TNI AD akan Dilibatkan dalam Percepat Koperasi Desa Merah Putih

TNI AD Tengah Dibutuhkan dalam Proses Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Kata Zulhas

Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang diluncurkan oleh Pemerintah Indonesia masih membutuhkan waktu lama jika dibiarkan terus berjalan dengan lembut. Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengatakan bahwa pemerintah pusat tengah bekerja untuk mempercepat pembangunan proyek ini.

TNI AD atau Angkatan Darat akan menjadi salah satu pihak yang dibutuhkan dalam proses pembangunan. Dengan kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah berharap dapat menyelesaikan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih lebih cepat.

Menurut Zulhas, jika dibangun satu per satu, pembangunan puluhan ribu Koperasi Desa Merah Putih akan memakan waktu yang lama. Oleh karena itu, pemerintah pusat tengah bekerja untuk mempercepat pembebasan lahan dan membangun infrastruktur yang diperlukan.

"Tadi kami rapat agar percepatan lahannya. Memang ideal 1.000 meter persegi untuk koperasi desa," kata Zulhas.

Dia juga menyatakan bahwa pemerintah pusat tidak dapat membeli ribuan meter persegi lahan di kawasan kota karena harga lahan di sana terlalu mahal. Oleh karena itu, pemerintah berharap dapat menemukan solusi untuk mendirikan gedung Koperasi Desa Merah Putih di kawasan kota dengan menggunakan metode pembangunan bertingkat.

"Kota-kota tentu tidak ideal karena tanah mahal. Ada yang 300 meter persegi, ada yang 500 meter persegi. Sedang kita data, apakah nanti dibangunnya [Koperasi Desa] ke atas," ucapnya.

Zulhas juga menyebutkan bahwa harga lahan di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur terlalu mahal sehingga pemerintah tidak dapat membelinya.
 
Mau nggak kayaknya kalau giliran TNI AD ikut masuk dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ya? Kalau dibeli aja tanpa ada kehadiran TNI, apa bedanya dengan kalau dibawa masuk ke dalam. Aku pikir kalau kerja sama antara pemerintah dan TNI bisa jadi akan lebih efisien, tapi kalau aku harus memilih, aku lebih suka nggak campur.
 
Aku pikir kalau gini punya keuntungan banyak kalau dibilang lebih cepat aja sih, tapi aku juga paham kalau bukan sembarangan hal lah, misalnya ada masalah sama PT Agrinas Pangan Nusantara. Tapi, apa salahnya kalau ditinggalkan jadi 1 per 1 ya? Masih punya waktu untuk menyelesaikannya.
 
Aku pikir kalau pembangunan Koperasi Desa Merah Putih harusnya lebih cepat aja 🕒. Jangan sampai semua lama kok, aku suka kopi dari desa, tapi aku rasa ini juga perlu ada solusi agar bisa langsung mendapatkan minuman favoritku 😐. Aku lihat kalau pemerintah sudah mulai bekerja sama dengan TNI AD, mungkin proyek ini bisa selesai lebih cepat aja 🤞. Ada yang tahu sih bagaimana cara agar koperasi desa ini bisa selesai dengan baik? 🤔
 
Pagi aja aku rasa ini buat gak kenyaman banget ya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Aku pikir kalau memang dibutuhkan TNI AD untuk melengkapi, tapi siapa tahu mau nggak, aku rasa masih banyak yang harus dibicarakan dulu. Kalau mau cepat bisa jalan, toh aku rasa perlu ada solusi yang lebih efektif dari metode pembangunan bertingkat aja, gue tahu ngecepatnya pembangunan 1000 meter persegi bisa banget kencanga!
 
Gue pikir kalau proyek ini gak akan selesai cepat aja, karna ada banyak hal yang perlu diperhatikan dulu... contohnya gue lihat foto2 konstruksi nya, kayaknya masih jauh dari sapa2 di kota kecil. Gue rasa pemerintah harus nggak asal-asalan, harus buat rencana matang sebelum memulai. Dan juga, kalau mau ngerampok lahan di kota, tentu harganya akan naik banget, kayaknya pemerintah harus cari solusi lain... pernah dengerin sih konsep pembangunan bertingkat? Gue rasa itu adalah ide yang bagus.
 
Gue pikir Zulhas benar banget nih! Kalau kita lanjutkan pembangunan 1 per 1 itu nggak akan sesingkat yang dibayangkan. Dan pihak TNI AD diantara yang harus dipertimbangkan juga, bisa jadi membuat proyek ini lebih cepat selesai nih 😊.

Gue rasa pemerintah harus konsisten dalam mengimplementasikan proyek ini, jangan biarkan pembangunan terhambat oleh masalah administrasi atau logistik. Dan perlu diingat juga bahwa pembangunan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan hanya untuk memenuhi target pemerintah aja 🤑.

Saya senang melihat pemerintah berusaha untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat, tapi gue pikir lebih baik jika ada monitoring yang ketat agar proyek ini tidak terjebak dalam kesibukan.
 
🤦‍♂️ Proyek Koperasi Desa Merah Putih makin lambat aja, kayaknya gini: jika dilakukan satu per satu, puluhan ribu koperasi desa jadi bakal memakan waktu lama banget 🕰️. Makasih aturannya yang panjang 🙄.
 
