Suka Duka Tawa punya konsep yang menggali tentang komedi keluarga. Film ini, ditulis naskah oleh Indriani Agustina, menceritakan mengenai cerita Tawa (diperankan oleh Rachel Amanda), seorang komika muda berusia muda yang mencoba untuk naik daun panggung ke panggung.
Keseharian Tawa tidak jauh dari panggung dan mikrofon, tempat dirinya melakukan aksi komedi tunggal (stand-up comedy). Namun, ia juga mencari sumber keresahan terbaru sebagai bagian komedinya.
Suatu hari, Tawa memperoleh popularitas setelah video stand-up-nya terkenal. Dalam video tersebut, ia menjadikan kisah pahit masa kecil dan aib ayahnya, Pak Keset (Teuku Rifnu Wikana), sebagai materi stand-up-nya.
Pak Keset adalah pelawak senior yang kerap beraksi di dalam sketsa sebagai punchline, sehingga membuat Tawa kerap mendapat perundungan dari orang disekitarnya. Ia juga berkata bahwa meski Pak Keset membuat penonton tertawa, pekerjaannya membuat ibu Tawa, Cantik (Marissa Anita) tak lagi tersenyum.
Dengan bahan materi tersebut, Tawa berhasil meraih popularitas. Di sisi lain, karier Pak Keset justru hancur karena cerita yang Tawa sampaikan di panggung.
Suatu hari, Tawa akhirnya bertemu lagi dengan sang ayah. Sang ayah pun kini rela membuka semua aibnya demi membantu Tawa. Akan tetapi, Pak Keset berniat menukar info tersebut demi bersatu kembali dengan keluarganya.
Keseharian Tawa tidak jauh dari panggung dan mikrofon, tempat dirinya melakukan aksi komedi tunggal (stand-up comedy). Namun, ia juga mencari sumber keresahan terbaru sebagai bagian komedinya.
Suatu hari, Tawa memperoleh popularitas setelah video stand-up-nya terkenal. Dalam video tersebut, ia menjadikan kisah pahit masa kecil dan aib ayahnya, Pak Keset (Teuku Rifnu Wikana), sebagai materi stand-up-nya.
Pak Keset adalah pelawak senior yang kerap beraksi di dalam sketsa sebagai punchline, sehingga membuat Tawa kerap mendapat perundungan dari orang disekitarnya. Ia juga berkata bahwa meski Pak Keset membuat penonton tertawa, pekerjaannya membuat ibu Tawa, Cantik (Marissa Anita) tak lagi tersenyum.
Dengan bahan materi tersebut, Tawa berhasil meraih popularitas. Di sisi lain, karier Pak Keset justru hancur karena cerita yang Tawa sampaikan di panggung.
Suatu hari, Tawa akhirnya bertemu lagi dengan sang ayah. Sang ayah pun kini rela membuka semua aibnya demi membantu Tawa. Akan tetapi, Pak Keset berniat menukar info tersebut demi bersatu kembali dengan keluarganya.