Sopir Angkot di Jakut Ditangkap Usai Tusuk Rekannya Berkali-kali

Sopir Angkot Koja Terserepot Penusukan Berkali-kali, Pelaku Ditangkap

Koja, Jakarta Utara - Satu pelaku penusukan yang berinisial RP menyerudukkan seorang sopir angkot di Pasar Kaget Bendungan Melayu, Jalan Raya Plumpang Semper, Koja, Jakut, pada akhir pekan lalu. Pihaknya mengaku pernah dipukul korban dan dendam dengan perlakuan korban kepada dirinya.

Menurut Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto, petugas Opsnal Reskrim Koja mendapatkan adanya laporan penusukan yang dilakukan di Pasar Kaget Bendungan Melayu pada Jumat (30/1) sekitar pukul 15.10 WIB. Petugas tersebut kemudian mendatangi lokasi dan menemukan seorang pria yang berinisial RP yang diamankan Kapospol Plumpang dengan bantuan warga.

RP mengaku pernah dipukul korban dan dendam dengan perlakuan korban kepada dirinya. Pelaku tiba-tiba berhenti di depan mobil angkot yang dibawa korban, kemudian mengarahkan pisau lipat ke arah korban dan menyebabkan satu luka tusuk di bagian paha kiri. Kemudian, tiga luka tusuk di bagian paha kiri bagian belakang.

RP langsung diamankan warga setempat dan juga Kepala Pospol Plumpang. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Koja guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dengan demikian, pelaku dijerat Pasal 466 dan Pasal 467 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Hukum Undang-Undang Pidana (KUHP) terkait kasus penganiayaan.
 
Gampangnya terjadi gini, korban jadi target aja sama orang yang penasaran dengan diri sendiri. Nggak ada konsekuensi dari tindakan dia, tapi korban terluka. Dan siapa yang merasa utama? Pelaku itu yang menjadi fokus, tapi nggak ada yang memikirkan korbannya. Semua ganti-ganti, sama-sama jadi target. Korban itu pun apa aja? Baru kali melihat wajah pelaku, dan sekarang dia terus dipertanyikan. Tapi apa yang diharapkan lagi?
 
Pikir aku sih, kenapa gini terus terjadi di Indonesia? Penganiayaan di angkot aja, tapi ada yang nantinya masuk penjara. Aku pikir perlu ada kebijakan yang lebih matang untuk menghadapi kasus-kasus seperti ini. Misalnya, tambahkan pengawasan CCTV lebih luas di area-area umum, atau membuat sistem identifikasi wajah di tempat-tempat yang sering menjadi sarana perburuan kriminal seperti pasar-pasar. Aku tidak tahu apa lagi yang bisa dilakukan, tapi aku ingin lihat semua orang jadi satu dalam menghadapi masalah ini 🤝
 
Makasih kaga, si pelaku kayaknya punya masalah dalam hidup, kalau jangan dipukul korban malah dia yang terpaksa memukuli orang lain 🤕. Si korban ini benar-benar tak berani menyerang si pelaku, padahal pelakunya yang jadi yang bengong dan kasur 😴. Saya harap pelaku ini bisa mendapat curahan jiwa dan bisa belajar dari kesalahannya, jangan terus memakai dendam sebagai cara untuk mengatasi masalah hidup 🙏.
 
Aneh banget sih, kalau aja korban tidak datang langsung ke pasal, ya pelaku gak akan pernah dibawa. Di sini, ada penipuan dari awal, sampai di akhirnya korban terjebak di mobil angkot itu. Aku rasa pelaku ini udah cerdas banget, tapi tidak berarti aku setuju dengannya 😒. Dan siapa yang bilang bahwa korban juga melakukan hal yang sama? Aku bayak penasaran apa sebenarnya yang terjadi di balik semuanya itu 🤔.
 
Kasus ini bikin kita penasaran, nggak? Siapa pelaku yang benar-benar bisa melakukannya? Tapi aku pikir, apa lagi yang bisa kita lakukan? Kita hanya sekedar menunggu proses hukum berjalan. Aku rasa perlu diawasi juga bagaimana penanganan kasus ini oleh pihak kepolisian, apakah mereka cukup profesional atau masih ada room for improvement? Dan yang paling penting, kita harus waspada terhadap hal-hal lain yang mungkin terjadi di masa depan.
 
Oiaa, kabar gembira banget sekali ya! Akhirnya pelaku yang melakukan penusukan di Pasar Kaget Bendungan Melayu di Koja Jakut ditangkap juga👮‍♂️. Aku pikir ini merupakan contoh bagus dari kerja sama antara pihak berwajib dan warga sekitar untuk mempercepat proses penyelidikan dan menyelamatkan korban. Tapi, aku masih ragu-ragu kalau pelaku ini benar-benar menyerudukkan sopir angkot atau tidak🤔. Aku berharap pihak kepolisian bisa memastikan bahwa pelaku ini benar-benar bertanggung jawab atas adegan tersebut dan diberikan hukuman yang tepat🙏.
 
Saya rasa apa yang terjadi pada sopir angkot itu kayaknya tidak perlu terjadi, kalau bisa banget kan untuk melihat teman kita di hadapan mobil kita. dan si pelaku, kenapa dia harus membuat tindakan yang kasar seperti itu? seharusnya dia bisa menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih sopan. tapi sayangnya, keluarga korban itu saking sakit, harus berjuang untuk pulih kembali. mungkin nanti kita bisa belajar dari kesalahan itu juga, agar tidak ada orang lain yang mengalami apa yang telah dialami korban.
 
kembali
Top