Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat terus mengalirkan kehidupan masyarakat, hingga hari ini tercatat 80 warga masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian dilanjutkan oleh tim SAR gabungan setelah melakukan penghentian sementara untuk evaluasi bersama.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian menyebutkan bahwa hari kedua operasi, tim sempat melakukan penghentian sementara untuk keperluan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, Polri hingga relawan. Menurutnya, informasi yang diterima masih ada kira-kira 80 warga yang dinyatakan hilang.
Sebelumnya, tim SAR mencatat sebanyak 12 kantong jenazah korban longsor telah diserahkan ke pos Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi lebih lanjut. Selain korban jiwa, bencana longsor tersebut juga berdampak pada permukiman warga. Lebih dari 30 rumah terdampak total dari 34 kepala keluarga, dan jumlah pengungsi diperkirakan berkisar antara 300 hingga 400 orang.
Kemudian Ade Dian menjelaskan bahwa penggunaan alat berat dalam proses pencarian masih bergantung pada kondisi medan di lokasi kejadian. Material longsoran yang didominasi tanah bercampur air menyebabkan permukaan menjadi sangat lunak.
Ia menambahkan, cuaca menjadi salah satu kendala utama dalam operasi pencarian. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, ditambah kondisi longsoran yang belum stabil, dinilai berisiko bagi keselamatan tim penyelamat.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian menyebutkan bahwa hari kedua operasi, tim sempat melakukan penghentian sementara untuk keperluan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, Polri hingga relawan. Menurutnya, informasi yang diterima masih ada kira-kira 80 warga yang dinyatakan hilang.
Sebelumnya, tim SAR mencatat sebanyak 12 kantong jenazah korban longsor telah diserahkan ke pos Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi lebih lanjut. Selain korban jiwa, bencana longsor tersebut juga berdampak pada permukiman warga. Lebih dari 30 rumah terdampak total dari 34 kepala keluarga, dan jumlah pengungsi diperkirakan berkisar antara 300 hingga 400 orang.
Kemudian Ade Dian menjelaskan bahwa penggunaan alat berat dalam proses pencarian masih bergantung pada kondisi medan di lokasi kejadian. Material longsoran yang didominasi tanah bercampur air menyebabkan permukaan menjadi sangat lunak.
Ia menambahkan, cuaca menjadi salah satu kendala utama dalam operasi pencarian. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, ditambah kondisi longsoran yang belum stabil, dinilai berisiko bagi keselamatan tim penyelamat.