Suntik Anti Tetanus Diberikan ke Relawan Bencana Longsor Cisarua

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Dinkes Jabar) telah menyiapkan suntik anti tetanus untuk relawan yang melakukan evakuasi korban tanah longsor di wilayah Cisarua, Bandung Barat. Pihaknya juga telah mengirimkan tim kesehatan dan fasilitas kesehatan tingkat rujukan lanjutan (FKTRL) untuk mendampingi kasus kegawatdaruratan.

Sementara itu, pihak Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi, menuturkan bahwa pemberian anti tetanus diperlukan untuk menjaga kondisi kesehatan para relawan yang terkena benda tajam saat melakukan evakuasi korban. Ia juga menekankan bahwa tim kesehatan dan FKTRL telah disiapkan dengan cukup untuk mendampingi kasus kegawatdaruratan.

"Kami menyiapkan anti tetanus ini dengan banyak. Jadi jangan khawatir bagi relawan yang akan disuntik anti tetanus kita siap," kata Vini saat dihubungi.

Selain itu, pihak Kepala Dinkes Jabar juga telah mengaktifkan Health Emergency Operation Center (HEOC) untuk mendampingi kluster kesehatan dengan melaksanakan monev di posko kesehatan sampai penyuluhan kepada pengungsi mengenai kesehatan di masa bencana.

Pihaknya juga telah menyiapkan peti mati dan freezer jenazah untuk membantu penanggulangan bencana. Ia harap bantuan tersebut bisa mempercepat dan memperlancar proses penanggulangan bencana.

Sementara itu, Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 53 kantong jenazah dan 27 korban lainnya masih dalam pencarian. Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengatakan bahwa seluruh jenazah telah diserahkan ke tim DVI Polda Jabar untuk diidentifikasi dengan 37 korban telah teridentifikasi.

Operasi SAR dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan pengendalian risiko bencana susulan. Personil di lapangan berkomitmen untuk bekerja secara maksimal, profesional, dan humanis demi menemukan korban yang dinyatakan hilang.
 
Saya rasa ini yang lagi bikin aku curiga ya... pemberian suntik anti tetanus hanya sekedar alibi buat jaga kesehatan relawan, tapi apa benar-benar ada diantara mereka? Sementara itu, perkenalan tim kesehatan dan fasilitas kesehatan tingkat rujukan lanjutan juga masih nggak terlalu jelas. gimana kalau ada kesalahan dalam penggunaan obat atau tidak cukup fasilitas untuk merawat korban yang lebih parah? Saya rasa pemerintah atau organisasi kesehatan harus lebih teliti lagi dalam mempersiapkan bantuan kesehatan, bukannya hanya sekedar membuat iming-ing. 🤔💉
 
Sekarang gempa lalu terjadi kan? Nggak sabar-buruan bantu-bantu korban lagi 🤕. Saya paham kalau evakuasi korban tanah longsor itu memerlukan waktu dan perencanaan yang tepat, tapi saya rasa ini sudah cukup bagus banget! Dinkes Jabar siap-siap dengan suntik anti tetanus dan tim kesehatan yang berkualitas. Saya harap relawan-relewannya bisa segera pulih dan tidak mengalami kerusakan jangka panjang. Dan ini juga bikin saya yakin bahwa operasi SAR-nya sudah diatur dengan baik, nanti korban bisa dicari dan diselamatkan dengan cepat aja 🙏.
 
Aku pikir ini benar-benar penting, kalau kita tidak siap dengan persiapan yang cukup, bencana bisa makin parah! Misalnya saat korban tanah longsor itu, mereka harus dipertimbangkan untuk mendapatkan suntik anti tetanus secepatnya, jadi kondisi mereka bisa stabil. Dan tentu saja tim kesehatan juga harus siap dengan fasilitas yang cukup untuk menangani kasus kegawatdaruratan.

Aku juga penasaran, bagaimana cara pihak Dinkes Jabar memastikan bahwa seluruh peti mati dan freezer jenazah sudah siap? Mereka harus pasti punya rencana yang teliti untuk mengatur pengangkutan jenazah sampai ke tempat pemakaman. Dan itu adalah hal yang sangat penting, karena ini juga mempengaruhi mental dari korban keluarga dan teman-teman korban.

Operasi SAR di daerah Cisarua ini sebenarnya cukup berani. Mereka harus siap menghadapi situasi yang tidak stabil dan berbahaya, seperti tanah longsor yang bisa jatuh kapan saja.
 
Wahhh, kira-kira sih apa keberadaan tim Dinkes Jabar saat ini? Suka nonton aksi tim SAR yang bisa disiplin waktu dan cek keselamatan di lapangan! 😅 Benar-benar terima kasih ya tim, semoga mereka bisa langsung memulai operasi kembali setelah ini. Kita semua tadi harus jujur dengan rasa takutnya kita nanggung bencana tanah longsor itu 😨.
 
[ GIF: Relawan SAR sedang berbaring dengan sunting anti tetanus ]

[ Emoji: 🤯 ] Dikiranya siapa juga tergoda untuk melihat video dari kluster kesehatan itu nih, tapi paling penting konsisten aja ya.
 
ini kabar gembira banget! pemerintah Jabar pasti nanti akan diapresiasi sangat baik kalaupun bukannya pemberian anti tetanus aja sih, tapi juga adanya peti mati dan freezer jenazah, itu sangat berarti untuk membantu penanggulangan bencana. kalau bisa semuanya diantisipasi dulu, jadi tidak ada kejadian yang mengejutkan lagi seperti ini.
 
kembali
Top