Aku pikir drama Cina "Di Hidupnya Sendiri" ini kayak giliran. Aku suka nonton cerita yang berbeda-beda dan bisa bikin aku merasa takjub. Tapi, aku rasa penonton Indonesia harus mendapatkan fasilitas yang lebih baik untuk menonton drama-drama luar negeri. Subsidi itu kayak sedang ditawarkan? Aku pikir kalau ada aksi promosi yang lebih besar, lebih banyak orang akan menonton. Contohnya, bisa ada diskusi online atau acara lain yang bikin penonton semakin tertarik. Jadi, aku harap produser drama ini bisa berpikir lebih serius tentang bagaimana caranya mendorong penonton Indonesia untuk menonton cerita asing.