Kegagalan Timnas Indonesia dalam melangkah ke Piala Dunia 2026 tidak akan membuat Kevin Diks menyesal. Bek skuad Garuda itu percaya pilihan membela Indonesia telah diambil dengan penuh kesadaran, termasuk kesiapan menerima konsekuensi terburuknya.
"Kegagalan bukan sekedar akhir dari mimpi, melainkan bagian dari perjalanan yang harus dijalani bersama tim nasional," ujar Kevin Diks. Ia percaya fase kualifikasi memberikan banyak pelajaran penting dan menguatkan kebanggaannya membela Indonesia.
Kevin menilai pilihan membela Merah Putih telah diambil dengan penuh keyakinan, termasuk dalam menerima kenyataan bahwa Piala Dunia 2026 belum menjadi milik Indonesia. Ia percaya peluang tampil di Piala Dunia masih terbuka di masa depan, tetapi semua pihak harus bersedia bekerja lebih keras.
"Saya memilih Indonesia dengan semua kebanggaan dan semua cinta," kata Kevin Diks. "Itu termasuk kegagalan. Mungkin ini bukan turnamen kami, mungkin lain kali."
Kevin percaya bahwa kegagalan Timnas Indonesia adalah pelajaran berharga yang harus diambil bersama dengan tim nasional. Ia mengharapkan semua pihak dapat belajar dari kesalahan dan bekerja sama untuk membuktikan kebangkitan Indonesia di Piala Asia 2027, yang akan berlangsung di Arab Saudi pada Januari tahun depan.
"Kegagalan bukan sekedar akhir dari mimpi, melainkan bagian dari perjalanan yang harus dijalani bersama tim nasional," ujar Kevin Diks. Ia percaya fase kualifikasi memberikan banyak pelajaran penting dan menguatkan kebanggaannya membela Indonesia.
Kevin menilai pilihan membela Merah Putih telah diambil dengan penuh keyakinan, termasuk dalam menerima kenyataan bahwa Piala Dunia 2026 belum menjadi milik Indonesia. Ia percaya peluang tampil di Piala Dunia masih terbuka di masa depan, tetapi semua pihak harus bersedia bekerja lebih keras.
"Saya memilih Indonesia dengan semua kebanggaan dan semua cinta," kata Kevin Diks. "Itu termasuk kegagalan. Mungkin ini bukan turnamen kami, mungkin lain kali."
Kevin percaya bahwa kegagalan Timnas Indonesia adalah pelajaran berharga yang harus diambil bersama dengan tim nasional. Ia mengharapkan semua pihak dapat belajar dari kesalahan dan bekerja sama untuk membuktikan kebangkitan Indonesia di Piala Asia 2027, yang akan berlangsung di Arab Saudi pada Januari tahun depan.