Sosok Wahyu Kades Panggalih, Viral karena Video Intimidasi Warga

Kades Panggalih Wahyu dijadikan target intimidasi karena menanggung kritik dari warga. Ia menjadi sorotan sosial media ketika keluarganya bertindak tidak pantas kepada seorang warga yang mendakwa infrastruktur desa rusak. Pada awalnya, Holis Muhlisin yang menekankan masalah infrastruktur di desa-nya membagikan foto jalan yang rusak di media sosial Facebook dan Instagram.

Kemudian, keluarga kades Wahyu bertindak dengan tindakan tidak pantas. Menurut informasi yang diketahui Tirto.id, keluarga itu menyerang Holis secara verbal dan fisik dalam video yang viral di internet. Pada saat ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah memanggil Holis dan juga menegur Kades Wahyu.

Hal tersebut ditandai dengan adanya unggahan Dedi Mulyadi di Instagram, tempat dia mengatakan bahwa jika ada warga yang menceritakan masalah pembangunan infrastruktur desa, harus diterima dengan hati-hati. Menurut Dia, Dia akan melakukan audit dana desa dan memanggil kepala desanya.

Selain itu, Wakil Bupati Garut Putri Karlina juga menyatakan bahwa Kades Panggalih akan diperiksa oleh inspektorat untuk mengetahui asal-usul pengeluaran dana desa yang telah dibicarakan oleh warga.
 
Eh, kabarkah warga garut ini terlalu keras gitu? Mereka udah kecil-kecilan sapa-siapa aja, tapi lalu apa? Keluarganya itu kena sapa-siap lagi! ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ Kita boleh jadi khawatir tentang dana desa yang terjebak, tapi orang gini harus diajarin berpikir sebelum menyerang. Kades Wahyu udah bapaken banget, tapi warga garut ini kena tahu dia bukan kecohongan aja. ๐Ÿ™„
 
Ada kasus yang ngerasa tidak enak di kawasan Garut, ya.. Kades Panggalih Wahyu menjadi korban intimidasi karena menanggung kritik dari warga. Foto jalan yang rusak dipbagikan oleh Holis Muhlisin ke media sosial, lalu keluarga kades bertindak tidak pantas dan menyerangnya secara verbal & fisik. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memanggil Holis dan menegur Kades Wahyu, bahkan ada unggahan dia di Instagram yang bilang jika warga membicarakan masalah infrastruktur desa harus diterima dengan hati-hati.

Saya pikir ini kasus yang tidak bisa dibiarkan, ya.. Perlu ada penjelasan dari pihak berwenang tentang apa yang sebenarnyalah yang terjadi di desa Garut. Dan tentu saja, perlu adanya auditor untuk memastikan asal-usul pengeluaran dana desa yang telah dibicarakan oleh warga. Saya harap agar semua pihak bisa berkomunikasi dengan lebih baik dan jujur, ya.. ๐Ÿค•๐Ÿ’ฌ
 
Udah ngeliat kabar ini, siapa tahu nanti Kades Wahyu itu apa aja. Tapi, pernah ngeliat video kayaknya keluarganya menyerang Holis? Makasih banget dia yang punya keberanian untuk menceritakan masalah infrastruktur desa. Udah kayak gue baca di Tirto.id, Gubernur Jawa Barat itu juga ngomongkan tentang pentingnya tidak membesar-besarkan isu pembangunan infrastruktur. Aku pikir dia kan sudah lama terbiasa dengar kebayaan dari warga, tapi ternyata beliau harus diwaspadai juga. Udah kayak gue baca di Instagram, Gubernur itu sendiri ngomongkan tentang pentingnya melakukan audit dana desa dan memanggil kepala desanya. Aku berharap nanti Kades Wahyu itu bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang sudah dilakukannya.
 
Gue pikir apa yang terjadi di desa Panggalih ini, ya kalau kades tidak bisa ngurus sesuatu dengan hati-hati, siapa yang akan ngurus? Tolong jangan sampai ada orang lain yang mengalami hal sama seperti warga Holis. Kalau gak ngerespons dengan baik, pasti akan terjadi kepanikan dan kerumunan di masyarakat.
 
Kadang kayak giliran siapa aja yang diintimidasi ๐Ÿ™„. Saya pikir pihak Kades Wahyu harus lebih bijak, bukan berbicara kasar dengan seseorang yang hanya ingin menegaskan masalahnya. Kalau mau diperiksa, sebaiknya mau berbicara jujur di depan umum atau langsung ke pangkalan Bupati. Saya ragu-ragu nih, apakah ini masalah keamanan atau apa aja yang terjadi di desa Panggalih? ๐Ÿค”
 
Maaf ya, kalau gini terjadi di samping, bukan di depan mata kita kan? Gua pikir itu sudah cukup kayak gini, tapi ah gaduhnya keluarga kades Wahyu jadi sorotan sosial media karena kasus ini. Kalau mereka bertindak tidak pantas padahal ada warga yang berani melaporkan masalahnya, itu kan semboyan dari mana? Bayang-bayang aja di depan mata kita ya! Gua pikir ini bisa jadi contoh bagaimana caranya pemerintahan setempat menghadapi kritik dari warganya. Mungkin ada yang tidak diperhatikan, tapi siapa tahu ada jawaban yang bisa membuat semuanya kembali beres di desa Panggalih.
 