Kita sibuk banget sama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih nggak? Nah, aku pikir kalau punya kerja sama dengan TNI AD pasti bisa jadi masalah. Mereka ada tujuan sendiri kan? Aku yakin kalau pemerintah cuma meminta bantuan dari TNI AD aja, tapi mereka yang benar-benar merasakan dampaknya kayak gini.
 
Maksudnya kalau kita lihat dari lansia kalangan, mungkin pembangunan proyek Koperasi Desa Merah Putih ini akan jadi adegan komedi keluarga yang lama banget deh 🤣! Jika dibiarkan terus, pasti ribuan koperasi desa yang dibangun satu per satu bakal memakan waktu lama. Gak bisa, kan? Maka dari itu, pemerintah harus cari cara agar proyek ini bisa selesai lebih cepat 🕒️. TNI AD juga akan jadi salah satu pihak yang dibutuhkan dalam proses pembangunan ini. Kita harap pemerintah bisa menemukan solusi untuk mendirikan gedung koperasi desa di kawasan kota dengan menggunakan metode pembangunan bertingkat, gak boleh terus berjalan aja seperti sekarang 🤦‍♂️.
 
aku kira kalau proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini bakal cepat selesai, tapi ternyata masih banyak hal yang perlu diselesaikan dulu, seperti mempercepat pembebasan lahan dan membangun infrastruktur yang diperlukan. aku setuju dengan Zulhas, jika dibangun satu per satu, pembangunan puluhan ribu Koperasi Desa Merah Putih bakal jadi sangat lama. apa yang perlu dilakukan adalah menemukan solusi untuk mendirikan gedung Koperasi Desa Merah Putih di kawasan kota dengan menggunakan metode pembangunan bertingkat, begitu juga mencari cara untuk mempercepat pembebasan lahan yang ada 😊
 
Gue pikir kalau gini deh, kalau kita buat Koperasi Desa Merah Putih ini lebih cepat aja tapi rancangannya harus pas juga kayak. Kalau kita bikin 1 per 1, aku rasa waktu pembangunannya terlalu lama dan mahal banget! Gue suka dengan ide metode pembangunan bertingkat ini, tapi aku rasa masih ada beberapa hal yang harus disiapkan dulu, misalnya pasir, batu, bahan bangunan lainnya. Kalau kita nggak siap, pasti gak bisa selesai kan?
 
kira-kira bagaimana caranya pembangunan koperasi desa merah putih bisa berjalan lebih cepat ya? apakah itu arti jika tidak ada biaya pembelian lahan yang jelas sih, jadi berapa besar biayanya? dan apa yang akan dibuat dari gedung koperasi desa itu? kayaknya pemerintah harus membuat rencana yang lebih jelas dan spesifik tentang bagaimana caranya pembangunan bisa dilakukan dengan cepat.
 
aku pikir ini gampang banget, kan? kalau gak ada TNI AD untuk ngawasi dan amanatkan, koperasi desa merah putih ini pasti bakal masuk ke dalam tangan yang salah. aku juga rasa pemerintah harus lebih cepat dalam proses pembangunan ini, tidak boleh lama-lama lagi. kalau dibangun satu per satu, itu seperti ngobor tanpa adu.
 
Proyek Koperasi Desa Merah Putih ini jadi nggak cuma soal pembangunan aja, tapi juga soal kekuasaan pemerintah. Kalau pemerintah bisa mengontrol dan mengatur lahan kota, maka pasti bisa selesai lebih cepat aja. Tapi kalau harus menyesuaikan dengan harga lahan yang mahal di kota, maka itu jadi masalah besar.

Saya rasa ini waktunya kita harus mempertimbangkan bagaimana kebijakan pemerintah ini akan mempengaruhi distribusi kekayaan di Indonesia. Apakah pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini hanya untuk menguntungkan beberapa orang, atau juga untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat?

Aku pikir itu yang harus kita diskusikan lebih lanjut, bukan hanya soal kecepatan pembangunan aja. 🤔💡
 
Pernah baca cerita tentang rumah sederhana yang dibangun dari kotak kayu? Kita bisa membuat banyak hal dengan sedikit kecerdasan dan semangat! Mereka juga mengatakan bahwa harga lahan di Kota Jakarta terlalu mahal, padahal banyak desa yang masih memiliki lahan yang cukup untuk dibangun. Kita harus menggunakan imajinasi kita untuk menciptakan solusi yang lebih baik dan efektif, seperti menggunakan lahan kosong atau bekas pabrik.
 
Maksudnya gini sih... pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini jadi kecewa aja sih... kita dibutuhkan TNI AD, tapi gimana kalau pembangunan itu bisa berjalan cepat? Tunggu 20 tahun lagi, 30 tahun lagi... biar apa sih? kita tidak ada makanan yang cukup, kita tidak memiliki pasokan air yang cukup... tapi pemerintah masih ngerasa mau-mau banget.

Jadi, gimana kalau kita lihat dari sudut pandang yang berbeda? Jika kita harus menunggu pembangunan itu selesai, maka berarti lahan yang dibutuhkan untuk Koperasi Desa Merah Putih ini akan dipasarkan dengan harga yang lebih mahal... jadi kita tidak bisa mendapatkan koperasi desa yang efisien.

Maksudnya sih kalau kita harus bekerja sama dengan TNI AD, tapi juga harus ada solusi yang lebih cepat dan efektif untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini... biar kita tidak kesan bahwa pemerintah masih ngerasa tidak terburu-buru.
 
kembali
Top