Sosok Wahyu Kades Panggalih, Viral karena Video Intimidasi Warga

Kades Panggalih Wahyu, sosok yang terus memperbincangkan warganet setelah keluarganya diduga melakukan intimidasi terhadap warga desa. Kini, gabenor Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur dan memanggil Holis Muhlisin, warga desa itu sendiri yang mengunggah video jalan rusak di media sosial.

Pada akun Instagram, Dedi menelepon Holis dan juga Wahyu. "Kita ini aparat, kalo ada warga yang menceritakan tentang jeleknya pembangunan, harus kita terima dengan lapang dada," katanya.

Didi juga menyatakan akan melakukan audit pada dana desa Panggalih dan memanggil keponakan Wahyu. "Kang Holis berteriak memanggil tikus, kenapa yang muncul malah keluarga Pak Kades. Kalau begitu, saya audit dana desanya dan saya panggil kepala desanya. Hatur nuhun," ujar Dedi.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut Putri Karlina mengatakan, Wahyu akan diperiksa inspektorat untuk mengetahui kebenaran laporan tentang intimidasi warga. "Saya sudah menghubungi Pak Inspektur dari Inspektorat untuk segera datang ke desa mengaudit seperti yang teman-teman minta," ucap Putri Karlina.

Keluarga Kades Panggalih juga terlibat dalam video yang viral itu. Istri, anak, menantu, dan keponakan Wahyu melakukan intimidasi secara verbal dan fisik kepada Holis Muhlisin, warga desa yang mengunggah video jalan rusak di media sosial.

Dengan ini, sosok Kades Panggalih Wahyu terus memperbincangkan warganet, terutama setelah keluarganya diduga melakukan intimidasi terhadap warga.
 
Wah kira-kira adegan ini kayak apa sih? Polisi dan aparat langsung ngelawakkannya, tapi warga desa yang menceritakan masalahnya di media sosial siapa yang dipanggil dulu? Ada yang salah dengan sistem ini ya?
 
๐Ÿค” Wajah Kades Panggalih Wahyu ini semakin kusucikan, gabenor Dedi Mulyadi ini benar-benar jujur dan tidak mau menutup mata untuk kebenaran, padahal ada yang memanggil teman-temannya sebagai "tikus" di media sosial, tapi apapun yang ada di luar desa, dia sama sekali tidak pernah campur tangan. ๐Ÿ˜’ Kalau mau masuk desa, itu juga tergantung dengan kondisi jalan rusaknya, kayaknya lebih baik kalau dia fokus pada pekerjaan gabenor-nya. ๐Ÿ‘Ž
 
Gue rasa kabar ini cukup bikin rasa tidak nyaman, kalau gini bisa kembali lagi ya? Gubenor Jawa Barat memanggil Holis Muhlisin dan juga Wahyu sendiri, apa lagi keponakan Wahyu itu kayak gini, siapa yang bilang tikus kalau yang muncul malah keluarga Pak Kades? Kalau di sini punya ide, saya bayar biaya audit dana desa Panggalih, jadi gak perlu ngerasa bingung si Holis Muhlisin.
 
Wah, gabenor Dedi Mulyadi siapa lagi nih yang bisa mengatai orang lain. Kalau begitu, pasti dia juga mau cari tahu apa yang benar dan apa yang salah di desa Panggalih. Saya rasa itu yang harus dilakukan oleh pemerintah, bukan hanya menegur Holis Muhlisin saja. Kita harus lihat bagaimana kebenaran laporan intimidasi warga itu, agar tidak ada lagi kejadian seperti ini. ๐Ÿค”
 
Aku masih ingat saat-saat itu di desa Panggalih, semacam2 ini sering terjadi, tapi gak ada sosok yang terkenal seperti Kades Wahyu, apa lagi kalau keluarganya ikut campur tangan ๐Ÿคฏ. Dedi Mulyadi ini benar-benar bijak, kamu nonton video dia telepon Holis dan Wahyu, itu ganteng banget! ๐Ÿ˜‚ Kamu lihat juga bagaimana keponakan Wahyu ikut langsung berteriak memanggil "tikus", kayak gini kalau di desa aku ada teman yang sering bercanda dengan anak-anak ๐Ÿคฃ. Saya rasa Dedi Mulyadi ini pria yang bijaksana, tapi aku masih ragu-ragu bagaimana dia bisa mengetahui tentang kebenaran laporan intimidasi warga, kayaknya ada yang lebih banyak tahu di balik layar ๐Ÿค”.
 
