Tangsel Rapat Darurat Sampah, Camat Pondok Aren Malah Plesiran

Camat Pondok Aren tidak menghadiri rapat penanganan sampah di Tangerang Selatan, malah melibatkan diri dalam kegiatan plesiran. Mendadak mereka melakukan agenda kebersamaan internal di luar kota saat ada rapat pembahasan penanganan sampah yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan.
 
Gue rasa ini bingung banget. Siapa nih yang mau menghadiri rapat penanganan sampah tapi gak punya waktunya untuk kebersamaan internal? ๐Ÿ˜‚ Camat Pondok Aren kayaknya kayak aja, mulai jadikan gini sebagai kesempatan plesiran. Gue rasa ini salah, tapi sama-sama tidak berarti apa-apa nih... tapi siapa tahu camat mereka mungkin punya rencana yang lebih baik, mungkin ada kebijakan baru yang belum kita ketahui tentang penanganan sampah? ๐Ÿค” Tapi, gue masih rasa ini bisa jadi kesempatan untuk promosi. Misalnya, bisa dijadikan kesempatan untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya penanganan sampah... tapi siapa tahu itu hanya teorinya aja ๐Ÿ˜….
 
Mana tau siapa aja yang mau datang ke acara itu, kan? Kamu nih, si Camat Pondok Aren, malah jadinya plesiran aja! Sama-sama, aku pikir ada yang salah sih, kapan kalau kita butuh rapat penanganan sampah kita harus semua hadir nggak bisa cuma di luar kota? Kita sibuk sekali di sekolah, tapi aku rasa ini penting banget. Saya bayangin kalau ada anak-anak SMA dari Pondok Aren yang ingin jadi camat nanti, kan kayaknya harus belajar dari kegagalan ini.
 
Hehe, kalau tidak mau menghadiri rapat penanganan sampah, jadi apa aja kegunaannya Camat Pondok Aren? Saya pikir cuma sekedar ngomong-ngomong aja kalau kamu di luar kota. Padahal ada yang penting disebutkan, kayaknya mereka sibuk dengan sesuatu yang lebih "senang" ๐Ÿ˜‚. Tapi aku paham kalau harusnya ada yang dihadiri rapat itu, tapi Camat Pondok Aren kayaknya lebih suka nyari kesenangan dulu ๐Ÿคฃ. Saya rasa disiplin nggak ada artinya kalau nggak ada kepastian. Kita butuh semangat dan dedikasi untuk mengatasi sampah, bukan main-main aja ๐Ÿ˜’.
 
Aku rasa Camat Pondok Aren sih kayaknya lewat keberadaannya dulu, apalagi saat itu rapat penting banget buat mengatur penanganan sampah di Tangerang Selatan. Mereka malah jalan-jalan aja, kayak nonton film atau main game dengan teman-temannya. Aku nggak pengin melihat pegawai sipil yang kita percayai begitu lewat dari tanggung jawabnya. Kita butuh penanganan sampah yang baik buat lingkungan sekitar. Mereka harus fokus dulu, ya! ๐Ÿ˜Š๐Ÿšฎ
 
Aku senang lihat aksi Camat Pondok Aren untuk melepaskan diri dari keberatan masyarakat tentang pengelolaan sampah di daerahnya ๐Ÿค”. Tapi, aku pikir cara mereka cari plesiran itu kayaknya nggak cuma-cuma nih ๐Ÿ™ƒ. Mereka bisa lebih fokus pada masalah yang sebenarnya, bukan main-main di luar kota untuk kebersamaan internal aja ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ.

Aku rasa kalau Wakil Wali Kota Tangsel udah bilang-bilang soal pentingnya penanganan sampah, tapi sepertinya Camat Pondok Aren udah lupa mendengarkannya ๐Ÿ˜. Mereka harus lebih proaktif dan fokus pada solusi, bukan hanya cari plesiran aja ๐Ÿคช. Tapi, aku masih rasa ada yang positif dari kejadian ini, seperti bisa melihat keberatan masyarakat tentang pengelolaan sampah di daerahnya ๐ŸŒŸ.
 
Gue pikir kalau Camat Pondok Aren itu kurang fokus dengen masalah sampah, gue setuju kalau mereka harus hadir ke rapat penanganan sampah, tapi jadi mereka jalan sendiri aja... ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ Gue rasa penting bihara mereka niat dulu sebelum melibatkan diri dalam kegiatan plesiran, jangan cuma-cuma aja. Saya lihat di media sosial kota Tangsel, ada banyak orang yang bilang bahwa kebersamaan internal itu tidak profesional sama sekali... ๐Ÿ“Š
 
Camat Pondok Aren jom main sambil biarkan Tangerang Selatan dibakar dengan sampah ๐Ÿšฎ๐Ÿ˜’. Gak bisa percaya mereka buat rapat penanganan sampah di luar kota aja. Akan tolong siapa keberadaannya? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ Mungkin lebih suka liburan dulu sebelum masalah sampahnya ๐Ÿ˜ด.
 
