Tiga Menteri Buka Suara Tragedi Bocah SD di Ngada NTT Bunuh Diri

Makanya harus bikin perhatian yang cukup luas ini, tapi saya rasa masih terlalu awal ya... kalau kita buat perubahan yang signifikan, itu membutuhkan waktu dan kerja sama dari semua pihak... tapi aku tidak ingin berantakan, perlu ada langkah-langkah yang matang sebelum melakukan kesalahan besar lagi.
 
Makasih banget ya, tapi bagaimana kalau kita mulai dari apa yang terjadi di dalam hati anak kecil itu? Siapapun kita, kita semua memiliki nafsunya sendiri. Jika kita tidak puas dengan apa yang kita miliki, pasti kita akan merasa kesepian dan kehilangan harapan. Mungkin kalau pihak sekolah dan orang tua itu lebih mendukungnya dalam memperoleh buku dan pensil, anak itunya tidak perlu merasa malu dan bingung seperti apa.

Kita harus mengingatkan diri kita sendiri bahwa sebenarnya bukan tentang harta material yang kita miliki, tapi tentang bagaimana kita bisa memberikan harapan dan dukungan kepada orang lain. Jika kita bisa memahami diri kita sendiri dan orang lain, pasti kita akan dapat menemukan solusi bagi masalah-masalah seperti ini 🤔💡
 
🤕 Tragedi ini benar-benar bikin hati sedih. Bayi SD itu kayaknya harus bisa bermain main dengan buku dan pena aja, gini kena mati karena tidak mampu membelinya 📚😢. Boleh bilang kasus ini di Ngada ini benar-benar bikin kita penasaran apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana nanti pihaknya akan berbuat. Tapi, siapa tahu kalau ada yang ternyata tidak sengaja mengabaikan bayi itu aja, nah kayaknya punya kasus yang bisa dipikirkan lagi 🤔
 
Aku pikir ini salah strategi sih. Mereka bilang harus menjadi cambuk tapi apa yang mereka cari sebenarnya? Apa solusi yang ada di sini? Aku rasa yang perlu dilakukan adalah memahami apa pun yang membuat anak itu frustrasi banget sehingga akhirnya bunuh diri. Mereka harus menemukan cara untuk mengatasi masalah sosial ini bukan hanya bilang harus menjadi cambuk. Mungkin mereka bisa membuka kancah diskusi tentang bagaimana memudahkan akses buku dan bahan lainnya bagi anak-anak yang kurang mampu. Aku pikir itu lebih penting daripada cara menyinggung orang lain. 🤔
 
Aku pikir ini kan tragis banget! Si anak SD nggak bisa fokus di sekolah karena gue jadi korban penipuan si penjual buku online. Aku juga pikir kita harus bantu si anak itu dan cari solusi agar siapa pun yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan. Mungkin kita bisa bikin program jaringan yang gratis atau cari sponsor untuk membantu anak-anak di daerah nggak mampu. Kita juga harus waspada dengan penipuan online dan cari cara untuk melindungi anak-anak kita dari hal ini! 🤯
 
kembali
Top