Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta pemerintah daerah untuk mengambil tindakan cepat terhadap pemilik lahan yang melakukan alih fungsi tanah di wilayah yang telah diterkik oleh banjir bandang dan longsor. Ia juga meminta agar lahan relokasi tersebut tidak jauh dari tempat asal warga, sehingga aktivitas warga tidak terganggu.
Gibran menekankan pentingnya pemenuhan layanan kesehatan dan logistik bagi kelompok rentan di lokasi pengungsian. Ia meminta pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala, serta diberikan atensi khusus bagi lansia, anak-anak, ibu menyusui, kaum difabel, dan orang-orang yang berada dalam kondisi rentan.
Dalam kunjungan ke Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Gibran juga membuka dialog langsung dengan warga terdampak. Ia menanyakan kondisi mereka dan meminta informasi tentang pemilik lahan yang melakukan alih fungsi tanah.
Longsor tersebut terjadi di RT 05 RW 11 Kampung Pasir Kuning, dan sampai saat ini masih ada 74 orang yang ditemukan dalam pencarian. 16 orang ditemukan dalam kondisi meninggal, sementara 23 orang ditemukan selamat.
Gibran menekankan pentingnya pemenuhan layanan kesehatan dan logistik bagi kelompok rentan di lokasi pengungsian. Ia meminta pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala, serta diberikan atensi khusus bagi lansia, anak-anak, ibu menyusui, kaum difabel, dan orang-orang yang berada dalam kondisi rentan.
Dalam kunjungan ke Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Gibran juga membuka dialog langsung dengan warga terdampak. Ia menanyakan kondisi mereka dan meminta informasi tentang pemilik lahan yang melakukan alih fungsi tanah.
Longsor tersebut terjadi di RT 05 RW 11 Kampung Pasir Kuning, dan sampai saat ini masih ada 74 orang yang ditemukan dalam pencarian. 16 orang ditemukan dalam kondisi meninggal, sementara 23 orang ditemukan selamat.