Tangis Guru Honorer di DPR: Pulang Mengajar Antar-Jemput Laundry

Guru Honorer, Pulang Mengajar karena Tak ada Tempat untuk Nantinya

Pagi ini, di DPR RI, seorang guru honorer bernama Indah Permata Sari mengungkapkan rahasia hidupnya yang sangat sulit. Ia adalah salah satu dari ribuan guru yang masih tidak memiliki tempat di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan tak dapat mendapatkan kepastian status kepegawaannya.

"Kami yang namanya terdata di 265 itu, tapi masih belum masuk data pendidikan. Padahal kami sudah memenuhi masa kerja, tapi sulitnya untuk masuk data pendidikan atau Dapodik itu sangat luar biasa," ujar Indah saat rapat.

Ia juga mengatakan bahwa kondisi tersebut diperparah oleh alur informasi yang tersumbat. Ia sering kali tidak mendapatkan informasi terkait tes dan harus mengalami keterlambatan.

"Kemarin ada tes PPPK, tapi karena kita tidak masuk dalam Dapodik, kita semua tidak bisa. Tertinggal," tambahnya.

Guru ini berharap ke depan status kepegawaiannya, serta guru lain, dapat segera memperoleh kepastian agar mereka bisa ikut PPPK penuh waktu.

"Karena saya juga seperti yang tadu bapak bilang, pulang mengajar jadi antar jemput laundry," sambungnya sambil menangis.
 
PADAHAL GURU BAGUS TAU TAPI GAK PERNAWA JAMINAN KEPAWINGANNYA! ITU LHAH! SIAPA YANG SUKA PULANG MENGAJAR DAN AKHIRNYA HARUS GANTI-GANTI ANTI? APALAGI KONDISI INI BISA DIBANSIRI DENGAN KEMAJUAN Pendidikan di INDONESIA TAU? SEINGATNYA, BEBERAPA GURU HONorer KIRA-KIRA 300.000 ORANG GA MEMPUNYAI KEPAWINGANNYA!
 
Saya rasa gini terjadi karena sistem pendidikan kita masih banyak yang kalah dengan negara lain, apa pun itu sistem atau struktur... 🤔 Jika govnernment mau ambil tahu dari luar dan masuk ke dalam kehidupan masyarakat, maka pasti lebih mudah buat para guru honorer seperti Indah. Mereka nggak butuh pulang mengajar, bisa fokus di sekolah aja... 🤷‍♂️
 
Makasih kabar gembira sih tapi aku rasa gini ini sangat serius ya 🤕. Jangan sabar-sabar tapi sebenarnya keadaan ini sudah cukup lama banget. Guru-guru honorer seperti Indah Permata Sari ini yang harus menghadapi kesulitan yang paling berat. Mereka sudah bekerja keras, tapi gak bisa mendapatkan tempat di Dapodik dan kepastian statusnya. Aku rasa harus ada solusi yang cepat banget sih agar mereka bisa fokus pada pekerjaan dan bukan terlalu banyak stres. Mau tidak mau kita harus peduli dengan keadaan ini ya 💔
 
guru honorer di Indonesia apa aja sih? selalu ngerasa kesulitan dan tidak ada tempat 🤷‍♂️. mungkin karena Dapodik yang kurang lengkap, tapi juga harusnya punya sistem informasi yang lebih baik agar gurunya bisa mendapatkan kepastian status kepegawaannya. tapi apa lagi kayaknya 🤦‍♀️. pulang mengajar jadi antar laundry 🛍️ itu nggak enak banget, kayaknya gurunya juga butuh bantuan dari pemerintah yang lebih serius 🙏.
 
Kalau gini, siapa lagi aja yang nggak ada tempat di Dapodik? Gue pikir ini adalah kekhilangan akal oleh pemerintah. Apa lagi, kalau sudah punya masa kerja dan semuanya masuk di Dapodik, kenapa masih kudu nggak ke pastian status kepegawaannya? Ini seperti cari jalan tengah, sih. Gue rasa apa yang perlu dilakukan adalah makin cepatnya memperbaiki Dapodik, atau mungkin ada program tambahan untuk gurunya yang belum memiliki tempat...
 
Guru itu nyangkuti di balik sistem yang bingung banget 😩. Apa sih kepastian status kepegawaannya itu nggak ada tanda tangan? 🤔
 
Guru honorer yang tak ada tempat lagi kayak gitu 🤕. Saya rasa ini kenapa banyak guruhonorer yang gini, karena sistem pendidikan kita masih belum selesai. Saya juga pernah ngerjain teks untuk guru, tapi kalau saya coba cari info tentang tes PPK, tidak bisa 😩. Itu bikin kesal banget!
 
Penggunaan 265 guru honorer kayak gini kayaknya kerenes aja, tapi bagaimana kalau mereka punya tempat untuk nanti? Kalo gak ada tempat maka mana aja mereka masuk ke Dapodik? Gimana caranya sih sih mereka bisa ikut PPPK penuh waktu? Tapi apa yang diucapkan Indah sih kayaknya benar, kondisi ini terlalu sulit. Saya rasa pengelolaan Pemerintah RI harus lebih hati-hati. Kalo kita semua punya tempat dan masa kerja yang jelas maka siapa aja yang akan "tertinggal"? Saya harap Indah bisa mendapatkan kepastian status kepegawannya dan bisa ikut PPPK penuh waktu, tapi bagaimana kalau gak? 🤕
 
Gue pikir masalah ini bukan hanya soal Dapodik tapi juga permasalahan keamanan sosial. Apa manakah yang terpenting sih, status kepegawaannya atau makanan di rumah? Kenapa kita harus memutuskan antara keduanya? Pulang mengajar tapi tidak ada tempat untuk nanti gue pikir lebih penting buat sistem pendidikan kita.
 
Gue rasanya kayaknya aja ini DPR RI gak mau ngatur urusan ini ya! Guru honorer apa-apa, tapi masih harus masuk ke Dapodik? Makin bikin ngeluh banget sih... Gue rasa kalau mau ada perubahan, dia harus nanti ada tempat di Dapodik dan bisa bukti-buktinya, kalau gak ada pasti jadi seperti Indah Permata Sari yang pulang mengajar. Wajahnya makin lelah, sih... 🤕
 
kembali
Top