Sugiono Minta kepada Presiden Prabowo Tambah Jatah Kursi Wamenlu

Presiden Subianto diminta menambahkan kursi wakil menteri luar negeri (Wamenlu) yang saat ini diemban oleh Arrmanatha Nasir, Arif Havas Oegroseno dan Anis Matta. Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan bahwa tiga Wamenlu tersebut masih kurang untuk menunjang kinerja di dalam Kemlu.
 
🤔 ga ngerti sih kenapa Presiden Subianto harus menambah kursi lagi di Kemlu. kayaknya sudah cukup dengan dua orang ya, tapi mungkin di kebijakan luar negeri itu memang membutuhkan banyak pihak. tapi sepertinya tiga wamenlu yang ada sekarang masih kurang untuk menunjang kinerja di Kemlu. 🤷‍♂️ sebenarnya apa yang dimaksud dengan "kinerja" di sini? apakah itu hasil kerja sama, strategi, atau apa aja? perlu dilansir ke dalam rapat di kemlu ya. 😐
 
ini gak usah masuk akal banget sih, kalau Presiden Subianto mau bikin 3 orang lagi di bawah dia kecuali itu artinya pengurangan buat Arrmanatha Nasir, Arif Havas Oegroseno dan Anis Matta juga aja. apa yang perlu dia lakukan buat makin kemampuan mereka jadi lebih baik sih.
 
Pak Profesur Sugiono udah katakan kalau 3 orang Wamenlu itu kurang, tapi siapa yang tahu apa yang sebenarnya kebutuhannya? Mungkin kalau duduk di kursi tersebut, mereka bisa lebih pintar tentang halnya. Aku rasa pak Profesur udah lama menjabat di Kemlu, tapi masih nggak punya solusi untuk mengatasi masalah yang terjadi di luar negeri. Aku rasa kalau Jepang dan Korea juga memiliki 3 orang Wamenlu, tapi mereka bisa berfungsi dengan lebih baik karena mereka tidak terlalu banyak bergantian.
 
🤔 gimana kalau kita buat Wamenlu yang lebih bisa menjalankan kinerjanya? sekarang ada 3 orang lagi itu juga nggak cukup ya... si Menteri Luar Negeri Sudah bilang bahwa 3 orang Wamenlu tersebut masih kurang. gimana kalau kita tambahkan 2-3 orang lagi yang lebih bisa menunjang kinerja di Kemlu? nanti kinerjanya akan lebih baik juga ya... tapi, siapa tahu kemudian ada masalahnya lagi, hehehe 🤷‍♂️.
 
Presiden Subianto harus segera mempertimbangkan keputusan ini, karena kita lihat siapa yang mau jadi pejuang luar negeri Indonesia di tengah gesekan politik dunia ⚖️. Kalau tidak ditambahkan kursi wakil Menteri Luar Negeri itu bukan berarti kita sedang menyerah atau kalah dalam diplomasi, tapi karena strategi yang kurang dari pemerintah ini 🤔. Kita lihat siapa yang mau jadi penggerak besar Indonesia di luar negeri, apalagi kalau kita sudah punya wakil Menteri Luar Negeri baru.
 
gak percaya sih kalau 3 orang Wamenlu itu sudah punya tugas yang luas, padahal jadwal kerjanya tidak terorganisir 🤯. harusnya ada sistem pengawasan yang lebih ketat agar hasil kerja mereka bisa diukur dan dipantau dengan baik. saya pikir ini penting, kalau kita bukan ngerjain sesuatu, apa artinya? tapi aww, kemungkinan besar ada tekanan dari belakang yang membuat tiga orang itu harus menangani banyak hal 🙄.
 
Gue pikir presiden Subianto harusnya ambil keputusan ini dulu, tapi gue nggak paham kenapa dia jadi nyesel banget. Tiga Wamenlu yang ada sekarang udah cukup lama dijalani, tapi dia mau tambahkan lagi? Mungkin dia bingung dengan kinerja mereka atau apa? Gue rasa ada cara lain yang lebih efektif daripada menambahkan kursi baru. Dan gue juga penasaran kenapa sugiono langsung mengatakan bahwa tiga Wamenlu tersebut kurang? Apa dia udah melihat kekurangan-kekurangan mereka? Gue harap presiden bisa memikirkan hal ini lebih matang sebelum membuat keputusan.
 
Gue pikir ini nanti gue akan kesulitan aja nunggunya 😒. Siap-siap saja, kalau ga ada kejutan, siapa yang bakal jadi Wamenlu? 🤔. Saya rasa kalo kita perlu lebih banyak tenaga, mungkin harus menambah posisi lagi, bukan hanya tambah kursi aja. Kalau si Menteri Luar Negeri ingin performa yang lebih baik, mungkin harus coba cara lain, seperti bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain, atau bahkan memanggil orang dari luar negeri untuk membantu 🌎. Gue rasa ini nanti akan sulit, tapi kalau kita mau terus maju, jangan ragu-ragu lagi 💪.
 
