Banjir Bandang di Tapteng Sumut, Suami Berjalan Kaki Cari Istri-Anak Usai Kehilangan Kontak. Pria bernama Ebyn Hutauruk ini mengaku tidak mendapat kabar keluarganya sejak banjir bandang dan longsor melanda wilayah tersebut beberapa hari terakhir.
Dalam kondisi lelah dan kebingungan, Ebyn meminta tolong Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Ia hanya membawa ransel dan sebuah buntelan plastik. Saat bertemu dengan Bupati Masinton, ia tak mampu menahan tangis dan meminta bantuan untuk mengetahui kondisi keluarganya.
"Sudah dua hari tidak bertemu. Mereka di mana sekarang ini pak. Aduh," kata Ebyn sambil menangis. Ia juga mengaku tidak mendapat kabar dari istri dan anaknya. "Saya pengen tahu aja pak. Minta tolong saya pak, dibantu pak. Saya di Tukka pak, Kampung Rambutan," ujarnya.
Bupati Masinton kemudian meminta petugas mencatat identitas Ebyn dan berjanji akan membantu pencarian keluarganya. Ia juga mengimbau petugas di lapangan untuk berkoordinasi agar proses penelusuran bisa segera dilakukan.
Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Bencana ini melanda seluruh 20 kecamatan di kabupaten tersebut. Menurut data Bupati Masinton, ada 34 orang meninggal dunia dan 33 orang lainnya masih hilang hingga hari ini.
Pemadaman listrik total terjadi di seluruh wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jaringan telekomunikasi dan internet juga mengalami blind spot di area yang sama yang menyulitkan koordinasi dan komunikasi.
Dalam kondisi lelah dan kebingungan, Ebyn meminta tolong Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Ia hanya membawa ransel dan sebuah buntelan plastik. Saat bertemu dengan Bupati Masinton, ia tak mampu menahan tangis dan meminta bantuan untuk mengetahui kondisi keluarganya.
"Sudah dua hari tidak bertemu. Mereka di mana sekarang ini pak. Aduh," kata Ebyn sambil menangis. Ia juga mengaku tidak mendapat kabar dari istri dan anaknya. "Saya pengen tahu aja pak. Minta tolong saya pak, dibantu pak. Saya di Tukka pak, Kampung Rambutan," ujarnya.
Bupati Masinton kemudian meminta petugas mencatat identitas Ebyn dan berjanji akan membantu pencarian keluarganya. Ia juga mengimbau petugas di lapangan untuk berkoordinasi agar proses penelusuran bisa segera dilakukan.
Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Bencana ini melanda seluruh 20 kecamatan di kabupaten tersebut. Menurut data Bupati Masinton, ada 34 orang meninggal dunia dan 33 orang lainnya masih hilang hingga hari ini.
Pemadaman listrik total terjadi di seluruh wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jaringan telekomunikasi dan internet juga mengalami blind spot di area yang sama yang menyulitkan koordinasi dan komunikasi.