Teritorial (Satkor) TNI. Pihaknya berjanji tidak ada niat untuk merugikan warga.
Dalam pertemuan dengan kelompok pedagang es kue yang terkena dampak, Satkor menegaskan bahwa mereka menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan dengan rakyat. Mereka menekankan bahwa setiap prajurit di lapangan diperintahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik, serta menghormati masyarakat.
"Kami tidak ingin ada kesalahpahaman antara kita dan warga," kata Satkor. "Kami percaya bahwa dengan pendekatan ini, tidak ada niat untuk merugikan siapa pun."
Satkor juga menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi pelajaran bagi mereka untuk meningkatkan komunikasi sosial agar kesalahpahaman seperti ini tidak terulang di kemudian hari. Mereka ingin menghindari potensi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan mispersepsi di publik.
"Langkah ini adalah langkah untuk mencegah kesalahpahaman sejak awal," ujarnya. "Kami percaya bahwa dengan pendekatan ini, kita dapat membangun kepercayaan dan kerjasama yang lebih baik antara TNI dan masyarakat."
Dalam pertemuan dengan kelompok pedagang es kue yang terkena dampak, Satkor menegaskan bahwa mereka menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan dengan rakyat. Mereka menekankan bahwa setiap prajurit di lapangan diperintahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik, serta menghormati masyarakat.
"Kami tidak ingin ada kesalahpahaman antara kita dan warga," kata Satkor. "Kami percaya bahwa dengan pendekatan ini, tidak ada niat untuk merugikan siapa pun."
Satkor juga menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi pelajaran bagi mereka untuk meningkatkan komunikasi sosial agar kesalahpahaman seperti ini tidak terulang di kemudian hari. Mereka ingin menghindari potensi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan mispersepsi di publik.
"Langkah ini adalah langkah untuk mencegah kesalahpahaman sejak awal," ujarnya. "Kami percaya bahwa dengan pendekatan ini, kita dapat membangun kepercayaan dan kerjasama yang lebih baik antara TNI dan masyarakat."