Kota Tangerang, Kamis (29/1/2026) - Polisi lalu-lintas Kota Tangerang melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan untuk mendukung syuting film Extraction: Tygo yang dibintangi Don Lee dan Lalisa Manobal alias Lisa Blackpink. Rekayasa ini dilakukan pada 28-31 Januari 2026.
Menurut Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Laksono, ada artis Korea yang syuting di kota ini. "Iya, ada artis Korea syuting. Paling beberapa hari saja," katanya saat dikonfirmasi wartawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menjelaskan bahwa perizinan penggunaan jalan telah diterbitkan pemerintah pusat sehingga pemberlakuan rekayasa lalu lintas merujuk pada perizinan tersebut. Rekayasa ini dilakukan untuk mendukung kelancaran proses produksi film tersebut, sehingga aktivitas masyarakat lainnya tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya tanpa terganggu proses syuting.
Pertemuan ini melibatkan penyesuaian jalur di ruas Jalan K.S Tubun Karawaci, mulai dari Jembatan Pintu Air 10 hingga Simpang Tujuh. Sejumlah titik krusial pun akan dijaga oleh petugas gabungan.
"Kami sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman," kata Achmad. Petugas Dishub dan kepolisian disiagakan untuk membantu pengaturan dan pengalihan arus.
Jalur alternatif dari arah Neglasari menuju Cadas maupun sebaliknya bisa dilewati masyarakat. Nantinya akan ada penunjuk arah untuk memudahkan pengguna jalan menyesuaikan rute perjalanan.
Polisi juga memastikan bahwa pengaturan arus lalu lintas ini berlaku hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. "Masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas selama rekayasa berlangsung," ujar Achmad.
Menurut Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Laksono, ada artis Korea yang syuting di kota ini. "Iya, ada artis Korea syuting. Paling beberapa hari saja," katanya saat dikonfirmasi wartawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menjelaskan bahwa perizinan penggunaan jalan telah diterbitkan pemerintah pusat sehingga pemberlakuan rekayasa lalu lintas merujuk pada perizinan tersebut. Rekayasa ini dilakukan untuk mendukung kelancaran proses produksi film tersebut, sehingga aktivitas masyarakat lainnya tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya tanpa terganggu proses syuting.
Pertemuan ini melibatkan penyesuaian jalur di ruas Jalan K.S Tubun Karawaci, mulai dari Jembatan Pintu Air 10 hingga Simpang Tujuh. Sejumlah titik krusial pun akan dijaga oleh petugas gabungan.
"Kami sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman," kata Achmad. Petugas Dishub dan kepolisian disiagakan untuk membantu pengaturan dan pengalihan arus.
Jalur alternatif dari arah Neglasari menuju Cadas maupun sebaliknya bisa dilewati masyarakat. Nantinya akan ada penunjuk arah untuk memudahkan pengguna jalan menyesuaikan rute perjalanan.
Polisi juga memastikan bahwa pengaturan arus lalu lintas ini berlaku hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. "Masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas selama rekayasa berlangsung," ujar Achmad.