Maaf kawan, kayaknya ada masalah di desa Panggalih yang parah banget! ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ Menurut data dari Kementerian Desa dan Pendesaan 2022, Jawa Barat memiliki 33.000 desa dengan total dana desa sebesar Rp 43 triliun. tapi masih ada banyak desa yang tidak bisa menebak arus keuangan mereka ๐Ÿ˜ณ.

Lalu, apa yang terjadi di Panggalih? ๐Ÿค” Menurut laporan dari Lembaga Pengawasan Keuangan dan Perbankan Indonesia (OJK), pada tahun 2022, Jawa Barat memiliki total dana desa sebesar Rp 1,7 triliun. tapi ada banyak kasus korupsi dan pengelolaan dana desa yang tidak transparan ๐Ÿšซ.

Dan, sepertinya kejadian di Panggalih juga bukan pertama kalinya ๐Ÿ˜”. Menurut data dari Kementerian Hukum dan HAM 2020, Jawa Barat memiliki total kasus penganiayaan warga sebesar 1.441 kasus per tahun. tapi masih banyak yang belum terdeteksi ๐Ÿ•ต๏ธโ€โ™‚๏ธ.

Kita harus lebih waspada dan memantau kejadian seperti ini agar tidak terjadi lagi ๐Ÿšจ.
 
Kasus ini membuat aku penasaran siapa yang benar siapa. Jangan lupa juga keseimbangan antara kebebasan berbicara dan tidak menyalahkan orang lain ya... ๐Ÿค”๐Ÿ’ก Ada yang bilang Holis terlalu cepat menyerukan masalah, tapi ada juga yang bilang keluarga Kades Wahyu terlalu keras menuntutnya. Aku pikir lebih baik jika kita cari solusi bersama-sama daripada saling menuduh dan menyalahkan. ๐Ÿ’–
 
Saya setuju dengan keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, tapi aku rasa kades Wahyu itu harus dibebaskan dari intimidasi ini. Aku punya sengaja di Facebook sama Instagram aja, tapi aku tidak akan menyerang orang yang mendakwa infrastruktur desa rusak. Kalau kita buka mulut, tangan harus juga terbuka. Aku ingin melihat audit dana desa yang sebenarnya ada, bukan hanya sekedar kata-kata. Dan aku rasa Wakil Bupati Garut Putri Karlina harus lebih teliti dalam investigation ini, jangan biarkan kebenaran yang sebenarnya dihancurkan oleh kesalahpahaman sama warga. ๐Ÿค”
 
Gue rasa pihak Kades Wahyu terlalu cepat marah dengg suami/satunya anaknya bertindak tidak pantas kepad orang tua Holis Muhlisin. Jangan sampai kesehatan mentalnya jadi masalah! ๐Ÿค•๐Ÿ‘ฅ

Gue punya ide sederhana untuk mengatasi kasus ini, yaitu membuat diagram keluarga dan hubungan antara kades, suami/satunya anak, dan orang tua Holis Muhlisin. Jika kita melihat diagramnya, pasti akan jelas apa yang salah! ๐Ÿค”

Dan gue rasa pihak Gubernur Jawa Barat dan Wakil Bupati Garut harus lebih hati-hati dalam menginvestigasi kasus ini. Kita tidak boleh sembarangan memaksa kades untuk bertanggung jawab atas apa yang dilakukan anaknya! ๐Ÿšซ๐Ÿ‘ฎ

Gue rasa kita perlu membuat diagram sistem pengelolaan dana desa juga, agar kita bisa melihat siapa yang benar-benar bertanggung jawab atas pengeluaran dana. Itu jadi pelajaran berharga ya! ๐Ÿ’ก
 
๐Ÿคฃ๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ Kades Panggalih Wahyu jadi target intimidasi karena ngomongin masalah infrastruktur rusak, lalu keluarganya balik-bali ngeluh dulu ๐Ÿ™„๐Ÿšง

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi punya opini yang bikin kita terdiam ๐Ÿ˜ฑ "Jika ada warga ngomongin masalah pembangunan infrastruktur desa, harus diterima dengan hati-hati ๐Ÿ’โ€โ™‚๏ธ"

Wakil Bupati Garut Putri Karlina juga ikuti jeleknya ๐Ÿคทโ€โ™€๏ธ Kades Panggalih akan diperiksa inspektorat, gini kayak banget ๐Ÿ”
 
Gue rasa siapa aja yang salah ya, kades dan keluarganya? Kenapa harus membalas dendam dengan cara tidak pantas kepadanya warga itu? Kalau gak ada kereluasan dulu, aku rasa warga itu cuma akan terus tidur. Saat ini semua jadi cerita viral di sosial media... apa lagi yang bisa gue lakukan siapa aja? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ

