Kiprah Thomas Djiwandono di Gerindra dan Pencalonannya ke BI: Apa yang Terkait dan apa yang Tidak?
Thomas Djiwandono, deputi gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, sempat memicu spekulasi terkait pengunduran dirinya dari jabatan Bendahara Umum partai Gerindra sebelum calon di kalangan. Namun, menurut Thomas, keputusannya untuk mundur sama sekali tidak terkait dengan pencalonannya di BI.
"Kepikiran saya untuk tidak aktif lagi dalam politik sudah lama sebenarnya. Saat saya masuk di Kemenkeu, saya paham bahwa alasan waktu itu adalah pembatasan waktu yang terjadi," ujar Thomas di Kementerian Keuangan. Ia juga membantah adanya pembahasan spesifik dari Presiden Prabowo Subianto.
Thomas menjelaskan bahwa pengundurannya sebenarnya untuk regenerasi partai dan bukan keputusannya untuk tidak aktif dalam politik. "Saya punya tugas di luar sana dan saya ingin fokus di sana," ujarnya.
Tentu saja, pencalonannya di BI adalah proses terpisah dari keputusannya. Thomas juga mengatakan bahwa dia sudah menjelaskan hal ini kepada publik.
Thomas Djiwandono, deputi gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, sempat memicu spekulasi terkait pengunduran dirinya dari jabatan Bendahara Umum partai Gerindra sebelum calon di kalangan. Namun, menurut Thomas, keputusannya untuk mundur sama sekali tidak terkait dengan pencalonannya di BI.
"Kepikiran saya untuk tidak aktif lagi dalam politik sudah lama sebenarnya. Saat saya masuk di Kemenkeu, saya paham bahwa alasan waktu itu adalah pembatasan waktu yang terjadi," ujar Thomas di Kementerian Keuangan. Ia juga membantah adanya pembahasan spesifik dari Presiden Prabowo Subianto.
Thomas menjelaskan bahwa pengundurannya sebenarnya untuk regenerasi partai dan bukan keputusannya untuk tidak aktif dalam politik. "Saya punya tugas di luar sana dan saya ingin fokus di sana," ujarnya.
Tentu saja, pencalonannya di BI adalah proses terpisah dari keputusannya. Thomas juga mengatakan bahwa dia sudah menjelaskan hal ini kepada publik.