Megawati Ingat Kembali Pengalamannya Dalam Menjaga Keluhan Warga Terdampak Bencana
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengingat kembali pengalamannya saat menjabat sebagai Wakil Presiden. Pada saat itu, ia mendengarkan berbagai keluhan warga yang terdampak bencana di Sumatra. Hal ini disampaikan oleh Megawati dalam sesi teleconference bersama kru Kapal Laksamana Malahayati yang tengah membantu masyarakat terdampak banjir di Sumatra.
Megawati mengingatkan para kru kapal dan kader PDIP yang sedang menyalurkan bantuan agar mencatat secara rinci kebutuhan para korban bencana. Ia menilai pendataan yang detail menjadi penting agar bantuan yang dikirim benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Selama sesi teleconference, Megawati juga menampung langsung berbagai keluhan dan permintaan dari para penyintas bencana yang masih memerlukan bantuan lanjutan. Ia berjanji akan memenuhi kebutuhan yang disampaikan oleh warga Aceh.
Pada saat dialog dengan seorang ibu yang membawa anak berusia 21 bulan, Megawati menanyakan kondisi pendidikan anak-anak pascabencana. Ibu tersebut menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar belum kembali normal karena bangunan sekolah masih terdampak banjir.
Megawati berharap proses pembersihan fasilitas pendidikan dapat segera diselesaikan agar hak belajar anak-anak tidak terhenti terlalu lama. Ia juga menanyakan jumlah bantuan secara konkret agar proses pengiriman dapat dilakukan sekaligus dan tidak berulang.
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengingat kembali pengalamannya saat menjabat sebagai Wakil Presiden. Pada saat itu, ia mendengarkan berbagai keluhan warga yang terdampak bencana di Sumatra. Hal ini disampaikan oleh Megawati dalam sesi teleconference bersama kru Kapal Laksamana Malahayati yang tengah membantu masyarakat terdampak banjir di Sumatra.
Megawati mengingatkan para kru kapal dan kader PDIP yang sedang menyalurkan bantuan agar mencatat secara rinci kebutuhan para korban bencana. Ia menilai pendataan yang detail menjadi penting agar bantuan yang dikirim benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Selama sesi teleconference, Megawati juga menampung langsung berbagai keluhan dan permintaan dari para penyintas bencana yang masih memerlukan bantuan lanjutan. Ia berjanji akan memenuhi kebutuhan yang disampaikan oleh warga Aceh.
Pada saat dialog dengan seorang ibu yang membawa anak berusia 21 bulan, Megawati menanyakan kondisi pendidikan anak-anak pascabencana. Ibu tersebut menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar belum kembali normal karena bangunan sekolah masih terdampak banjir.
Megawati berharap proses pembersihan fasilitas pendidikan dapat segera diselesaikan agar hak belajar anak-anak tidak terhenti terlalu lama. Ia juga menanyakan jumlah bantuan secara konkret agar proses pengiriman dapat dilakukan sekaligus dan tidak berulang.