Tiga tim dari Indonesia siap menghadapi permainan grup yang ketat di Piala Asia Futsal 2026. Timnas Indonesia lolos ke babak grup pertama dengan posisi yang sangat penting untuk mendapatkan tiket ke perempat final dan mungkin bertemu lawan-lawannya dalam semifinal.
Hanya tim yang berada di posisi 1-2 dari Grup A yang akan mendapatkan tiket ini, karena format Piala Asia Futsal 2026 hanya memberikan satu tiket per juara dan runner-up masing-masing grup. Dari empat grup yang ada, nantinya delapan tim akan mendapatkan kesempatan untuk mencapai semifinal.
Untuk lolos ke babak berikutnya, tim harus meraih sebanyak-banyaknya kemenangan di babak grup, dengan 3 poin menang, 1 poin imbang dan tidak ada poin kalah.
Apabila tim sama-sama mendapatkan poin dari pertandingan, maka akan dibedakan berdasarkan head to head, selisih gol yang dimiliki pada pertandingan bersama. Tapi jika hasil pertandingan sama dan juga selisih golnya sama, maka akan digunakan jumlah gol yang dimiliki pada babak grup tersebut.
Jika tim sama-sama memiliki selisih gol yang sama juga, maka akan menggunakan adu penalti untuk menentukan siapa yang mendapatkan poin terakhir. Dan jika tim sama-sama memiliki selisih gol dan hasil pertandingan juga sama, maka akan digunakan poin fair play dengan jumlah total kartu merah yang diterima.
Mengingat posisi tim Indonesia di Grup A adalah 3, kemungkinan besar mereka akan bertemu Thailand atau Vietnam di perempat final. Tidak ada yang bisa diragukan lagi kalau tim-tim tersebut ada di Grup B bersama Kuwait dan Lebanon.
Berdasarkan ranking FIFA Futsal, Indonesia berada di posisi 24 dalam grup A. Irak ada di posisi 37, Kirgistan pada posisi 43 dan Korea Selatan ada di posisi 57.
Namun jika melihatnya dari sudut pandang rekor pertemuan, timnas Indonesia memiliki catatan head to head yang lebih baik dengan setiap lawan, kecuali Irak yang belum pernah bertemu mereka sebelumnya.
Dalam babak grup AFC Futsal 2008, Timnas Indonesia mengalahkan Irak dengan skor 5-4 melalui gol-gol dari Fachry Assegaff, Deny Handoyo, Sayan Karmadi dan brace Jaelani Ladjanibi.
Sementara dalam babak grup tersebut, timnas Indonesia juga bertemu Kirgistan dengan hasil imbang 3-3. Dengan Korea Selatan juga dimana timnas Indonesia hanya pernah menang pada pertemuan satu-satunya mereka di turnamen ini pada tahun 2003.
Hanya tim yang berada di posisi 1-2 dari Grup A yang akan mendapatkan tiket ini, karena format Piala Asia Futsal 2026 hanya memberikan satu tiket per juara dan runner-up masing-masing grup. Dari empat grup yang ada, nantinya delapan tim akan mendapatkan kesempatan untuk mencapai semifinal.
Untuk lolos ke babak berikutnya, tim harus meraih sebanyak-banyaknya kemenangan di babak grup, dengan 3 poin menang, 1 poin imbang dan tidak ada poin kalah.
Apabila tim sama-sama mendapatkan poin dari pertandingan, maka akan dibedakan berdasarkan head to head, selisih gol yang dimiliki pada pertandingan bersama. Tapi jika hasil pertandingan sama dan juga selisih golnya sama, maka akan digunakan jumlah gol yang dimiliki pada babak grup tersebut.
Jika tim sama-sama memiliki selisih gol yang sama juga, maka akan menggunakan adu penalti untuk menentukan siapa yang mendapatkan poin terakhir. Dan jika tim sama-sama memiliki selisih gol dan hasil pertandingan juga sama, maka akan digunakan poin fair play dengan jumlah total kartu merah yang diterima.
Mengingat posisi tim Indonesia di Grup A adalah 3, kemungkinan besar mereka akan bertemu Thailand atau Vietnam di perempat final. Tidak ada yang bisa diragukan lagi kalau tim-tim tersebut ada di Grup B bersama Kuwait dan Lebanon.
Berdasarkan ranking FIFA Futsal, Indonesia berada di posisi 24 dalam grup A. Irak ada di posisi 37, Kirgistan pada posisi 43 dan Korea Selatan ada di posisi 57.
Namun jika melihatnya dari sudut pandang rekor pertemuan, timnas Indonesia memiliki catatan head to head yang lebih baik dengan setiap lawan, kecuali Irak yang belum pernah bertemu mereka sebelumnya.
Dalam babak grup AFC Futsal 2008, Timnas Indonesia mengalahkan Irak dengan skor 5-4 melalui gol-gol dari Fachry Assegaff, Deny Handoyo, Sayan Karmadi dan brace Jaelani Ladjanibi.
Sementara dalam babak grup tersebut, timnas Indonesia juga bertemu Kirgistan dengan hasil imbang 3-3. Dengan Korea Selatan juga dimana timnas Indonesia hanya pernah menang pada pertemuan satu-satunya mereka di turnamen ini pada tahun 2003.