Terbiasa Menunda Pekerjaan karena Otak Merasa Terancam

Kita sebelumnya pernah menunda tugas dan mengatakan bahwa itu karena kita malas atau bodoh. Saya adalah salah satu dari mereka. Jika memang benar seperti yang saya pikir, maka kemudian apa solusinya?

Menurut Dr Thangavel dan Xavier Munda, prokrastinasi adalah respons emosional bukan kegagalan manajemen waktu. Prokrastinasi timbul karena kita berusaha menghindari ketakutan akan gagal atau mengecewakan diri sendiri. Dengan demikian, penundaan itu merupakan mekanisme pertahanan diri. Yang terjadi adalah otak kita tidak mau memulai tugas dengan kecemasan dan takut gagal, sehingga penundaan di lakukan.

Saat ini ada perubahan pengetahuan yang sangat berarti tentang prokrastinasi. Sebelumnya dianggap karena kita kurang disiplin atau malas, sekarang sudah diketahui bahwa penyebab utama adalah dari sisi otak. Kegagalan untuk mulai tugas memicu sistem emosional dan membuat kita ragu-ragu.

Kita harus mengakali perasaan enggan ini di awal melakukan sebuah pekerjaan. Ini berarti, jangan menunda tugas seperti cara memotong rambut dengan gunting lembut, tapi, memotong secara lebih cepat.

Di samping itu, kita juga harus membuat kepercayaan bahwa kita dapat mengikuti komitmen yang kita buat sendiri. Ini penting karena prokrastinasi jangka panjang sering kali merusak kepercayaan diri.
 
yaudahnya, aku pikir apa yang ada di sini adalah jawaban yang lebih matang dari pertanyaan kita sebelumnya. kalau kita benar-benar malas dan bodoh, maka siapa sih yang mau bekerja? tapi sebenarnya, penundaan itu kayaknya bukan karena kita mau malas, tapi karena otak kita jadi takut dan ragu-ragu. jadi, apa solusinya? itu kayaknya ada 2 cara, yaitu mengatasi rasa enggan kita dulu, kayaknya dengan cara yang lebih cepat, dan juga membuat kita percaya diri dulu, jadi kita tidak ragu-ragu lagi. kayaknya ini penting untuk di lakukan, supaya kita bisa fokus dan bekerja dengan lebih baik πŸ’‘
 
Aku pikir ini solusi yang tepat untuk mengatasi prokrastinasi... tapi rasanya masih bisa bikin kita ragu-ragu untuk mulai... πŸ€” aku yakin kalau apa lagi kita jangan lupa untuk berikan rewards buat diri sendiri setelah selesai melakukan tugas... itu bisa bikin rasa enggan itu terlupakan aja 😊
 
Gue pikir kalau gue bisa menebus diri sebelumnya kan? Gue tahu gue malas atau bodoh, tapi gue juga tidak bisa diprediksi siapa nanti siapa yang akan menunda tugas. Tapi, apa solusinya kalau kita semua memahami bahwa prokrastinasi bukan karena kita kurang disiplin?

Gue pikir kalau kita harus belajar untuk menghadapi ketakutan itu dulu. Jika kita bisa mengatasi kecemasan dan menyelesaikan tugas secepat mungkin, tapi dengan cara yang lebih bijak dan tidak membuat otak kita panik. Tapi, apa kalau otak kita benar-benar tidak mau memulai?

Gue pikir itu seperti sebuah labirin, kita harus bisa menemukan jalan keluar sendiri. Jangan berpikir bahwa kita harus mencari solusi yang paling mudah atau cepat, tapi coba pikir lebih dalam, apa sebenarnya yang membuat kita ragu-ragu? Apa itu yang membuat kita tidak ingin memulai?
 
Mungkin kita semua perlu ingat bahwa otak kita adalah teman kita yang paling berharga, kayak gajah tua di rumah 😊. Jika kita mau mulai tugas dengan hati-hati dan tidak menunda, itu bukan artinya kita malas atau bodoh, tapi karena kita ingin menghindari rasa takut gagal.

