Tirto.ID - Jernih Mengalir Mencerahkan

Setelah Berlama-Lama Mengalir, Sungai yang Terkena Bencana Sekarang Mulai Mencerahkan

Sungai Anyar di Tegalakertu, Kuningan, Jawa Barat, masih terasa bumbu pencemoanan setelah beberapa hari keterpurukan akibat banjir bandang. Namun, perlahan-lahan sungai itu mulai mengalir dengan normalnya. Sama halnya, setelah puluhan tahun dihentikan oleh proyek pembangunan kanal milik PT. WIBUMAS yang berujung pada bencana alam besar, sungai Anyar akhirnya kembali mengalir dengan bebas.

Keadaan sungai ini sebenarnya sudah ditentukan oleh beberapa factor. Pertama-tama, proses rehabilitasi yang dilakukan oleh pihak terkait mulai berjalan dan memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan. Selain itu, kondisi tanah di sekitar sungai kembali stabil setelah terjadi banjir bandang.

Saat ini, sungai Anyar yang dulunya mengalir dalam keadaan terbatas mulai dibuka, membawa bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.
 
Saya pikir itu bagus juga kan? Proyek rehabilitasi sungai Anyar punya dampak positif bagi lingkungan. Kalau saking parahnya, banjir bandang itu, pasti ada kegagalan sistem pembangunan kanal yang lama itu. Saya rasa ini bukti bahwa pemerintah bisa mengatasi masalah-masalah tersebut dan membuat keadaan menjadi lebih baik. Saya juga senang lihat sungai Anyar mulai kembali normal, itulah harapan yang baik bagi masyarakat sekitar ๐ŸŒŠ๐Ÿ’ง
 
Makanya kayaknya kita jangan lupa membeli bumbu dari toko yang dekat dengan rumah kita ya? Gak usah masuk ke supermarket yang jauh, aku suka cari di warung kecil di pinggir jalan... ๐Ÿ˜Š Btw, apa kata kamu tentang sungai Anyar ini? Aku rasa keren banget ketika aliran airnya kembali normal seperti itu!
 
Aku bayangin kalau suatu saat nanti Sungai Anyar lagi dipenuhi banjir bandang, padahal kini udah mulai cair. Aku khawatir sama aksi rehabilitasi yang di lakukan, tapi ada kemungkinan lagi apa yang salah. Kalau banjir lagi, gak mau berapa sisa yang habis? Dan aku masih ragu, siapa nanti yang bertanggung jawab kalau terjadi hal seperti itu lagi ๐Ÿ˜
 
Saya senang banget bisa lihat sungai Anyar kembali nyaman, kalau dulu kita tidak bisa mandi atau berenang di sana ๐Ÿ˜Š. Tapi, saya penasaran, mengapa sungai ini perlu dipatahkan dulu? Apa ada yang salah dengan PT WIBUMAS? Saya rasa penting untuk tahu lebih lanjut tentang proyek pembangunan kanal itu ๐Ÿค”.

Saya juga penasaran, bagaimana proses rehabilitasi bisa bekerja dengan cepat? Tapi sebenarnya apa yang dibawa oleh sungai Anyar saat ini? Apakah ada yang berubah atau baru terjadi di sekitar sungai? ๐ŸŒฟ๐Ÿ’ง
 
Saya paham kan betapa sedihnya saat banjir di Anyar... tapi keren juga lihat mereka berhasil membersihkan sungai dengan rehabilitasi yang dilakukan! ๐ŸŒฟ๐ŸŸ Sekarang punya kesempatan untuk merasakan kebebasan melihat sungai yang sebenarnya, bukan hanya sekedar terasa airnya. Semoga semakin banyak mereka yang bekerja keras untuk menjaga lingkungan agar tetap hijau dan sehat! ๐ŸŒฑ๐Ÿ’š
 
Hei, nggak sabarin sih, tapi sungai Anyar jadi bisa alir lagi dengan normalnya ๐ŸŒŠ๐Ÿ˜Š. Mula-mulanya nggak ada air, padahal banjir bandangnya kira-kira 3 minggu yang lalu. Sekarang udah mulai ada sedikit air yang mengalir, dan kalau sengaja pergi ke sana, akan terasa udara yang segar aja ๐Ÿ˜Œ. Saya pikir ini juga gampang ditebak, karena sih kayaknya pihak konsesus sudah mulai rehabilitasi sungai, jadi prosesnya nggak bisa berjalan tanpa ada perubahan. Aku seneng banget kalau sungai Anyar bisa kembali normal, terutama untuk masyarakat di sekitarnya yang merasa puas ๐Ÿ™Œ.
 
Saya rasa kalau proyek rehabilitasi sungai itu benar-benar dijalankan dengan baik, maka kita bisa lihat hasilnya seperti yang terjadi di sungai Anyar tadi. Jangan heran juga jika kondisi tanah di sekitar sungai kembali stabil setelah banjir bandang, kalau punya sumber air yang jernih dan bersih siapa tahu juga bisa menyebar ke daerah lain ๐Ÿ˜Š. Dan masyarakatnya akan lebih senang karena punya sumber air yang terpercaya.
 
Saya senang sekali dengar bahwa sungai Anyar kembali bisa mengalir dengan normalnya ๐Ÿ˜Š. Tapi, sepertinya masih ada yang harus diajari ya, seperti tidak membiarkan proyek-proyek pembangunan kanal tanpa memikirkan dampaknya pada lingkungan ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Nah, malah ini terus-biarkan bisa jadi masalah lebih besar di masa depan...
 
kembali
Top