Gue rasa camat Pondok Aren kayaknya salah tujuan! Mereka ada agenda kebersamaan internal di luar kota, tapi gue pikir mereka harus fokus pada penanganan sampah ya ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ! Walaupun tidak ada di rapat, tapi mereka tetap bisa berkontribusi dulu. Sampah ini bukan mainan, ya ๐Ÿ˜•. Gue harap mereka bisa lebih profesional dan fokus pada pekerjaannya. Kemudian, gue bisa yakin mereka akan ada di rapat kebersamaan yang sebenarnya ๐Ÿ’ฏ! ๐ŸŒŽ๐Ÿ’š
 
[Image of a garbage truck with a big "x" marked through it ๐Ÿ˜‚]

[ GIF of a person having fun while others are working hard ๐Ÿคฃ]

[Image of a calendar with two dates crossed out ๐Ÿ“†๐Ÿ˜’]

Camat Pondok Aren kayak gitu, malah di luar kota sama-sama kesenengan, tapi sampah punya masalah yang serius, gak bisa dihindari ๐Ÿ˜”. Mesti ada prioritas dalam pekerjaan, bukan? ๐Ÿ‘Ž
 
ini penasaran juga kan, kalau camat tidak hadir di rapat yang berhubungan dengan penanganan sampah siapa lagi yang akan mengatur hal itu? mungkin ada alasan tertentu, tapi harus jelasin apa keadaannya, nggak bisa sembaran aja. kenapa mereka melibatkan diri dalam kegiatan plesiran saat ada rapat penting? ini lumayan membingungkan juga, pengawalan kebersamaan internal yang diprioritaskan di atas penanganan sampah? salah satu halnya mungkin karena kerangka organisasi yang kurang efektif, tapi saya ingin lihat jelasnya apa.
 
๐Ÿ™„ Kaya sih kalau Camat Pondok Aren jadi seperti ini. Mereka udah dipercaya sebagai pejabat kantor lantikannya di daerah itu, tapi malah lebih fokus pada hal yang tidak penting-spenting aja. Sampah punya masalah ya, tapi mereka udah ada rapat dan semuanya ada rencana, tapi ternyata siapa aja yang ikut rapat? Camat Pondok Aren sendiri ya, kalau kan ada kegiatan lain yang lebih 'menarik' di luar kota. Mereka malah jadi contoh bagaimana pentingnya pejabat di daerah ini tetap fokus dan tidak main-main dengan tugasnya ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ.
 
Kurang ajar kan Camat Pondok Aren? Belum ada yang tahu kalau mereka sedang melibatkan diri dalam kegiatan plesiran di luar kota saat ada rapat penting tentang penanganan sampah? Ini bukannya kesal? Mereka harus fokus pada pekerjaan, nggak kan? Sampah punya masalah yang serius tapi mereka malah liburan saja. Apa lagi kalau ada rapat yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Tangsel, itu sudah pasti penting banget! Kamu pikir apa sih caranya kita bisa menangani sampah jika Camat Pondok Aren ga ada di sana? Mereka harus jadi contoh, nggak?
 
Wah ini kayak gila banget, Camat Pondok Aren ya apa lagi? Mereka jadi bocor di rapat penanganan sampah, tapi gak ada tawadha sama sekali! Lalu kapan mereka mau buat kebersamaan internal yang penting itu? Apakah sampah Tangerang Selatan bisa ditinggalkan aja?

Sampah punya isu besar, tapi Camat Pondok Aren jadi kayak bocor di rapatnya aja. Saya rasa ini bagian dari permasalahan kita semua, kita harus lebih serius dalam menghadapi masalah sampah yang terus meningkat. Jangan lupa kewajiban sebagai pejabat publik!

Saya berharap Wakil Wali Kota Tangsel bisa menertibkan Camat Pondok Aren ini dan membuat mereka lebih fokus pada tugasnya. Sampah Tangerang Selatan bukan mainan, kita harus serius dalam menghadapinya! ๐Ÿ˜ก
 
Pikirnya kalau rapat sampe semacam ritual aja, siapa yang mau hadir? Kamu tahu kan, banyak pejabat yang terlalu fokus dengan kegiatan internal-internal mereka, lupa sama-sama negara ya... Dan kalau ada ransangan yang diajukan oleh Wakil Wali Kota Tangsel, kayaknya udah terlalu malas, siapa mau kirim delegasi? Mereka malah belajar dari diri sendiri, kayaknya harus lebih serius dulu sebelum bisa mengajak orang lain.
 
Gue rasa kayaknya Camat Pondok Aren punya waktunya untuk fokus ke pekerjaannya ya, gue melihat kabar itu di media sosial dan rasanya sangat sedih banget. Mereka yang memang bertanggung jawab dalam mengelola sampah di daerah itu harus bisa fokus pada pekerjaan ya, bukan kayaknya bisa berpikir tentang hal-hal lain. Gue rasa ini bisa memberikan contoh yang baik untuk orang-orang yang punya tanggung jawab, jangan sampai terburu-buru dengan hal-hal lainnya.
 
kembali
Top