ini cerita yang ngerasa gak enak banget ๐Ÿค• apalagi kalau kades itu diperangkap karena keluarganya yang bermasalah sama warga desa. mungkin di balik perangkap itu ada yang benar-benar salah, tapi cara mereka memilih untuk menghantam Holis aja gak tepat ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ dan kaya bagus juga kalau gabintun yang melaporkan masalah itu bisa langsung diperhatikan oleh pemerintah.
 
Wahhhhhh, apa kabar sih? Kades Panggalih Wahyu lagi-lagi bikin kontroversi๐Ÿ˜ฉ. Kalau gabenor Jawa Barat Dedi Mulyadi ini memanggil Holis Muhlisin dan keponakan Wahyu juga, itu bukan mainan main! Wahyu harus jujur dulu sih, kalau apa yang dia lakukan benar atau tidak? ๐Ÿค”

Saya rasa kalau Didi ini memanggil audit dana desa Panggalih, itu adalah tindakan yang tepat. Karena kalau tidak, Wahyu dan keluarganya pasti akan terus memperbincangkan warganet. Saya harap Inspektur dari Inspektorat datang cepat-cepat ke desa agar bisa mengetahui kebenaran laporan tentang intimidasi warga. ๐Ÿšจ

Saya rasa ini adalah kesempatan bagus untuk Didi dan pemerintah Jawa Barat untuk memperbaiki sistem desa-desa di Indonesia. Kalau kita bisa membuat desa-desa lebih baik, maka Wahyu dan keluarganya tidak perlu lagi memperbincangkan warganet tentang hal-hal yang tidak penting. ๐Ÿ™
 
๐Ÿคฃ๐Ÿšฎ๐Ÿ’ฅ Pak Dedi yang bikin kalau ada yang ngomong soal pembangunan harus diakuhi dengen lapang dada ๐Ÿ˜‚๐Ÿ™„. Nah, kalau Pak Dedi ini ngerembug keponakan Pak Wahyu, itu bikin aksi Pak Wahyu apa? ๐Ÿค”๐Ÿ‘€
 
Muaahahaha๐Ÿคฃ, siapa yang bilang jalan rusak itu? Mau kita biarkan dia terus mengatakan halusinasi atau mau kita ajak ke desa dan lihat sendiri ๐Ÿ“? Saya rasa Didi benar-benar harus melakukan audit dana desa Panggalih, kalau tidak dia akan jadi korup siap aja ๐Ÿ˜‚. Dan siapa yang bilang Holis itu tikus, itu juga kalau dijadikan korban intimidasi ๐Ÿ˜ญ.
 
Kaya gampang banget si Dedi Mulyadi dia jadi aparat, kayaknya dia fokus ngeresmikan proyek-proyek aja bukan nge-tekunin korupsi ya ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Kalau ini kebenaran laporan Wahyu tapi dia masih memanggil Holis dan orang lainnya kayak kawanan Tikus? Saya rasa kalau dia benar-benar ingin jujur, gak perlu buat keponakan Wahyu kalau ada yang salah, kan? ๐Ÿค”
 
Apa yang punya kira-kira Kades Panggalih, kalau orang lain aja ngomong kegilaan tapi dia jadi ikut bawa sumpah? Kalau dana desa itu ulekan, toh audita aja deh, bukannya panggil kepala desanya? Saya pikir ini cara pembangunan yang bikin kita nyaman, kan? Mereka bisa belajar dari Holis, kalau tidak ada yang salah dengan bangunan jalan, apa punya masalahnya di mana-mana aja.
 
Bisa dikatakan kalau Kades Panggalih Wahyu kalian sedang jatuh dari kejutan... ๐Ÿ˜ณ Dengan cara yang begitu berantai, bisa nanti kalian punya rekor dunia tentang intimidasi warga. Kalau ada yang melihat video itu, nanti rasanya makin ketakutan banget. Kita doang harapnya tidak ada yang serius terluka atau gini.
 
