Sudah sadar, tapi perlu perhatian pemulihan fisik medis dan psikis medis terhadap terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budhi Hermanto mengatakan, terduga pelaku masih berada di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan sedang menjalani pemulihan fisik dan psikis medis.
Puluhan korban ledakan SMAN 72 hingga saat ini masih dirawat di beberapa rumah sakit, termasuk Rumah Sakit Pertamina, Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, dan Rumah Sakit Yarsi. Di antara korban yang dirawat adalah terduga pelaku ledakan itu sendiri.
Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, terduga pelaku merupakan salah satu siswa di SMA 72 Jakarta. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui motif yang memicu terduga pelaku merakit bahan peledak dan meledakkannya.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan senjata api mainan dengan tiga nama pelaku penembakan dalam masjid di berbagai negara. Ketiga nama itu merupakan teroris penembakan masjid dan imigran yang melakukan teror atas motif supremasi kulit putih dan Neo-Fasis. Di lokasi juga ditemukan bahan peledak rakitan.
Sementara itu, kondisi terduga pelaku masih belum stabil dan memerlukan perhatian medis yang lebih lanjut. Kepala Polda Metro Jaya mengimbarkan masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati dalam menangani incident seperti ini.
Puluhan korban ledakan SMAN 72 hingga saat ini masih dirawat di beberapa rumah sakit, termasuk Rumah Sakit Pertamina, Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, dan Rumah Sakit Yarsi. Di antara korban yang dirawat adalah terduga pelaku ledakan itu sendiri.
Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, terduga pelaku merupakan salah satu siswa di SMA 72 Jakarta. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui motif yang memicu terduga pelaku merakit bahan peledak dan meledakkannya.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan senjata api mainan dengan tiga nama pelaku penembakan dalam masjid di berbagai negara. Ketiga nama itu merupakan teroris penembakan masjid dan imigran yang melakukan teror atas motif supremasi kulit putih dan Neo-Fasis. Di lokasi juga ditemukan bahan peledak rakitan.
Sementara itu, kondisi terduga pelaku masih belum stabil dan memerlukan perhatian medis yang lebih lanjut. Kepala Polda Metro Jaya mengimbarkan masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati dalam menangani incident seperti ini.