Saudah, Nenek Padang Mantinggi, Jadi Korban Kekerasan yang Dianggap Terlupakan
Masyarakat di Nagari Padang Mantinggi, Pasaman, Sumatera Barat, telah menemukan nenek Saudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di semak-semak. Ia kemudian dibawa ke RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping untuk mendapatkan perawatan intensif.
Saudah ditemukan dalam keadaan sengit dan lebam, dengan mata membiru dan tubuh yang masih merasakan nyeri akibat serangan yang dilakukan oleh sejumlah orang tak dikenal. Serangan tersebut diduga terkait dengan aktivitas penambangan ilegal di aliran sungai.
Menurut informasi yang diterima, Saudah mendatangi lokasi penambangan ilegal pada Kamis pagi nanti dan meminta agar pekerjaan dihentikan. Namun, saat ia menyorot lokasi dengan senter, korban tiba-tiba diserang oleh pelaku kejahatan.
"Korban sempat tidak sadarkan diri dan dikira meninggal oleh para pelaku sebelum akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi terluka parah," kata salah satu pelaku yang tidak dikenal.
Saudah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, telah mengetahuinya dan meminta agar pelaku kejahatan tersebut ditangkap.
"Hal ini harus menjadi pelajaran keras bagi generasi muda. Di Ranah Minang, wanita adalah Bundo Kanduang, yang harus dijunjung tinggi martabatnya, dijaga kehormatannya," tulis Vasco di Instagram.
Saudah kini dalam kondisi yang lebih baik, namun masih membutuhkan perawatan medis untuk menyembuhkannya.
Masyarakat di Nagari Padang Mantinggi, Pasaman, Sumatera Barat, telah menemukan nenek Saudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di semak-semak. Ia kemudian dibawa ke RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping untuk mendapatkan perawatan intensif.
Saudah ditemukan dalam keadaan sengit dan lebam, dengan mata membiru dan tubuh yang masih merasakan nyeri akibat serangan yang dilakukan oleh sejumlah orang tak dikenal. Serangan tersebut diduga terkait dengan aktivitas penambangan ilegal di aliran sungai.
Menurut informasi yang diterima, Saudah mendatangi lokasi penambangan ilegal pada Kamis pagi nanti dan meminta agar pekerjaan dihentikan. Namun, saat ia menyorot lokasi dengan senter, korban tiba-tiba diserang oleh pelaku kejahatan.
"Korban sempat tidak sadarkan diri dan dikira meninggal oleh para pelaku sebelum akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi terluka parah," kata salah satu pelaku yang tidak dikenal.
Saudah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, telah mengetahuinya dan meminta agar pelaku kejahatan tersebut ditangkap.
"Hal ini harus menjadi pelajaran keras bagi generasi muda. Di Ranah Minang, wanita adalah Bundo Kanduang, yang harus dijunjung tinggi martabatnya, dijaga kehormatannya," tulis Vasco di Instagram.
Saudah kini dalam kondisi yang lebih baik, namun masih membutuhkan perawatan medis untuk menyembuhkannya.