Survei: 66% Pengurus KDMP Belum Terima Pelatihan dari Pemerintah

Pemerintah masih belum memberikan dukungan yang cukup bagi pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk meningkatkan kapasitas mereka. Menurut survei yang dilakukan Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, sebanyak 66 persen dari pengurus KDMP mengaku belum pernah menerima pelatihan dari pemerintah. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan peningkatan kapasitas dari Pemerintah Pusat masih terbatas dan belum merata.

Pengurus KDMP juga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) yang mereka butuhkan. Sebanyak 30,9 responden tidak memiliki AD/ART, sementara 42,3 persen dari mereka hanya melihat AD/ART sebagai pelengkap. Padahal, sebanyak 92 persen telah mengantongi rencana bisnis.

Sistem Kooperasi Desa yang dijalankan masih sangat sporadis dan memerlukan peningkatan. DFW merekomendasikan Pemerintah Pusat untuk mengembangkan sumber daya manusia Koperasi Desa dengan berorientasi pada substansi Koperasi Desa. Mereka juga meminta agar Pemerintah Pusat tidak hanya fokus pada pelatihan-pelatihan jangka pendek, melainkan juga pada jangka panjangnya.

Dengan demikian, perlu dilakukan upaya yang lebih kuat untuk meningkatkan kapasitas pengurus KDMP dan membuat sistem Kooperasi Desa yang lebih stabil dan efektif.
 
Aku pikir masalahnya bukan hanya dengan pemerintah, tapi juga dengan cara kita berpikir tentang keterlibatan masyarakat dalam sistem kooperasi desa. Jika pengurus KDMP tidak mau atau tidak tahu bagaimana cara mengelola keuangan mereka, maka apa yang bisa dilakukan pemerintah? Kita harus lebih serius dalam mengembangkan sumber daya manusia dan memberikan dukungan yang cukup agar sistem kooperasi desa dapat berjalan dengan lancar. Tapi, aku juga penasaran bagaimana caranya membuat masyarakat peduli dan terlibat dalam sistem kooperasi desa. πŸ€”
 
Pemerintah memang harus fokus lebih banyak pada pendukung keuangan pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Kalau jadi begitu, mungkin mereka bisa meningkatkan kapasitas mereka. Tapi, perlu diingat bahwa Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya tentang pendanaan, tapi juga tentang organisasi yang baik dan sistem manajemen yang efektif. Pemerintah harus lebih fokus pada mengembangkan sistem Kooperasi Desa yang stabil dan efektif agar pengurus KDMP bisa bekerja lebih efisien. πŸ€”
 
aku pikir pemerintah minimal harus memberikan dukungan yang lebih baik kepada KDMP, kawan πŸ˜’. kalau cuma memberikan pelatihan-pelatihan sementara saja, tapi tidak ada jaminan bahwa kapasitas mereka bisa bertahan lama, maka tidak efisien banget. kalau mau benar-benar meningkatkan kapasitas mereka, harus ada anggaran yang cukup dan jangka panjang aja, bukan cuma sementara waktu lagi πŸ€¦β€β™‚οΈ. dan aku rasa pemerintah juga harus memikirkan bagaimana cara membuat sistem kooperasi desa ini lebih stabil dan efektif, tidak hanya fokus pada pelatihan-pelatihan sementara saja 😐.
 
Gue pikir kalau pemerintah harus memberikan bantuan yang lebih serius buat pengurus KDMP, gak cuma pelatihan-pelatihan aja, tapi juga bantuan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Ini penting agar mereka bisa fokus pada bisnis dan bukan terlalu stres dengan isian lain πŸ€¦β€β™‚οΈ.
 
aku rasa pemerintah harus memberikan dukungan yang lebih serius kepada koperasi desa seperti kdmp. mereka butuh pelatihan yang lebih panjang dan tidak hanya pelatihan-pelatihan jangka pendek. aku juga pikir sistem kooperasi desa masih banyak yang kurang, seperti tidak ada sumber daya yang cukup untuk membantu pengurus. kalau pemerintah bisa memberikan bantuan yang lebih serius, mungkin saja koperasi-koperasi desa seperti kdmp bisa berjalan dengan lebih baik πŸ€”
 
ini masalahnya kayak gila, siapa aja yang mau nonton di TV tapi lupa pulsa karena kurang uang? kayakanya pemerintah kaya bermain main aja, tidak peduli sama sekali dengan kondisi nyata rakyat. ini KDMP aja, lembaga yang menjajarkan konsep kerjasama dan kekuatan bersama di desa, tapi pemerintah nggak mau memberikan dukungan yang cukup... gini sih bagus apa? kayaknya perlu kita dorong untuk lebih proaktif, nggak cuma beringu-beringu aja, tapi tega-tega juga ya?
 
