Soal Pergeseran Kursi Menteri, Istana: Sesuai Kebutuhan Presiden

Istana Kepresidenan mengungkapkan pergeseran posisi menteri adalah keputusan yang wajar dan sepenuhnya bergantung pada kebutuhan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa keputusannya sebagai hak prerogatif Presiden Prabowo. Ia menjelaskan bahwa pergeseran posisi menteri dilakukan setelah evaluasi terhadap kinerja para menteri dan wakil menteri secara berkelanjutan dalam proses kerja sehari-hari.

"Kebutuhan yang paham Bapak Presiden," kata Prasetyo saat diskusi di Wisma Danantara, Jakarta. Ia juga membantah isu tentang rencana penyatuan beberapa pos kementerian dan mengatakan bahwa dia tidak mengetahui asal-usul rumor tersebut.

"Dari mana isunya? Enggak," ujar Prasetyo. Ia juga menjelaskan bahwa publik perlu memahami bahwa pergantian menteri sepenuhnya merupakan kekuasaan Presiden.

Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap kinerja para menteri dan wakil menteri secara berkelanjutan dalam proses kerja sehari-hari. Evaluasi dilakukan seiring pelaksanaan program dan tugas pemerintahan. Dari proses tersebut, Presiden melakukan penilaian atas kinerja para pembantunya.

"Penggantian hanya akan diambil jika Presiden menilai perlu adanya perbaikan," kata Prasetyo. Ia juga menegaskan bahwa keputusannya adalah sepenuhnya beliau yang tahu dan tidak ada menteri atau wakil menteri yang kinerjanya dinilai belum memuaskan.

Namun, isu pergantian menteri masih beredar di ruang publik. Prasetyo menyebut bahwa dia sulit membendung rumor yang berkembang di sana. Ia juga menegaskan bahwa kalau ada isu tentang penahanan rumor, dia tidak tahu asal-usulnya.
 
Panggilan ini nggak bisa diterima banget! 😒 Presiden Prabowo Subianto kayaknya mau mengambil kekuasaan sendiri, bikin menteri sekretaris negara jadi wakilnya di langit-langit kerajaan. Mau dikatakan sebagai evaluasi terhadap kinerja para menteri aja, tapi ternyata hasilnya siapa aja yang dituangi ke dalam posisi penting. Bangga ya! 🤦‍♂️
 
Aku pikir kayak gini aja, tapi aku rasa ini mirip banget dengan ketika Soeharto mengganti menteri-menteri dengan cepat-cepat. Aku ingat saat itu, semua menteri yang dianggap tidak bisa dipercaya langsung dikendariai. Sekarang juga kayaknya Presiden Prabowo punya kebebasan untuk mengganti siapa saja yang dia anggap tidak bisa dipercayai. Tapi aku rasa ini sama sekali tidak ada beda, hanya caranya yang berbeda aja ya... Aku senang saat ini pemerintahan masih bisa berjalan dengan lancar, tapi aku juga khawatir apakah semua menteri yang diangkat itu memenuhi standar yang tepat. Dan apa yang terjadi dengan mereka yang tidak bisa dipercayai? 😐
 
Pagi banget, kenapa orang-orang canggih nge-bingung sama keputusan Presiden. Aku pikir, jika kita bisa percaya dengan kata-kata Prasetyo, itu artinya dia benar-benar memikirkan masa depan negara. Menteri-menteri yang dilepas karena tidak berdaya lagi, itu bukan hal yang buruk. Mereka harus bisa meninggalkan posisi mereka dan mencari jalan baru. Aku rasa ini bukan tentang orang-orang yang bersalah, tapi tentang bagaimana kita bisa membuat negara menjadi lebih baik. Jadi, aku pikir Prasetyo benar-benar luar biasa karena dia tidak kalah dalam permainan politik.
 
aku pikir ini ngejut banget sih... perubahan posisi menteri kapan aja? kan kita udah punya jadwal yang harus diikuti juga ya... aku rasa ini cuma cara Presiden Prabowo untuk mengontrol yang lain, kan? siapa tahu ada salah satu yang bikin ganti-ganti seperti ini, apa dia akan dipindahkan ke pos lain juga 🤔. dan siapa yang akan bertanggung jawab kalau ini buat kerusakan? aku masih bingung...
 
Pernah bayangin kalo istana punya otoritasnya sendiri untuk mengontrol apa yang dikabarkan publik? Kalau kayaknya gampang banget buat pemerintah mengendalikan informasi yang beredar di masyarakat, tapi gimana kalau isu itu terus berkembang dan tidak ada jalan keluar?

Aku pikir kalo Presiden Prabowo punya alasan yang kuat untuk melakukan pergeseran posisi menteri, tapi gampang banget juga buat menteri dan wakil menteri menjadi korban isu yang tidak beres. Gimana kalau kita fokus buat memahami apa yang sebenarnyanya terjadi di balik istana? Tapi, aku rasa masih banyak hal yang belum dipahami oleh publik tentang keputusan Presiden Prabowo.
 
Bisakah gak sih mengapa harus banyak pemberitahuan dari sisi menteri, kan ajaPresiden yang nggak terlalu berbicara? Kenapa harus menteri sekretaris negara yang banyak bicara? 🤔
 
Pagi ini ga ngerti apa itu kekuasaan ya? Apakah Presiden Prabowo bisa ubek-ubek menteri sesuka hatinya? Ada aturan sih kan di negara ini tapi kalau nggak aku rasa perlu ada "peninjauan" dulu sebelum di ubek-ubek kan?
 
gambar garis untuk menunjukkan perubahan posisi menteri 🔄
Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi kinerja para menteri dan wakil menteri 📊
evaluasi ini dilakukan secara berkelanjutan dalam proses kerja sehari-hari ⏰
hasil evaluasi itu membuat Presiden Prabowo menilai perlu adanya perbaikan 🔍
penggantian menteri hanya akan diambil jika Presiden menilai perlu adanya perbaikan 🤔
tapi isu pergantian menteri masih beredar di ruang publik 📰
Prasetyo Hadi tidak tahu asal-usul rumor tersebut, dia hanya mencoba mengurangi dampaknya 🙏

gambar bintang untuk menunjukkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki kekuasaan yang besar ⭐
 
Pergantian menteri itu seperti perubahan musim, ya? Suatu saat ini, suatu saat lain. Apa yang penting adalah bagaimana kita bisa mengikuti alirannya 🌊️. Tapi, apa artinya kalau Presiden Prabowo punya "hak prerogatif" untuk menggantikan siapa saja? Maksudnya apa? 🤔️ Semua tentang kekuasaan dan kepatuhan, tapi tidak ada yang bilang tentang keadilan dan kebenaran. Dan apakah ini adalah contoh bagaimana kita bisa memahami bahwa "kebutuhan" bukanlah satu-satunya alasan untuk berpamerik? 🤷‍♂️
 
Gue pikir kalau ini cara pemerintah untuk menghindari tanggung jawab. Jika Presiden Prabowo mau ganti menteri, itu artinya dia tidak puas dengan kinerja mereka, tapi yang dibangkitkan adalah hak prerogatifnya aja. Gue rasa perlu ada transparansi, kayaknya informasi tentang evaluasi kinerja menteri harus disampaikan di publik. Jangan hanya kepada Prasetyo atau Presiden aja, kamu juga harus jelasin kepada umum, kalau tidak, orang akan berpikir apakah ini semua benar-benar keputusan yang adil.
 
tp nggak paham apa arti dari hal ini... kalau prasetyo bilang presiden itu kekuasaan buat dia tapi siapa yang bilang dia harus menggantikan? nanya punya menteri lain yang berasal dari mana? gini aja kayak ada sesi tontonan siaran tv di rumah aja...
 
Gue nggak paham kenapa harus begitu terbuka tentang keputusan Presiden sih 🤔. Kalau Presiden ingin ganti menteri, kenapa harus dipaparkan di media yang luas? Gue rasa lebih baik kalau hanya diketahui oleh Presiden dan team kerjanya aja 😒. Yang penting adalah hasil kerja, bukan siapa yang mengambil keputusan 🙄.
 
kembali
Top