Sabtu pagi ini, Jakarta Timur kembali mengalami banjir parah akibat luapan Kali Ciliwung. Menurut laporan BPBD DKI Jakarta, genangan air sudah meluas ke 29 RT di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Kenaikan debit air ini disebabkan curah hujan tinggi di kawasan Bogor dan Puncak pada Jumat malam. Status Bendung Katulampa sempat menyentuh Siaga 3, sehingga air kiriman tiba di Pintu Air Manggarai dini hari tadi. Kondisi ini menyebabkan wilayah bantaran sungai meluap.
Titik banjir terparah berada di Jakarta Timur dengan ketinggian air bervariasi antara 40 cm hingga 120 cm. Berikut adalah rincian titik banjir pagi ini:
Di Jakarta Timur, 22 RT terkena dampak banjir. Di Kelurahan Kampung Melayu, 10 RT terendam dengan ketinggian air 60 s.d. 120 cm. Di Kelurahan Cawang, 7 RT terendam dengan ketinggian air 40 s.d. 100 cm. Di Kelurahan Bidara Cina, 5 RT terendam dengan ketinggian air 50 s.d. 90 cm.
Di Jakarta Selatan, 7 RT terkena dampak banjir. Di Kelurahan Rawajati, 4 RT terendam dengan ketinggian air 40 s.d. 70 cm. Di Kelurahan Pejaten Timur, 3 RT terendam dengan ketinggian air 50 s.d. 80 cm.
Penanganan banjir telah dilakukan oleh petugas gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Damkar, dan PPSU. Mereka melakukan penyedotan air di titik-titik yang memungkinkan serta membantu mobilisasi warga. Warga dipinta untuk tetap waspada karena BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Saat ini, Pintu Air Manggarai berada pada status Siaga 3 dengan ketinggian muka air mencapai 780 cm. Warga diminta memantau perkembangan cuaca dan tinggi muka air melalui kanal resmi pemerintah provinsi.
Kenaikan debit air ini disebabkan curah hujan tinggi di kawasan Bogor dan Puncak pada Jumat malam. Status Bendung Katulampa sempat menyentuh Siaga 3, sehingga air kiriman tiba di Pintu Air Manggarai dini hari tadi. Kondisi ini menyebabkan wilayah bantaran sungai meluap.
Titik banjir terparah berada di Jakarta Timur dengan ketinggian air bervariasi antara 40 cm hingga 120 cm. Berikut adalah rincian titik banjir pagi ini:
Di Jakarta Timur, 22 RT terkena dampak banjir. Di Kelurahan Kampung Melayu, 10 RT terendam dengan ketinggian air 60 s.d. 120 cm. Di Kelurahan Cawang, 7 RT terendam dengan ketinggian air 40 s.d. 100 cm. Di Kelurahan Bidara Cina, 5 RT terendam dengan ketinggian air 50 s.d. 90 cm.
Di Jakarta Selatan, 7 RT terkena dampak banjir. Di Kelurahan Rawajati, 4 RT terendam dengan ketinggian air 40 s.d. 70 cm. Di Kelurahan Pejaten Timur, 3 RT terendam dengan ketinggian air 50 s.d. 80 cm.
Penanganan banjir telah dilakukan oleh petugas gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Damkar, dan PPSU. Mereka melakukan penyedotan air di titik-titik yang memungkinkan serta membantu mobilisasi warga. Warga dipinta untuk tetap waspada karena BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Saat ini, Pintu Air Manggarai berada pada status Siaga 3 dengan ketinggian muka air mencapai 780 cm. Warga diminta memantau perkembangan cuaca dan tinggi muka air melalui kanal resmi pemerintah provinsi.