Kita harus belajar untuk merasa nyaman dengan ketakutan kita sendiri, dan bukan mencoba untuk melawan atau mengabaikannya. Caranya adalah dengan membuat rencana yang jelas dan spesifik, seperti memotong rambut dengan gunting lembut, tapi tidak terlalu lembut sehingga rasa sakitnya tidak berkurang πŸ˜….

Jika kita bisa membuat kepercayaan bahwa kita dapat mengikuti komitmen kita sendiri, itu akan membantu kita untuk lebih percaya diri dalam mencapai tujuan. Kita harus memahami bahwa prokrastinasi bukan hanya tentang kurang disiplin, tapi juga tentang bagaimana kita merespons ketakutan kita sendiri.

Jadi, jangan menunda tugas seperti cara memotong rambut dengan gunting lembut, tapi cari waktu yang tepat untuk mulai dan rasakan kepuasan ketika telah selesai πŸŽ‰.
 
OH IYAHKKK! KITA BISA BELajar DARI PROKRASHTISI NYA! SEJUGA KITA SEBENARNYA MALAS DAN BODOH, TAPI ITU JANGAN BERARTI KITA TIDAK BISA MENJAWABNYA. KITA HANYA PERLU MENEMUKIKAN CARA CEPAT ANDA TAKUT GAGAL DAN Mengecewakan diri sendiri. Kita harus belajar untuk tidak menunda tugas, tapi membuat kepercayaan diri bahwa kita bisa melakukannya. KITA TIDAK PERLU MENGAMBIL SAMPAH-SEMBAHNYA DARI OTAK NYA!
 
Aku rasa ini salah satu keterampilan yang harus diajarkan di sekolah ya, cara menghadapi penundaan itu dengan bijak 😊. Aku sendiri pernah banyak menunda tugas dan akhirnya rasanya aku malas juga πŸ˜‚. Tapi sekarang setelah membaca informasi ini, aku punya ide baru untuk menghadapinya. Aku mulai dengan membuat daftar tugas yang perlu aku lakukan, dan kemudian aku pilih satu saja untuk dimulai dulu. Lalu aku berjanji kepada diri sendiri bahwa aku akan menyelesaikannya dengan cepat, tanpa menunda lagi πŸ˜ƒ. Aku pikir ini cara yang baik untuk mengatasi penundaan itu, dan aku berharap bisa lebih produktif dari sekarang 🀞.
 
πŸ€” Kita tahu siapa yang benar? Prokrastinasi itu gampang, tapi mengatinya nggak mudah. Kita harus belajar untuk menghadapi ketakutan kita sendiri dulu. πŸ™ "Kamu tidak akan menemukan tujuan hidupmu dengan cara menunda-tundanya." - Charles R. Swindoll
 
Aku pikir kalau cara memotong rambut dengan gunting lembut itu justru membuat kerja kerasnya berantakan πŸ˜‚. Aku yakin jadi lebih baik kita bisa mulai tugas-tugas dengan cepat dan tidak menunda, tapi apa solusinya? πŸ€”

Aku pikir kalau cara yang benar adalah kita harus mengakali perasaan enggan itu di awalnya, tapi bukan berarti kita harus menunda tugas. Aku pikir kita bisa mulai dengan langkah kecil, dan setelah itu kita bisa bertambahnya. Misalnya, kita bisa mulai dengan membaca pasal pertama dari buku, atau memulai dari satu tugas kecil πŸ“š.

Aku juga yakin bahwa kita harus membuat kepercayaan bahwa kita dapat mengikuti komitmen yang kita buat sendiri. Kita perlu yakin bahwa kita bisa melakukannya dan tidak akan menunda. Jadi, kita harus membuat rencana yang baik sebelumnya, dan kita harus tetap fokus pada target kita πŸ“ˆ.
 
