Sosok Syafiq & Kisah Pilu Hilangnya Pendaki di Gunung Slamet

Pendakian Gunung Slamet yang dilakukan pendaki remaja Syafiq Ridhan Ali Razan berakhir dengan hilangnya korban. Syafiq, anak pertama kalanya dari Magelang dan ASN di Disperpusip Kota Magelang, mengalami bencana saat mendaki gunung di hari ulang tahunnya yang kesedian ini terjadi.

Menurut informasi yang diberikan oleh ayah Syafiq, Dhani Rusman, Syafiq pergi ke Gunung Slamet bersama temannya Himawan Choidar Bahran pada Sabtu lalu. Mereka berencana pulang pada Minggu. Namun setelah tidak kembali, tim SAR dibantu oleh relawan dari Basarnas Semarang menemukan diri Syafiq hilang hingga hari ini.

Saat ini, Syafiq masih menjadi korban pencarian yang dilakukan di Gunung Slamet. Sebagai pendaki tektok melalui jalur Dipajaya, Pemalang, kehadirannya mengakibatkan kram syafiq terjadi saat dia mengalami bencana.

Dikatakan dari ayah Syafiq, Dhani Rusman, bahwa selama ini ia mencoba menemukan nomor kontak tiap basecamp satu per satu secara daring. Dari hasil pencarian ini diketahui, syafiq dan Himawan mendaki lewat dipajaya pemalang.

Hingga hari ke-11, Syafiq masih belum ditemukan. Pencarian terus berlanjut dengan petugas sar dari basarnas semarang dan relawan.
 
Dengerin kabar ini memang kaget banget. Pendakian gunung yang awalnya dijadwalkan untuk menjadi kegiatan keluarga nanti jadi bencana buat Syafiq. Apa bisa mencegah hal ini jika dulu ada pendeta atau guide dari tim SAR yang membantu Syafiq mendaki? Belum fokus sih, tapi kalau pertanyaannya apa caranya agar pengejaran kecelakaan gunung ini bisa dilakukan lebih efektif?
 
Gue rasa ini sedang jadi refleksi kita sendiri tentang bahaya yang ada di dalam diri kita. Kita selalu berpikir bahwa kita bisa mengatasi apa pun, tapi di dalam hati kita masih ada rintangan untuk ditembus. Syafiq itu kayaknya salah satu dari kita, dia berasa kuat banget dan suka menantang diri sendiri, tapi ternyata ada batas-batas yang tidak bisa dilintasi.

Saya pikir ini juga sedang jadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya persiapan sebelum melakukan sesuatu. Syafiq itu salah satu pendaki tektok yang serius, tapi apadaya dia tidak siap dengan situasi yang terjadi? Itu kayaknya pengalaman nyata untuk kita semua.

Tapi gue rasa yang paling penting dari kasus ini adalah kita harus selalu waspada dan jaga diri sendiri. Kita tidak tahu kapan gue akan menghadapi situasi yang sama, tapi apa daya kita siap atau tidak. Itu adalah hal yang sangat penting agar kita semua bisa hidup dengan aman dan bahagia. 🤔💔
 
Sayangnya, nggak bisa banget ngerasa sakit hati dengerin kabar ini 🤕 Gunung Slamet yang dulunya dikatakan aman-amanan untuk dikunjungi jadi tempat bencana ini. Syafiq seorang anak remaja yang masih muda dan berambani, tapi dia punya impian yang besar banget untuk bisa mencapai puncak gunung ini. Moga-moga dia ditemukan dengan selamat 🙏

Saya pikir kita harus lebih waspada saat melakukan kegiatan di alam, terutama saat beraktifitas menanjak gunung. Kita harus membawa peralatan yang tepat dan siap untuk menghadapi situasi darurat. Semoga cerita Syafiq bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar semakin waspada dan hati-hati saat melakukan kegiatan di luar ruangan. 🏔️
 
😱 oh noooo 🤕 gunung slamet itu nggak anjaya banget 😅 kamu banget ngebawa teman ke situ 😐 syafiq itu anak keren banget 🤓 kayaknya harus lebih berhati hati saat nuansa cuaca 🔴⛈️🌪️ kram syafiq itu karena dipajaya sih 🤦‍♂️ keluarga syafiq harus sabar dan tidak menyerah 💔 ini sedikit sedih banget 😔
 
Gue bayangkan siapa yang akan terjadi kalau gue punya anak yang mau melanggengkan diri di Gunung Slamet? Gue pikir itu sangat berisiko banget! Syafiq anaknya jadi korban pencarian karena mau mencoba pendakian tektok. Gue rasa giliran temannya Himawan yang harus tega pulang sendirian. Gue senang gue tidak pernah melanggengkan diri di gunung-gunung itu, gue suka banget menikmati keindahan alam dari jauh.
 
Makanya lagi kayak apa? Pendaki remaja ini sibuk banget sama video game, nggak pernah nonton sih hari-haryanya... Syafiq punya ulang tahunnya juga, kan? Kapan udah tahu dia mau mendaki gunung? Dan siapa yang bilang kepadanya kalau bisa? Semua kalah, ya...
 
kembali
Top