Solikin tetap optimis untuk lolos uji kelayakan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) meski persaingannya dengan Thomas Djiwandono, Wakil Menteri Keuangan. Ia menjelaskan bahwa sebagai hamba Tuhan, Solikin harus mengandalkan kehendak Tuhan yang terbaik.
"Ya kita sebagai Hamba Tuhan dengan kelebihan dan kekurangan pasti harus tetap optimis ya. Optimis atas kehendak tuhan yang terbaik," kata Solikin usai menjalani fit and proper test di Komisi XI DPR RI, Gedung DPR RI, Jakarta.
Solikin akan berupaya maksimal dalam seluruh proses yang dilakukan dan menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di luar kendali dirinya sebagai calon. Ia mengatakan bahwa dia akan melakukan sesuatu yang terbaik dan meninggalkan hasil akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
"Jadi itu yang saya pegang. Jadi saya akan do my best, gitu ya. Kita lakukan sesuatu yang terbaik. Selebihnya itu adalah nanti urusan Yang Maha Kuasa," katanya.
Pertanyaan dari para anggota dewan Komisi XI DPR RI dikatakan mencerminkan kepedulian yang sama terhadap arah kebijakan ekonomi nasional. Solikin menilai bahwa proses fit and proper test berjalan dengan baik dan kondusif.
"Ya alhamdulillah, saya dipercaya untuk menempatkan kesempatan untuk bisa fit and proper test, dan tadi kondisi sangat bagus, sangat kondusif, dan pertanyaan-pertanyaan dari anggota Dewan juga sangat tajam dan juga sangat bagus untuk merefleksikan semua memiliki concern yang sama terhadap bagaimana upaya kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita," terang dia.
Thomas Djiwandono juga akan mengikuti fit and proper test pada Senin, 26 Januari 2026.
"Ya kita sebagai Hamba Tuhan dengan kelebihan dan kekurangan pasti harus tetap optimis ya. Optimis atas kehendak tuhan yang terbaik," kata Solikin usai menjalani fit and proper test di Komisi XI DPR RI, Gedung DPR RI, Jakarta.
Solikin akan berupaya maksimal dalam seluruh proses yang dilakukan dan menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di luar kendali dirinya sebagai calon. Ia mengatakan bahwa dia akan melakukan sesuatu yang terbaik dan meninggalkan hasil akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
"Jadi itu yang saya pegang. Jadi saya akan do my best, gitu ya. Kita lakukan sesuatu yang terbaik. Selebihnya itu adalah nanti urusan Yang Maha Kuasa," katanya.
Pertanyaan dari para anggota dewan Komisi XI DPR RI dikatakan mencerminkan kepedulian yang sama terhadap arah kebijakan ekonomi nasional. Solikin menilai bahwa proses fit and proper test berjalan dengan baik dan kondusif.
"Ya alhamdulillah, saya dipercaya untuk menempatkan kesempatan untuk bisa fit and proper test, dan tadi kondisi sangat bagus, sangat kondusif, dan pertanyaan-pertanyaan dari anggota Dewan juga sangat tajam dan juga sangat bagus untuk merefleksikan semua memiliki concern yang sama terhadap bagaimana upaya kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita," terang dia.
Thomas Djiwandono juga akan mengikuti fit and proper test pada Senin, 26 Januari 2026.