Kemarin gue lihat video itu, rasanya makin kaget. Keluarga kades memanggil warga itu secara verbal dan fisik... apa sudah jadi kebiasaan di sini? Jangan terus kejar-kejaran ini, rasanya membuat desa ini jadi tempat yang tidak nyaman bagi warga. Saya rasa harus ada cara lain untuk menghadapi masalah seperti ini... tidak perlu kekerasan ya ๐Ÿค”

Lagi-lagi, apa gue salah? Gue pikir kades dan wakil bupati itu harus fokus pada hal positif, bukan hanya membalas dendam. Kalau mau jadi pemerintah yang baik, harus bisa menghadapi masalah dengan cara yang lebih bijak... ๐Ÿค“
 
Hmm, apa artinya kalau kades dijadikan target intimidasi karena menanggung kritik dari warga? Mungkin kalau kita lihat dari sisi lain, kritik itu sama-sama berarti peringatan untuk diperbaiki. Kita harus ingat bahwa desa Panggalih memiliki infrastruktur yang rusak, itu bukan cuma masalah Kades Wahyu, tapi juga masalah kita semua. Apalagi kalau kita lihat dari video viral itu, keluarga Kades Wahyu benar-benar melakukan tindakan tidak pantas... tapi apakah kita bisa mengatakan bahwa Holis Muhlisin juga tidak berani untuk bicara? Itu seperti dalam permainan teka-teki, kita harus mencari jalan tengah dan tidak hanya menangkap satu pihak saja.
 
Gue paham kalau kades bisa jadi buang-bingung, tapi apa lagi kalau keluarganya nggak sabar-sabar banget... Video itu viral dan bikin gue terkejut juga, kenapa aja keluarga Wahyu nggak sabar-sabar? Gue pikir kalau kritik warga itu saran buat kades jadi lebih baik, tapi keluarganya nggak bisa menerima hal itu... Dan sekarang kades dan keluarganya diuji oleh gubernur dan wakil bupati, siapa tahu kakek Wahyu mau jujur dulu.
 
Panggih Wahyu ini benar-benar gila deh! Makanya dia tidak bisa jadi paman kekayaan kota Garut, kan? Ketika seseorang berani melaporkan masalah desa di media sosial, dia harus menghadapi serangan verbal dan fisik dari keluarga yang 'bajak'! Sapa sih kalau kita tidak bisa bicara dengan hati-hati di depan umum? Kita harus jadi lembut seperti kelinci juga?! ๐Ÿ™„
 
Gampang banget sekali ada yang salah, tapi kira-kira bukan di mana-mana kan? Saya pikir kalau warganya membagikan foto infrastruktur yang rusak, itu jadi bukti dari apa? Saya rasa Holis hanya ingin memberi tahu keadaannya, tapi keluarga Kades Wahyu malah jadi sorotan di media sosial. Saya pikir seharusnya ada cara lain yang lebih baik untuk menghadapi masalah seperti ini, bukan dengan tindakan tidak pantas. Dan sekarang ada Gubernur dan Wakil Bupati yang juga ikut campur, itu tidak apa-apa kan? Saya hanya ingin tahu, kira-kira siapa yang benar dan siapa yang salah di sini... ๐Ÿค”
 
Pandangan ini benar-benar membuatku berpikir, bro! Tapi siapa yang bilang warga tidak memiliki hak untuk menuduh? Kenapa keluarga kades Wahyu harus bertindak seperti begitu? Itu bikin semakin terasa seperti proses penyembunyian kebenaran, deh. Mungkin ada yang salah dengan cara pemerintahan di daerah ini... Kita lihat dari bagaimana Dedi Mulyadi dan Putri Karlina mulai mengejar isu itu. Apakah itu akan membuat masalah lebih terbuka atau hanya menyembunyikan lagi?
 
Gue pikir ini malas banget. Warga itu jangan sabar-sabar aja, harus ada cara lain lagi ya. Kades Panggalih sih berani-berani aje, tapi keluarganya sih ngeremaja-remajaan juga. Apalagi gini, video yang di-share itu viral banget, gue kayaknya takut-takuan juga ๐Ÿ˜…. Gubernur Jawa Barat sih sudah mulai ambil tindakan, tapi gue rasa ada lagi hal yang perlu dia lakukan, yaitu menambahkan pengawasan lebih ketat terhadap kegiatan warga yang tidak pantas. Dengan demikian, keluarga kades itu sih tidak bisa berlaku-laku seperti itu lagi ๐Ÿ˜ก.
 
Aku pikir ini salah paham banget sih, makanya ada warga yang keluar nyanyi, tapi gini aja, Kades Wahyu jadi target intimidasi karena kritik dari warga. Walaupun dia melakukan kesalahan, tapi di baliknya ada isu infrastruktur desa yang memang perlu diperbaiki. Aku pikir ada cara lain yang lebih bijak untuk mengatasi masalah ini, bukan dengan kekerasan atau intimidasi.
 
kembali
Top