SAR Terus Menggali Bagian Tubuh Korban Pesawat ATR 42-500 di Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. Operasi pencarian terus berlanjut dengan menemukan tulang serta beberapa barang pribadi korban yang hilang selama terjebak dalam kecelakaan pesawat sehari kemarin.
Operasi SAR yang dipimpin oleh Polda Sulsel berhasil menemukan bagian tubuh korban, yang langsung diserahkan kepada Posko Tim DVI Polda Sulsel untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut. Penemuan ini merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.
Saat ini, dua jasad korban sudah ditemukan dan satu dari mereka telah diidentifikasi sebagai Florencia Lolita. Korban lainnya masih dalam proses identifikasi.
"Penemuan bagian tubuh korban merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat," kata Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.
Selain bagian tubuh korban, tim SAR juga menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya laptop, telepon genggam, paspor, flash disk, kacamata, pouch, dokumen pribadi, serta beberapa barang lainnya yang ditemukan di sekitar bangkai pesawat dan jalur evakuasi.
Operasi SAR ini terus berlanjut dengan melibatkan lebih dari seribu personel gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan komunitas kemanusiaan, dengan dukungan peralatan darat dan udara.
Operasi SAR yang dipimpin oleh Polda Sulsel berhasil menemukan bagian tubuh korban, yang langsung diserahkan kepada Posko Tim DVI Polda Sulsel untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut. Penemuan ini merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.
Saat ini, dua jasad korban sudah ditemukan dan satu dari mereka telah diidentifikasi sebagai Florencia Lolita. Korban lainnya masih dalam proses identifikasi.
"Penemuan bagian tubuh korban merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat," kata Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.
Selain bagian tubuh korban, tim SAR juga menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya laptop, telepon genggam, paspor, flash disk, kacamata, pouch, dokumen pribadi, serta beberapa barang lainnya yang ditemukan di sekitar bangkai pesawat dan jalur evakuasi.
Operasi SAR ini terus berlanjut dengan melibatkan lebih dari seribu personel gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan komunitas kemanusiaan, dengan dukungan peralatan darat dan udara.