Syafiq Ridhan Ali Razan, remaja 18 tahun yang pergi bersama temannya berangkat mendaki Gunung Slamet lewat jalur Dipajaya, Pemalang. Mereka tidak kembali usai diinginkan, hingga tim SAR mulai mencari. Sosok Syafiq hilang hingga hari ini, petugas masih menyisir pos pendakian dan aliran air dekat puncak sebagai lokasi terakhir korban.
Dalam keterangan akun instagram @mountnesia, disebutkan pesan singkat WhatsApp dari Syafiq kepada ibunya, Utari. Pesan tersebut mengabari sedang mendaki Gunung Slamet, bukan Gunung Sumbing seperti yang diinginkan sebelumnya. Ia berencana pulang keesokan harinya.
Ayahnya Dhani Rusman berusaha menemukan nomor kontak tiap basecamp satu per satu secara daring. Dari pencarian ini diketahui, Syafiq dan Himawan mendaki lewat Dipajaya, Pemalang. Meski sempat sedikit tenang karena petugas posko mengatakan kemungkinan Syafiq ikut bersama pendaki lain, namun Dhani masih cemas karena anaknya tidak membawa bekal makanan untuk bermalam.
Pada hari ketiga pencarian, tim SAR menemukan Himawan dalam kondisi lemas di Pos 9 dengan kaki terkilir. Syafiq ternyata memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan bagi temannya. Dari sinilah jejak Syafiq belum diketahui dan masih dalam pencarian.
Ayah korban Syafiq Ridhan Ali Razan, Dhani Rusman adalah ASN di lingkungan Disperpusip Kota Magelang. Mereka tinggal di Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara.
Dalam keterangan akun instagram @mountnesia, disebutkan pesan singkat WhatsApp dari Syafiq kepada ibunya, Utari. Pesan tersebut mengabari sedang mendaki Gunung Slamet, bukan Gunung Sumbing seperti yang diinginkan sebelumnya. Ia berencana pulang keesokan harinya.
Ayahnya Dhani Rusman berusaha menemukan nomor kontak tiap basecamp satu per satu secara daring. Dari pencarian ini diketahui, Syafiq dan Himawan mendaki lewat Dipajaya, Pemalang. Meski sempat sedikit tenang karena petugas posko mengatakan kemungkinan Syafiq ikut bersama pendaki lain, namun Dhani masih cemas karena anaknya tidak membawa bekal makanan untuk bermalam.
Pada hari ketiga pencarian, tim SAR menemukan Himawan dalam kondisi lemas di Pos 9 dengan kaki terkilir. Syafiq ternyata memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan bagi temannya. Dari sinilah jejak Syafiq belum diketahui dan masih dalam pencarian.
Ayah korban Syafiq Ridhan Ali Razan, Dhani Rusman adalah ASN di lingkungan Disperpusip Kota Magelang. Mereka tinggal di Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara.