Warga Serang masih menghadapi bahaya tanah longsor di Gunung Kaupas. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan masih ada 504 warga yang belum bisa kembali ke rumah mereka karena kondisi tanah longsor berbahaya. Pengungsi ini diminta untuk tetap bertahan di lokasi pengungsian hingga situasi dinyatakan aman oleh tim teknis.
"Kalau asesmen apakah sudah aman untuk warga kembali ke rumah atau tidak sedang dilakukan, warga belum bisa kembali karena kondisi sangat berbahaya," ujar Bupati Serang.
Bupati juga menambahkan bahwa pengungsi ini akan diawasi dengan ketat oleh BPBD dan TNI-Polri. Langkah ini diambil untuk mencegah korban jiwa mengingat curah hujan masih tinggi dan potensi longsor susulan yang masih mengancam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, menambahkan bahwa evakuasi adalah langkah antisipasi terbaik saat ini. Berdasarkan permodelan kajian sementara, jika terjadi longsor susulan, materialnya berpotensi menyebar antara 200 hingga 300 meter mendekati permukiman penduduk.
"Kami terus memantau, mudah-mudahan tidak terjadi longsor susulan," ujar Ajat.
"Kalau asesmen apakah sudah aman untuk warga kembali ke rumah atau tidak sedang dilakukan, warga belum bisa kembali karena kondisi sangat berbahaya," ujar Bupati Serang.
Bupati juga menambahkan bahwa pengungsi ini akan diawasi dengan ketat oleh BPBD dan TNI-Polri. Langkah ini diambil untuk mencegah korban jiwa mengingat curah hujan masih tinggi dan potensi longsor susulan yang masih mengancam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, menambahkan bahwa evakuasi adalah langkah antisipasi terbaik saat ini. Berdasarkan permodelan kajian sementara, jika terjadi longsor susulan, materialnya berpotensi menyebar antara 200 hingga 300 meter mendekati permukiman penduduk.
"Kami terus memantau, mudah-mudahan tidak terjadi longsor susulan," ujar Ajat.