Soal Insentif Ekonomi Lebaran, Airlangga: Kita Pelajari Dulu!

Pemerintah belum merencanakan kebijakan insentif ekonomi untuk masa Ramadan dan Lebaran 2026. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pemerintah akan mengkaji terlebih dahulu sebelum merilis kebijakan ini.

"Kita akan monitor karena ada event lebaran yang jatuh pada Maret, kita akan pelajari dulu situasinya," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian.

Sebelumnya, pemerintah telah menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyiapkan kebijakan dan program stimulus bagi perekonomian nasional, termasuk Program Diskon Tiket Transportasi pada masa Libur Nataru.

Program ini ditujukan untuk memberikan insentif dan mendorong mobilitas masyarakat selama masa libur Nataru. Namun, Airlangga tidak menutup kemungkinan akan mengadakan kebijakan insentif lainnya.

"Kita harus mempertimbangkan situasi ekonomi yang terjadi saat ini," kata Airlangga.

Program Diskon Tiket Transportasi 2025/2026 telah disiapkan sejak menjelang kuartal keempat lalu, dan seluruh persiapan teknis telah dibahas dan disiapkan bersama. Diskon transportasi di Nataru diberikan untuk periode perjalanan mulai tanggal 22 Desember 2025 s.d. 10 Januari 2026, kecuali untuk kapal laut diskon diberikan untuk periode perjalanan tanggal 17 Desember 2025 s.d. 10 Januari 2026.

Sementara itu, pemerintah telah menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyiapkan berbagai kebijakan dan program stimulus bagi perekonomian nasional. Namun, Airlangga tidak menutup kemungkinan akan mengadakan kebijakan insentif lainnya pada masa Lebaran 2026.
 
Maksudnya lagi, kalau gak ada kebijakan khusus insentif ekonomi saat libur lebaran apa sih keuntungan orang? Kalau mau belanja aja, makan aja sama aja deh, nggak ada perbedaan apapun. Dan ini 2026 lagi, kalau tidak ada kebijakan seperti ini nanti bagaimana caranya orang-orang bertahan hidup biar ga ribet?
 
Wah, gak perlu ngaruhin dengan keputusan pemerintah dulu, kalau pemerintah nanti kalah jual beli, aku pikir buat saja kebijakan insentif ekonomi untuk masa Ramadan dan Lebaran 2026 ya! Misalnya, diskon transportasi selama libur liburan, atau bahkan program beasiswa untuk mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri. Aku rasa itu gak jelas banget sih, pemerintah harus nggak ragu-ragu, buat kebijakan sekarang juga aja!
 
Maksud apa sih kalau gak ada insentif ekonomi di Ramadan dan Lebaran? Itu tahun-tahun paling berkesan untuk liburan, tapi kalau gak ada diskon tiket transportasi atau promo lainnya, aku sangat kurang percaya diri mau pergi liburan. Insentif ekonomi penting banget kalau mau dijadi tempat wisata yang ramai di masa Lebaran. Kita harus mendukung ekonomi rakyat Indonesia agar mereka bisa bersenang-senang juga.
 
Maksudnya gak ada insentif ekonomi buat Ramadan dan Libur Lebaran? Gue pikir ini tahunya makin penting, nih... liburan Lebaran biasanya udah bikin konsumsi naik banget, tapi kalau gak ada insentif ekonomi, mungkin saja pemborosan juga naik. Aku rasa pemerintah harus mempertimbangkan situasi ekonomi yang terjadi saat ini. Tapi, aku punya pertanyaan, apa itu insentif ekonomi itu? Apa itu bisa bikin konsumsi naik dan mendorong mobilitas masyarakat? Gue masih penasaran... 🤔
 
ada ga pemerintah kayak ini, kalau liburan nataru punya program diskon transportasi nggak ada apa-apa tapi lebaran 2026 nggak ada apa-apa sih, kayak gini sih? ekonomi nasional sudah bisa bertumbuh dengan baik kan, biar ga kekurangan sumber daya.
 
Pemerintah ini nggak punya rencana untuk memberikan insentif ekonomi lagi ya? Masa Ramadan dan Lebaran pasti akan dipenuhi oleh orang-orang yang ingin berlibur atau mengunjungi keluarga, apalagi kalau sudah ada diskon transportasi. Airlangga sih nggak bisa bilang apa-apa tentang insentif ekonomi untuk masa Lebaran? kayaknya pemerintah masih sengaja nggak memberikan insentif ini ya
 
kembali
Top