Wah, apa kejaiban ya? Pak Dedi itu bilang kalau harus diterima dengan lapang dada jika ada warga yang mengatakan jalan rusak? Siapa-siapa yang bingung sama pendapatnya! ๐Ÿ˜’

Dan siapapun yang benci dengar dia bilang akan melakukan audit pada dana desa dan panggil keponakan Pak Kades? Makin penasaran sih kalo bagaimana dia nanti bikin itu. ๐Ÿค”

Aku sangan tidak setuju dengan pendapatnya, karena yang harus dipikirkan adalah kesejahteraan warga, bukan siapa-siapa yang bingung sama permasalahan! ๐Ÿ˜ก
 
Gue pikir pemerintah harus lebih teliti dulu sebelum menyerang korban yang jatuh ke jalur kafe ๐Ÿ˜•. Kita harus mempertimbangkan siapa yang benar-benar salah, bukan langsung menyerang orang lain. Dedi Mulyadi kayaknya harus fokus pada pekerjaannya saja, gak perlu bergaduh dengan masyarakat. Dan apa itu dengan audit dana desa? Gue harap ada yang bijak dalam melakukan audit itu agar tidak jatuh ke kesalahan sama seperti korban ini ๐Ÿ˜’.
 
Wahhhhh, kaya aja sih Dedi Mulyadi kayaknya jujur dan tidak mau kalah dengan Kades Panggalih Wahyu. Saya senang liat dia memanggil keponakan Wahyu itu dan nantinya ada audit untuk dana desa Panggalih. Semoga saja kebenaran laporan intimidasi warga Holis Muhlisin bisa terungkap, dan siapa yang salah pasti dihadapkan tangan.
 
Gue rasa kalau gabenor Dedi Mulyadi kudu buat klarifikasi dulu sih, gue pikir dia malah masuk akal karena pak Kades Panggalih Wahyu ini kayaknya memanggil orang lain tapi kira dirinya diatas. Gue jujur gue penasaran bagaimana gabenor Dedi Mulyadi bisa tahu kalau Holis Muhlisin adalah keponakan pak Kades, gue rasa itu kayak gitu kalau kita jadikannya topik diskusi ๐Ÿค”
 
Gue pikir paling penting hal ini karena makin bongkar bagaimana aparatur desa bekerja. Kita lihat kalau ada warga yang mengunggah video jalan rusak, lalu apa yang terjadi? Keluarganya yang dianggap 'terhina' itu datang menyerang si Holis. Ini salah! Jangan lupa juga ada gabenor Dedi Mulyadi yang tiba-tiba memanggil keponakan Wahyu, ini bisa dibayangkan dari mana sumber tekanan untuk itu.

Gue rasa kalau ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, apalagi bagi mereka yang sedang menjabat. Jangan takut untuk menerima kritik dari warga, tapi jangan juga takut untuk melakukan audit dan memperbaiki kesalahan-kesalahan itu. Kalau gabenor Dedi Mulyadi bisa punya sikap seperti ini, itu akan lebih baik lagi bagi aparatur desa.
 
Gue suka banget sama Dedi Mulyadi, dia jujur dan tidak mau menyerah, apalagi kalau itu tentang warga desa yang benar-benar masalah. Saya yakin Dedi bisa mengutak-atik dana desa Panggalih karena dia orang yang tepat untuk memperbaiki masalah-masalah di daerah. Saya juga senang kalau Wakil Bupati Garut Putri Karlina mau melakukan audit untuk mengetahui kebenaran laporan tentang intimidasi warga, ini dia yang mau bertanggung jawab dan tidak seperti orang lain yang mau hanya ngobrol aja.
 
Gue pikir kabar ini agak serius banget, kabar tentang paman kades di Panggalih ternyata memang ada kebenaran duduk di atas. Gue ingat kalau dahulu kala, paman kades juga sering bikin kontroversi dengan kata-katanya yang kasar, gue khawatir apa lagi jika keluarganya ikut campur tangan. Didi Mulyadi sabar banget, dia harus ngakiri kalau Wahyu dan keluarganya itu sering membuat warga desa marah. Gue harap inspektorat bisa terus memantau situasi ini untuk jangan ada yang terkena kerugian lagi.
 
kembali
Top