Makanya Presiden harus tambahkan kursi Wamenlu lagi? Tapi buat apa lagi sih? Belum punya strategi yang jelas tentang bagaimana Menteri Luar Negeri ini bisa lebih baik. Gue rasa kurangnya disiplin aja sih, atau belom punya tim yang bagus. Wamenlu ini harus bisa mengatur diri sendiri dulu, sebelum dipekerjakan ke luar. Tapi, gue juga paham, di Kemlu ini banyak hal yang harus dicoba, dan salah satu caranya adalah dengan menambahkan kurangnya.
 
Kursi wakil di kemlu kayak apa sih? Apakah cuma 3 orang aja yang bisa ngelakukeja? Kalau ada yang lebih banyak lagi, kayaknya akan lebih baik lah. Sapa-siapa yang ngerasa penting pasti harus ada kursinya ya. Jadi, kenapa Presiden Subianto jangan tambahin lagi? Kita lihat kemudian aja sih...
 
aku pikir kalau gini terus dia jalan, siap aja kalah karena kita sibuk dengan ekonomi dan infrastruktur ya! 🤦‍♂️ kemudian apa aja hasilnya? rasanya tidak ada perubahan sama sekali. aku rasa menambah kursi Wamenlu lagi itu tidak jadi solusi yang tepat. di sini Indonesia butuh koordinasi yang lebih baik dan transparansi, gak butuh banyak orang yang harus bertanggung jawab. aku pikir kalau kita fokus pada sistem kerja Kemlu sendiri, kalaupun ada kekurangan itu bisa diatasi dengan inovasi dan perubahan tata kerja, bukan dengan tambahan orang 🤔
 
Gue pikir kayaknya kurang baik nih kalau Presiden Subianto nggak tambahin kursi Wamenlu lagi... Aku rasa si Arrmanatha, Arif Havas, dan Anis Matta sudah lama bekerja di Kemlu, tapi mungkin masih ada saran yang bisa mereka bawa, loh! Kalau ga tambahin kursi, aku khawatir performa Kemlu nggak akan semakin baik... Besoknya kan ada rapat penting nih dengan negara-negara lain? Mesti gue rasa kalau di Kemlu punya ide-ide yang bagus untuk menghadapi tantangan itu, tapi kalau kurang jempatan, aku khawatir malah kesalahan semakin banyak...
 
Gue pikir kalau presiden Jokowi nanti harus buat formatnya sendiri kan? Seperti siapa yang punya wakil-nya, jadi ada Wamenlu, ada penanggung jawab dari Menteri Luar Negeri. Tapi gue lihat di Kemlu masih kurang alesya, seperti apa caranya mereka nanti bisa menyelesaikan tugas-tugas yang ada? Gue rasa kalau ada format yang tepat, mereka pasti lebih efisien dalam bekerja ya! Misalnya, ada prioritas tertentu, maka ada tim untuk masing-masing prioritas. Gue suka banget dengan format itu kan 📅
 
Presiden Subianto apa-apa juga kayaknya. Kita ingat aja kalau dia punya ambisi besar dan ingin meningkatkan kemampuan luar negeri Indonesia. Tapi siapa tahu, ada banyak faktor yang mempengaruhi keadaan di Kemlu. Mungkin dia membutuhkan pengalaman yang lebih panjang untuk mengetahui bagaimana caranya membuat tim kerja di Kemlu lebih efisien.

Saya rasa kita harus memberikan kesempatan pada para Wamenlu ini untuk terus berjalan dan belajar dari kesalahan-kesalahan mereka. Kalau kita melihat dari segi positif, ada banyak inovasi yang dilakukan oleh mereka. Misalnya saja, Arif Havas Oegroseno itu punya rencana yang bagus untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara lain. Tapi mungkin dia membutuhkan bantuan dari para pejabat di Kemlu lainnya untuk membuat rencananya lebih jelas.

Saya tidak ingin membuat kesimpulan drastis, tapi saya rasa kita harus memberikan dukungan dan saran pada para Wamenlu ini agar mereka bisa meningkatkan kinerja di Kemlu. Kalau kita semua bersatu dan berbagi pandangan yang positif, mungkin kemudian kita akan bisa melihat perubahan yang signifikan di Kemlu.
 
aku pernah suka dengar tentang sistem kerja di luar negeri, tapi sekarang aku sedikit kecewa dengan hal ini 🤔. rasanya Presiden Subianto harus memperbaiki sistem kerja di Kemlu, karena kini ada 3 orang Wamenlu yang tidak cukup untuk menunjang pekerjaan mereka 📈. aku pikir jika Presiden dapat meningkatkan jumlah Wamenlu, maka kemungkinan besar para pekerja di Kemlu akan merasa lebih lega dan nyaman bekerja 🙏. sayangnya, ini juga membuat kita perlu mempertimbangkan keberlanjutan dalam penggunaan sumber daya yang ada, agar tidak semakin bingung 🤯. tapi aku berharap dengan pengaturan yang baik, para pekerja di Kemlu akan dapat bekerja lebih efektif dan efisien 🚀.
 
kembali
Top