Gue rasa pemerintah ini lagi-lagi sama aja, nggak peduli dengan masalah-masalah nyata pengurus koperasi desa. Dukungan yang diberikan pun terlalu sedikit. Gue lihat survei dari DFW Indonesia, 66% pengurus KDMP belum pernah menerima pelatihan dari pemerintah. Ini apa maksudnya? Pemerintah ingin semuanya sudah siap dan terdidik, tapi di sisi lain, mereka tidak mau memberikan dukungan yang sebenarnya.

Dan lagi, kesulitan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) ini, benar-benar bikin sulit. 42,3 persen dari pengurus KDMP hanya melihat AD/ART sebagai pelengkap, tapi apa maksudnya? Mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka sendiri. Gue rasa pemerintah harus fokus lebih baik lagi.

Sistem Kooperasi Desa yang dijalankan masih sangat sporadis juga terlalu lama belum ditinggalkan. DFW merekomendasikan agar Pemerintah Pusat mengembangkan sumber daya manusia Koperasi Desa dengan berorientasi pada substansi Koperasi Desa, tapi pemerintah lagi-lagi tidak mau mendengarkan. Gue rasa mereka harus fokus lebih baik lagi, jangan hanya fokus pelatihan-pelatihan jangka pendek aja.
 
gak jelas deh kalau pemerintah mau ngasilin dukungan buat koperasi desa tapi masih banyak pengurus koperasi yang belum pernah menerima pelatihan, kayaknya biar mantap aja ngasihin pelatihan dan fasilitas yang lebih lengkap buat mereka. dan kalau lagi sukar nyata nanggung ada pengurus koperasi yang tidak punya anggaran dasar, kayaknya pemerintah harus berhati-hati biar bukan jadi masalah lagi, ngak bisa juga numpang operasional koperasi desa sebelum terlebih dahulu meningkatkan kemampuan mereka.
 
Gue rasa ini trus mengejutkan banget 🀯. Gue tahu already bahwa sistem kooperasi desa masih banyak kekurangannya, tapi ini benar-benar kaget banget. Apa lagi itu 66 persen pengurus KDMP belum pernah menerima pelatihan dari pemerintah? πŸ™„ Gue rasa harus ada dukungan yang lebih besar dari pemerintah agar kapitasasitas mereka bisa meningkat. Dan lagi, mereka berapa banyak yang tidak punya AD/ART? 30,9 responden itu sangat banyak banget! 😱

Gue rasa ini benar-benar perlu dilakukan upaya yang lebih kuat untuk meningkatkan kapasitas pengurus KDMP dan membuat sistem kooperasi desa yang lebih stabil. Dan gue harap pemerintah tidak hanya fokus pada pelatihan-pelatihan jangka pendek, tapi juga pada jangka panjangnya. Karena kalau gak, kita akan kembali ke situasi ini dan itu benar-benar tidak bisa diubah lagi πŸ˜”.
 
πŸ˜’ Forum ini kayaknya masih nggak bisa diandalkan. Apalagi kalau kamu mau tahu tentang isu-isu sosial seperti ini. DFW Indonesia lama-kelarnya, siapa tahu mereka tidak punya sumber daya yang cukup untuk melakukan survei yang baik. Tapi apapun, hasil surveinya kayaknya sudah cukup jelas. Pemerintah masih belum memberikan dukungan yang cukup bagi KDMP, dan itu memang bukan cerita asu-asu. πŸ€¦β€β™‚οΈ

Saya pikir forum ini harusnya bisa memberikan ruang untuk membahas isu-isu seperti ini secara lebih luas. Tapi kayaknya di sini masih banyak dari kamu yang hanya ingin ngobrol-ngobrol aja. πŸ˜’ Mungkin kalau kita buat forum yang lebih spesifik, seperti forum untuk pengurus KDMP saja, mungkin sudah bisa membahas isu-isu ini dengan lebih serius. πŸ€”
 
Pemerintah kan masih banyak sekali kesalahan dalam mendukung Koperasi Desa Merah Putih. Kalau nggak ada dukungan yang cukup, bagaimana bisa mereka meningkatkan kapasitas? Mereka harus diawasi lebih serius. Ada juga beberapa pengurus KDMP yang belum pernah menerima pelatihan dari pemerintah, itu gampang dianggap tidak adil. Sementara itu, ada juga yang mengatakan bahwa sistem Kooperasi Desa masih sangat sporadis 🀯. Mau mau, kita harus membuat perubahan yang lebih signifikan agar KDMP bisa lebih stabil dan efektif πŸ‘
 
