Skrining BPJS Kesehatan: Langkah-langkah yang Harus Kamu Lakukan
Pemerintah menyediakan skrining BPJS Kesehatan untuk mengidentifikasi potensi penyakit sejak awal. Layanan ini memungkinkan masyarakat mengakses layanan kesehatan secara efektif, tepat, dan optimal.
Skrining berperan penting bagi masyarakat karena dapat membantu mengenali kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Nantinya, data dari skrining akan menjadi dasar pengambilan langkah preventif.
Berdasarkan Peraturan BPJS Kesehatan No.3 Tahun 2024, pelaksanaan skrining riwayat kesehatan minimal dilakukan satu kali setahun. Pelaksanaan skrining dilakukan dengan mengisi data diri dan menjawab pertanyaan tentang kondisi kesehatan peserta BPJS.
Data yang harus disiapkan oleh peserta BPJS sebelum melakukan skrining, antara lain:
* NIK atau nomor kartu BPJS
* Tanggal lahir
* Tinggi dan berat badan
* Nomor telepon aktif
* Kontak keluarga
* Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
Pengisian skrining mudah dilakukan hanya dengan mengisi data dan menjawab pertanyaan.
Untuk melakukan skrining BPJS Kesehatan, Anda dapat menggunakan beberapa cara:
1. Aplikasi MobileJKN
* Unduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.
* Isi data diri dan informasi diri melalui aplikasi.
* Masuk ke menu "Skrining Riwayat Kesehatan" untuk memilih diri sendiri atau anggota keluarga yang terdaftar.
* Isi data diri secara lengkap dan menjawab 16 pertanyaan terkait kondisi kesehatan.
2. Skrining lewat website resmi BPJS Kesehatan
* Akses laman resmi webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.
* Masukkan nomor kartu BPJS atau NIK, tanggal lahir, dan kode captcha untuk mencari peserta.
* Pilih "Setuju" dan isi data diri melalui formulir yang tersedia.
3. Skrining lewat Pandawa (WhatsApp)
* Simpan nomor Pandawa 08118165165.
* Kirim pesan ke nomor tersebut untuk meminta skrining kesehatan.
* Pilih opsi "Skrining Kesehatan".
* Sistem akan mengarahkan Anda ke webskrining.
Setelah megisi informasi dan data terkait skrining, sistem akan mengolah data yang sudah masuk. Hasil skrining kesehatan akan diinformasikan secara langsung dan dikategorikan menjadi tiga tingkat risiko berdasarkan jawaban yang diberikan oleh peserta BPJS Kesehatan.
Informasi hasil skrining kesehatan nantinya menginformasikan keadaan kesehatan peserta. Hasil ini akan menjadi dasar penting untuk merencanakan gaya hidup sehat.
Jadi, jangan lupa mengisi skrining kesehatan.
Skrining BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dari pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik. Upaya ini cukup dilakukan satu kali dalam jangka waktu satu tahun.
Pemerintah menyediakan skrining BPJS Kesehatan untuk mengidentifikasi potensi penyakit sejak awal. Layanan ini memungkinkan masyarakat mengakses layanan kesehatan secara efektif, tepat, dan optimal.
Skrining berperan penting bagi masyarakat karena dapat membantu mengenali kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Nantinya, data dari skrining akan menjadi dasar pengambilan langkah preventif.
Berdasarkan Peraturan BPJS Kesehatan No.3 Tahun 2024, pelaksanaan skrining riwayat kesehatan minimal dilakukan satu kali setahun. Pelaksanaan skrining dilakukan dengan mengisi data diri dan menjawab pertanyaan tentang kondisi kesehatan peserta BPJS.
Data yang harus disiapkan oleh peserta BPJS sebelum melakukan skrining, antara lain:
* NIK atau nomor kartu BPJS
* Tanggal lahir
* Tinggi dan berat badan
* Nomor telepon aktif
* Kontak keluarga
* Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
Pengisian skrining mudah dilakukan hanya dengan mengisi data dan menjawab pertanyaan.
Untuk melakukan skrining BPJS Kesehatan, Anda dapat menggunakan beberapa cara:
1. Aplikasi MobileJKN
* Unduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.
* Isi data diri dan informasi diri melalui aplikasi.
* Masuk ke menu "Skrining Riwayat Kesehatan" untuk memilih diri sendiri atau anggota keluarga yang terdaftar.
* Isi data diri secara lengkap dan menjawab 16 pertanyaan terkait kondisi kesehatan.
2. Skrining lewat website resmi BPJS Kesehatan
* Akses laman resmi webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.
* Masukkan nomor kartu BPJS atau NIK, tanggal lahir, dan kode captcha untuk mencari peserta.
* Pilih "Setuju" dan isi data diri melalui formulir yang tersedia.
3. Skrining lewat Pandawa (WhatsApp)
* Simpan nomor Pandawa 08118165165.
* Kirim pesan ke nomor tersebut untuk meminta skrining kesehatan.
* Pilih opsi "Skrining Kesehatan".
* Sistem akan mengarahkan Anda ke webskrining.
Setelah megisi informasi dan data terkait skrining, sistem akan mengolah data yang sudah masuk. Hasil skrining kesehatan akan diinformasikan secara langsung dan dikategorikan menjadi tiga tingkat risiko berdasarkan jawaban yang diberikan oleh peserta BPJS Kesehatan.
Informasi hasil skrining kesehatan nantinya menginformasikan keadaan kesehatan peserta. Hasil ini akan menjadi dasar penting untuk merencanakan gaya hidup sehat.
Jadi, jangan lupa mengisi skrining kesehatan.
Skrining BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dari pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik. Upaya ini cukup dilakukan satu kali dalam jangka waktu satu tahun.