Syarat Rekrutmen Pa PK TNI 2026 Program Reguler Gelombang 1

Pemerintah mengumumkan kesempatan rekrutmen Perwira Prajurit Karier (Pa PK) Gelombang 1 Tahun Anggaran 2026 untuk lulusan pendidikan tinggi yang ingin berkarier sebagai perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI). Seluruh calon peserta wajib memenuhi persyaratan umum dan khusus, seperti memiliki akreditasi universitas dan program studi minimal B/Baik Sekali dengan IPK minimal 2,80 untuk jurusan/program studi akreditasi A/Unggul.
 
Saya rasa rekrutmen Pa PK ini cukup menarik, tapi juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kamu bisa nonton video promosi yang viral di tiktok, tapi apa yang dibutuhkan oleh TNI itu nggak pasti masuk ke dalam konten promo kan?

Ketika saya baca syarat-syaratnya, aku rasa IPK minimal 2,80 untuk jurusan/program studi akreditasi A/Unggul agak rendah. Mungkin karena banyak mahasiswa Indonesia yang memilih program studi yang belum terakreditasi atau kurang bagus.
 
Aku penasaran apa yang diharapkan dari pasukan ini, kalau sekarang sudah punya kemampuan tinggi dan lulusan universitas ternyata masih ada kesempatan untuk masuk ke TNI? Apa itu arti dari program studi minimal B/Baik Sekali dengan IPK minimal 2,80? Kalau aku jujur, aku merasa agak frustrasi karena masih banyak yang harus dilakukan agar pasukan ini bisa siap dan efektif di lapangan.
 
Kalau mau menjadi perwira TNI siapa tahu bisa bantu negara ya... tapi aku pikir diangkat ke posisi Pa PK cuma untuk pengalaman aja, bukan untuk menghormati diri sendiri. Siapa tau lulusan universitas tinggi kalian masih banyak yang belum tentu punya keterampilan yang sebenarnya bisa digunakan dalam dunia militer... dan biaya pengajuan ini juga nggak terlalu efisien, gini cuma memotong waktu aja siapa aja yang mau berkarir di TNI? 🤔
 
Kalau mau jadi Pa PK itu harus siap banget! Ngomong-ngomong akrabnya pas di bidang operasional tentu deh akan semakin baik. Tapi apa yang paling penting adalah harus siap untuk melayani dan tidak main-main. Walaupun kalau ada kesempatan, aku pikir mungkin perlu ada penambahan persyaratan, misalnya pasti sudah memiliki pengalaman kerja atau lulusan dari program pendidikan militer sebelumnya. Aku ragu-ragu kalau cuma lulusan pendidikan tinggi saja bisa dipilih, karena aku bayangin pas mampunyainya harus ada pengetahuan yang lebih luas lagi.
 
aku pikir ini hanya strategi pemerintah untuk mengelabui rakyat, nih... kalau kita lihat, kesempatan ini cuma buat mereka yang udh memiliki akses ke pendidikan yang bagus aja... siapa yang tidak punya masalah akreditasi atau IPK? kalau kamu lulusan S1 dari kampus swasta, apa kamu masih bisa mengikuti rekrutmen ini? aku rasa ini lebih buat mereka yang udh memiliki hubungan dengan pemerintah atau memiliki orang tua yang berpengaruh... tapi mungkin aku salah, mungkin ini benar-benar kesempatan bagi semua orang... 😐
 
Perkiraan itu terlalu cepat aja, kalau aku masih ngerjain program sarjana, gimana aku bakal punya waktu untuk berkarier sebagai perwira TNI? Saya pikir kesempatan seperti ini harusnya diadakan setelah lulus, agar orang bisa menyesuaikan diri dengan pekerjaan yang baru. Sekarang ini kalau mau ikut rekrutmen, kita harus siap-siap dari sekarang. Perlu ada waktu pelatihan dan latihan terlebih dahulu, supaya kita tidak langsung kehilangan keterampilan lama. Apalagi dengan perubahan struktur TNI yang cepat, kita perlu punya kesempatan untuk belajar beradaptasi dengan gampang.
 
kembali
Top