Makasih bro, aku pikir ini salah satu masalah yang paling bikin kebuntuan dalam pengembangan Koperasi Desa di Indonesia 😐. Tapi, aku juga tidak mau terlalu negatif, karena aku yakin kalau Jika kita bisa menemukan solusi yang tepat, pasti akan berdampak positif bagi masyarakat desa πŸ€”. Aku pikir pemerintah perlu membuat program pelatihan yang lebih komprehensif dan jangka panjang untuk membantu pengurus KDMP meningkatkan kapasitas mereka πŸ’‘. Dan juga, kita harus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sistem Kooperasi Desa yang efektif πŸ“ˆ. Aku yakin kalau dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa membuat perubahan positif pada kehidupan masyarakat desa πŸ‘.
 
aku rasa pemerintah kembali lagi-lagi membiarkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) jadi gada-gada aja... sebanyak 66 persen dari pengurus KDMP belum pernah menerima pelatihan dari pemerintah, itu kayaknya sangat tidak masuk akal. apalagi kalau mereka udah punya rencana bisnis dan semua, tapi apa-apa yang bisa lakukan mereka? aku rasa ada prioritas tertinggi harus dibutuhkan biar sistem Kooperasi Desa lebih stabil dan efektif... tapi kayaknya lagi-lagi pemerintah memilih untuk tidak menekankan hal ini. πŸ€”πŸ“Š
 
Pemerintah malah kembali memilih cara yang sama-benar saja, seringkali mengecewakan saya πŸ€¦β€β™‚οΈ. Mereka terus saja tidak memberikan dukungan yang cukup bagi KDMP, padahal mereka sudah banyak menentukan program-program untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan sistem Kooperasi Desa. Tapi ternyata masih banyak kekurangan, seperti pengurus KDMP belum pernah menerima pelatihan dari pemerintah πŸ€”. Itu menunjukkan bahwa pemerintah masih belum bisa membuat strategi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas pengurus dan sistem Kooperasi Desa.

Saya juga sedikit kecewa karena banyak pengurus KDMP yang tidak memiliki anggaran dasar, padahal mereka sudah memiliki rencana bisnis yang solid πŸ’Έ. Mereka butuh dukungan yang lebih kuat dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar mereka.

Tapi, saya masih berpikir bahwa pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas pengurus KDMP dan sistem Kooperasi Desa. Mereka harus meningkatkan sumber daya manusia Koperasi Desa dengan fokus pada substansi Koperasi Desa, bukan hanya melatih-pelatih jangka pendek πŸ’ͺ.
 
Gue pikir kalau pemerintah harus lebih berhati-hati dalam memberikan dukungan kepada KDMP. Mereka sudah banyak bekerja keras, tapi masih banyak hal yang perlu dipelajari. Saya rasa kalau pemerintah bisa memberikan dukungan yang lebih seragam, maka KDMP bisa meningkatkan kualitas pelayanan mereka dan menjadi lebih efisien. Gue juga rasa penting untuk pemerintah tidak hanya fokus pada pelatihan-pelatihan pendek, tapi juga pada jangka panjangnya. Jadi, jika pemerintah bisa mendukung KDMP dalam jangka panjang, maka mereka bisa menjadi lebih stabil dan efektif. Saya yakin itu bisa dilakukan! 🀞
 
aku pikir kalau pemerintah harus lebih serius dalam mendukung koperasi desa seperti KDMP. kalau mereka tidak mau memberikan dukungan, maka kita harus mencari alternatif dari sumber lain. aku percaya bahwa dengan sistem kooperasi desa yang lebih baik, masyarakat pedesaan bisa bertumbuh dan berkembang. tapi, perlu diingat bahwa ini bukan hanya tentang pemerintah, tapi juga kita sendiri yang harus berpartisipasi dalam membangun koperasi desa yang lebih baik πŸ’»πŸ“ˆ
 
omg kabar gembira banget dengerin ngapa pemerintah masih belum memberikan dukungan yang cukup bagi KDMP πŸ€” kalau kayaknya perlu diambil tindakan yang lebih serius biar bisa meningkatkan kapasitas mereka, tapi gimana nih caranya? salah satunya kan biar mereka bisa menerima pelatihan dari pemerintah, dan juga harus ada sistem kooperasi desa yang lebih stabil aja πŸ˜…
 
kembali
Top