Gembira Jakarta, Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,71 Persen
Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta mengatakan pertumbuhan ekonomi Jakarta sepanjang tahun 2025 mencapai 5,21 persen. Angka ini menunjukkan bahwa ekonomi DKI meningkat lebih cepat daripada rata-rata nasional yang hanya mencapai 5,11 persen.
Pertumbuhan ekonomi Jakarta ini didorong oleh kebijakan pemerintah dalam meningkatkan konsumsi masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru. Pemprov DKI memberikan berbagai insentif pajak serta ruang bagi sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, dan UMKM untuk berkembang.
Menurut Pramono, strategi ini berhasil mempengaruhi pertumbuhan di triwulan keempat sampai dengan 5,71 persen. Oleh karena itu, strategi serupa juga akan diterapkan untuk menyambut momentum besar lainnya seperti Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Hari Raya Idulfitri mendatang.
Pemprov DKI berencana menggelar berbagai kegiatan untuk menjaga daya beli masyarakat tetap kompetitif. Kegiatan tersebut termasuk lomba diskon dan pemberian insentif pajak tambahan. Pramono menyatakan bahwa insentif pajak dan lomba diskon akan membantu menumbuhkan ekonomi Jakarta.
Pramono juga meyakini perlunya inovasi dan pembiayaan kreatif yang didukung oleh kebijakan Pemprov DKI. Tanpa adanya strategi tersebut, maka pertumbuhan ekonomi Jakarta akan sama dengan nasional.
Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta mengatakan pertumbuhan ekonomi Jakarta sepanjang tahun 2025 mencapai 5,21 persen. Angka ini menunjukkan bahwa ekonomi DKI meningkat lebih cepat daripada rata-rata nasional yang hanya mencapai 5,11 persen.
Pertumbuhan ekonomi Jakarta ini didorong oleh kebijakan pemerintah dalam meningkatkan konsumsi masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru. Pemprov DKI memberikan berbagai insentif pajak serta ruang bagi sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, dan UMKM untuk berkembang.
Menurut Pramono, strategi ini berhasil mempengaruhi pertumbuhan di triwulan keempat sampai dengan 5,71 persen. Oleh karena itu, strategi serupa juga akan diterapkan untuk menyambut momentum besar lainnya seperti Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Hari Raya Idulfitri mendatang.
Pemprov DKI berencana menggelar berbagai kegiatan untuk menjaga daya beli masyarakat tetap kompetitif. Kegiatan tersebut termasuk lomba diskon dan pemberian insentif pajak tambahan. Pramono menyatakan bahwa insentif pajak dan lomba diskon akan membantu menumbuhkan ekonomi Jakarta.
Pramono juga meyakini perlunya inovasi dan pembiayaan kreatif yang didukung oleh kebijakan Pemprov DKI. Tanpa adanya strategi tersebut, maka pertumbuhan ekonomi Jakarta akan sama dengan nasional.