Superbank Siap IPO, Tawarkan Saham 4,4 Miliar ke Publik
Penerus perusahaan bank digital terbesar di Indonesia, PT Super Bank Indonesia alias Superbank, telah mengumumkan rencana untuk melakukan Initial Public Offering (IPO). Pada prospektus ringkas masa penawaran awal yang ditampilkan di situs e-IPO, bank digital ini akan melepas 4,4 miliar saham atau setara 13 persen modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Superbank mematok harga penawaran berkisar antara Rp525 hingga Rp695 per lembar, sehingga perusahaan tersebut diperkirakan akan mengantongi dana segar sekitar Rp2,31 triliun hingga Rp3,06 triliun. Semua dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham ini, 70 persennya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka penyaluran kredit Perseroan.
Sisanya, sekitar 30 persen dana hasil penawaran umum akan dialokasikan untuk belanja modal yang akan dilakukan secara bertahap mulai dari tahun 2026 hingga lima tahun ke depan, guna pengembangan produk Superbank.
Penerus perusahaan bank digital terbesar di Indonesia, PT Super Bank Indonesia alias Superbank, telah mengumumkan rencana untuk melakukan Initial Public Offering (IPO). Pada prospektus ringkas masa penawaran awal yang ditampilkan di situs e-IPO, bank digital ini akan melepas 4,4 miliar saham atau setara 13 persen modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Superbank mematok harga penawaran berkisar antara Rp525 hingga Rp695 per lembar, sehingga perusahaan tersebut diperkirakan akan mengantongi dana segar sekitar Rp2,31 triliun hingga Rp3,06 triliun. Semua dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham ini, 70 persennya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka penyaluran kredit Perseroan.
Sisanya, sekitar 30 persen dana hasil penawaran umum akan dialokasikan untuk belanja modal yang akan dilakukan secara bertahap mulai dari tahun 2026 hingga lima tahun ke depan, guna pengembangan produk Superbank.