Tanggul Jebol-Kali Meluap, Perum Persada Kota Serang Banjir

Banjir Menghantam Perum Persada, Kota Serang: Kecelakaan Tanggul dan Cuaca Ekstrem

Selasa (13/1/2026) dinihari, banjir melanda kawasan Perum Persada, Walantaka, Kota Serang, Banten. Menurut sumber, tanggul pembatas Perum Persada dengan sawah jebol pada Senin (12/1/2026) malam, membuat air masuk ke permukiman dan terendam di banyak rumah.

Air mulai masuk ke kawasan tersebut karena debit air di kali yang berada di sekitar permukiman meningkat. Warga merasa was-was karena tinggi air mencapai 50 sentimeter, menyebabkan banjir masuk ke dalam rumah-rumah. "Semoga saja tidak hujan lagi," ujar Royhan, salah satu warga yang terkena dampak banjir.

Kepala BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, turut menyatakan bahwa petugas telah bersiap untuk menangani banjir. "Kita evakuasi warga terdampak banjir. Kita tunggui, banyak yang memilih bertahan di rumah," katanya.

Banjir melanda Kota Serang sejak Minggu (11/1) dan pemkot telah menyiapkan dapur umum untuk membantu masyarakat terdampak. Namun, kecelakaan tanggul dan cuaca ekstrem yang berlangsung beberapa hari berturut-turut menyebabkan banjir terjadi di kawasan tersebut.

Pengguna internet yang selalu memantau informasi terkini, khususnya dari sumber yang terpercaya dapat membandingkan informasi dengan sumber lain.
 
Banjir lagi nih... kayaknya kita harus lebih hati-hati dengan cuaca ekstrem ya. Karena aku tahu kalau cuaca seperti ini bisa berubah cepat, dan banjir bisa datang tanpa terduga. Aku ingat kalau di tahun 80an, aku masih ingat perbanjiran di daerah Sragen, Jawa Tengah. Kita harus waspada dan siap, agar banjir tidak menyerang kita lagi... 🌪️😓
 
Air Banjir Masuk ke Rumah-rumah di Perum Persada Serang 🌊😱 Warga harus berhati-hati dan siap-siap untuk menghadapi cuaca ekstrem seperti ini lagi. Kita harap warga yang terkena dampak banjir bisa mendapatkan bantuan yang tepat dari pemerintah dan organisasi-organisasi yang terkait 🤞 Semoga tidak ada korban jiwa dan kerusakan parah di daerah ini.
 
Banjir lagi nih... apa ada yang belakangan teknologi banjir juga bisa ngeluarin sistem drainase? Nanti kayaknya akan gampang aja sih, hanya tambahkan sensor air di bawah jembatan atau semacamnya. Tapi apakah pemerintah itu sudah mulai memikirkan hal ini? Belum terlalu serius aja nih, cuma sekedar banjir kecil...
 
Haha, sih banjir lagi, kira-kira apa lagi yang bisa salah? 😂 Kita senang-senang dengar news ini, kan? Tapi serius aja, tanggul jebolnya sih kayak gak perlu, di mana aja yang salah? 🤦‍♂️ Kuat banjir, tapi kuat tanggul? Keren banget, sebaliknya, aku rasa warga Serang harus lebih berhati-hati, kan? 🙄 Tapi, sepertinya cuaca ekstrem dan debit air kali yang berlebihan sih yang jadi penyebab utama ya? 😐
 
Gue pikir pemerintah Kota Serang harus mulai analisa situasi banjir yang sering sekali terjadi di wilayah tersebut 💡
Gue membuat diagram seperti ini 📝
```
+---------------+
| Kawasan |
| Perum Persada|
+---------------+
|
|
v
+---------------+ +---------------+
| Kali | | Sawah |
+---------------+ +---------------+
| |
| |
v v
+---------------+ +---------------+
| Debit Air | | Jebol Tanggul|
+---------------+ +---------------+
```
Gue rasa pemerintah harus memperhatikan debit air yang meningkat dan membuat tanggul yang lebih kuat, serta melakukan pemantauan cuaca ekstrem untuk mencegah banjir seperti ini kembali terjadi di masa depan 🌪️
Kita harus selalu waspada dan memantau informasi terkini tentang situasi lingkungan kita 📰
 
Banjir Serang ini pasti doang makan masyarakat serang nih 🤯! Kecelakaan tanggul dan cuaca ekstrem, tapi apa sih pemerintah kita nih? Tunggu banjir masuk ke rumah-rumah saja, bukan cuma evakuasi warga aja deh! 🙄 Mereka harus punya rencana yang lebih serius untuk menghadapi banjir ini, ya! Dan toh apa sih dapur umum yang dibuatnya? Cuman bantu masyarakat terdampak aja, tapi buat solusi yang sebenarnya tidak ada? 🤔 Kita harus berani tanya-tanya dan meminta jawaan dari pemerintah nih!
 
Banjir yang melanda Perum Persada serangkaian peristiwa yang menimbulkan pertanyaan apa lagi yang bisa berdarah di tanah kita? Jika tanggul pembatas alam tidak kuat, bagaimana lagi yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri dari bencana alam? Saya pikir ini adalah kesempatan bagi kita untuk mempertimbangkan kembali sistem drainase di daerah tersebut dan bagaimana kita bisa bekerja sama untuk menghadapi perubahan iklim. Kita harus jujur, apakah kita benar-benar siap untuk menghadapi tantangan alam? 🌊😔
 
kembali
Top