Oke deh kayaknya kita harus memahami apa itu prokrastinasi ya... πŸ€”

Saya pikir salah satu solusinya adalah kita harus belajar mengatur diri sendiri lebih baik, tapi jangan lupa juga penting buat kita belajar mengakui kalau kita enggan dengan sesuatu itu dan buat kita tidak menunda tugas tanpa alasan... πŸ•’

Bayangkan seperti diagram ini:
```
+---------------+
| Enggan |
+---------------+
|
| Menunda Tugas
v
+---------------+
| Kegagalan |
| Diri Sendiri |
+---------------+
|
| Rasa Takut
v
+---------------+
| Otak Sering |
| Mereka Tidak |
| Mau Memulai|
+---------------+
```
Saya rasa solusinya bukan hanya tentang mengatur diri sendiri, tapi juga tentang memahami kalau kita enggan dan membuat kepercayaan bahwa kita dapat melakukan apa yang kita lakukan... πŸ’ͺ
 
Maksudnya apa sih? Prokrastinasi bukan hanya tentang malas atau bodoh, tapi juga tentang cara kita berpikir dan perasaan kita sendiri πŸ€”. Kalau benar-benar karena otak kita yang tidak mau mulai tugas, maka solusinya adalah kita harus belajar untuk menghadapi kecemasan itu dulu!

Jangan menunda tugas seperti memotong rambut dengan gunting lembut, tapi lebih cepat dan langsung. Kita juga perlu membuat kepercayaan diri bahwa kita dapat mengikuti komitmen yang kita buat sendiri, jadi kalau kita setuju untuk melakukan sesuatu, kita harus bisa melakukannya!

Prokrastinasi bukan hanya tentang waktu, tapi juga tentang cara kita berpikir dan perasaan kita. Jadi, mari kita coba berubah cara pandang kita tentang prokrastinasi dan mulai menghadapi kecemasan itu dengan lebih baik! πŸ’ͺ
 
Prokrastinasi, ya... aku pikir sekarang itu karena keterampilan memotong rambut dengan gunting lembut πŸ˜‚. Tapi, sepertinya sebenarnya karena otak kita yang malas atau takut gagal 🀯. Aku pikir kalau kita ingin mengatasi prokrastinasi, harus belajar untuk tidak takut kegagalan. Kita harus berani mengambil tindakan dan memulai pekerjaan sebelum merasa waktunya habis πŸ•’οΈ. Dan, tentu saja, membuat kepercayaan diri bahwa kita bisa mengikuti komitmen itu sangat penting πŸ’ͺ. Jangan lupa, untuk menunda tugas itu bukan karena kita bodoh atau malas, tapi karena kita takut gagal πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
πŸ€¦β€β™‚οΈπŸ˜‚ Gue nggak sabar lagi kenal orang bodoh tapi gue pikir itu ada alasan yang benar πŸ€”. Prokrastinasi bukan karena kita bodoh, tapi karena otak kita malu banget untuk mulai πŸ™ˆ. Jadi, jangan menunda tugas dulu, potong rambutmu sendiri! πŸ’‡β€β™‚οΈπŸ’ͺ
 
prokrastinasi gampang diatasi, tapi kita harus tahu caranya ya 😊. sebenarnya, yang kita lakukan adalah berusaha menghindari ketakutan akan gagal atau mengecewakan diri sendiri. itu lumayan teko, nih? maka kita harus belajar untuk menghadapi ketakutan tersebut. dan juga, kita harus membuat kepercayaan bahwa kita dapat mengikuti komitmen yang kita buat sendiri. kalau tidak, prokrastinasi jangka panjang akan merusak kepercayaan diri kita... dan itu gampang menyerah πŸ€¦β€β™‚οΈ.
 
