Netanyahu membantah klaim Barak tentang hubungannya dengan Epstein
Terkait kasus Jeffrey Epstein yang kembali menjadi perdebatan di kalangan tokoh-tokohnya, mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak menghadapi serangan dari Benjamin Netanyahu. Menurut laporan Anadolu, Jumat lalu, Netanyahu menulis komentar publik pertamanya tentang dokumen Epstein dan membantah klaim bahwa hubungan dekat antara Epstein dengan Barak menunjukkan bahwa ia bekerja untuk Israel.
"Hubungan dekat yang tidak biasa Epstein dengan Ehud Barak tidak menunjukkan bahwa Epstein bekerja untuk Israel. Justru sebaliknya," tulis Netanyahu di perusahaan media sosial AS X. Ia juga menambahkan bahwa Barak secara obsesif berusaha merusak demokrasi Israel dengan bekerja sama dengan kelompok kiri radikal anti-Zionis dalam upaya yang gagal untuk menggulingkan pemerintah Israel yang terpilih.
Netanyahu juga menuduh Barak terlibat dalam aktivitas secara terbuka dan di balik layar untuk melemahkan pemerintah Israel, termasuk memicu gerakan protes massal, mengobarkan kerusuhan, dan menyebarkan narasi media yang salah. Ini adalah serangan ke-akhir dari Netanyahu kepada Barak, yang telah menjadi kritikus vokal mantan Perdana Menteri tersebut selama bertahun-tahun.
Terkait kasus Epstein, Barak bergabung dengan sekitar 3.000 profesional medis dan kesehatan Israel dalam menandatangani petisi yang mendesak pemerintah untuk mengamankan pembebasan para tawanan yang ditahan oleh faksi-faksi Palestina di Jalur Gaza.
Terkait kasus Jeffrey Epstein yang kembali menjadi perdebatan di kalangan tokoh-tokohnya, mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak menghadapi serangan dari Benjamin Netanyahu. Menurut laporan Anadolu, Jumat lalu, Netanyahu menulis komentar publik pertamanya tentang dokumen Epstein dan membantah klaim bahwa hubungan dekat antara Epstein dengan Barak menunjukkan bahwa ia bekerja untuk Israel.
"Hubungan dekat yang tidak biasa Epstein dengan Ehud Barak tidak menunjukkan bahwa Epstein bekerja untuk Israel. Justru sebaliknya," tulis Netanyahu di perusahaan media sosial AS X. Ia juga menambahkan bahwa Barak secara obsesif berusaha merusak demokrasi Israel dengan bekerja sama dengan kelompok kiri radikal anti-Zionis dalam upaya yang gagal untuk menggulingkan pemerintah Israel yang terpilih.
Netanyahu juga menuduh Barak terlibat dalam aktivitas secara terbuka dan di balik layar untuk melemahkan pemerintah Israel, termasuk memicu gerakan protes massal, mengobarkan kerusuhan, dan menyebarkan narasi media yang salah. Ini adalah serangan ke-akhir dari Netanyahu kepada Barak, yang telah menjadi kritikus vokal mantan Perdana Menteri tersebut selama bertahun-tahun.
Terkait kasus Epstein, Barak bergabung dengan sekitar 3.000 profesional medis dan kesehatan Israel dalam menandatangani petisi yang mendesak pemerintah untuk mengamankan pembebasan para tawanan yang ditahan oleh faksi-faksi Palestina di Jalur Gaza.