Kalo udah tau sebabnya prokrastinasi gini, maka kita harus cari cara untuk mengatasinya. Mereka katakan otak kita yang kayak gila gitu... :D Siapa tahu itu benar, tapi saya pikir ini juga bisa jadi karena kita terlalu fokus pada kegagalan dan mengecewakan diri sendiri. Kita harus belajar untuk tidak berpikir negatif, dan cari cara lain untuk mengatasi rasa takut akan gagal.

Dan apa yang mereka katakan tentang membuat kepercayaan diri? Saya pikir itu penting banget! Jika kita dapat yakin bahwa kita bisa melakukannya sendiri, maka kita tidak akan ragu-ragu lagi. Tapi, bagaimana caranya kita bisa memiliki kepercayaan diri yang benar? Mungkin ada cara lain yang tidak disebutkan di sini...
 
Saya pikir kayaknya cara bikin perubahan ini itu cukup mudah, tapi masih banyak orang yang malas untuk mencoba. Kalau kita tahu bahwa otak kita sendiri yang bikin kita ragu-ragu, maka apa punya alasan? πŸ€” Jadi, bagaimana caranya kalau kita tidak mau menunggu dan langsung mulai kerjaan? Mungkin harus ada cara lain buat kita bisa mengatasi rasa takut gagal. Saya ingat dulu kalau saya juga sering menunda tugas karena khawatir akan gagal, tapi sekarang saya sudah coba cara-cara baru dan berhasil! πŸ™Œ
 
omg yah kan nih! sebelumnya aku juga pernah menunda tugas dan pikir aku malas aja tapi ternyata itu bukan kegagalan manajemen waktu banget! sekarang aku paham bahwa itu karena kita berusaha menghindari ketakutan akan gagal atau mengecewakan diri sendiri... itu sebenarnya mekanisme pertahanan diri ya? kayaknya aku harus mengakali perasaan enggan di awal melakukan pekerjaan dan tidak menunda tugas seperti memotong rambut dengan gunting lembut, tapi lebih cepat aja!
 
Gue pikir kalau di sini ada salah paham, kita pikir prokrastinasi hanya karena kita bodoh atau malas. Tapi gue rasa sekarang kita sudah tahu bahwa itu bukan hanya tentang itu. Kita harus mengakali perasaan enggan yang kita rasakan saat harus mulai pekerjaan baru. Jadi, jangan menunda tugas dengan lembut-lemut, tapi gunakan kecepatan untuk memotong rambut (pekerjaan) kita. Dan kita juga harus percaya diri sendiri agar prokrastinasi tidak merusak kepercayaan kita dalam jangka panjang πŸ’ͺ
 
ya, aku pernah nggak bisa mulai tugas-tugas apa pun, aku rasa malas dan bodoh. tapi ternyata, itu karena otakku yang enggolnya. kalo aku mau mulai, aku panik dan takut gagal. itu bukan kegagalan aku dalam mengelola waktu, tapi lebih kepada bagaimana aku menghadapi ketakutan sendiri.

saya pikir solusinya adalah aku harus belajar untuk tidak menunda tugas secara lembut. kalau aku mulai, aku harus bisa segera menyelesaikannya, bukan nggak bisa ngedekelekan waktu yang lama. dan yang penting, aku harus percaya diri sendiri bahwa aku dapat mengikuti komitmen yang aku buat. itu bukan mudah, tapi kalau aku mau, aku bisa!
 
Maksudnya apa? Kita sekarang tahu bahwa penundaan itu tidak hanya tentang malas atau bodoh, tapi tentang bagaimana kita bisa menghadapi kematangan emosional sendiri πŸ€—. Saya senang sekali kalau ada penjelasan yang lebih jelas tentang prokrastinasi dan bagaimana otak kita bekerja πŸ’‘. Mungkin kita semua bisa mengubah pola pikir kita sendiri tentang penundaan, bukan hanya menunda tugas lagi, tapi belajar untuk menghadapi ketakutan atau rasa tidak nyaman yang seringkali membuat kita menunda πŸ™.
 
kembali
Top