Buku 'Broken Strings' karya Aurelie Moeremans, Aktris yang Terjebak dalam Grooming, Dicuri ke Luka Trauma.
Aurelie Moeremans merilis buku kisah hidupnya, "Broken Strings", pada tanggal 10 Oktober 2025. Buku ini bisa dibaca secara gratis dalam dua bahasa: Indonesia dan Inggris. Aurelie menyatakan bahwa tidak ada editor yang membantunya sepanjang proses penulisan buku ini. Sampulnya juga dibuat sendiri oleh ia.
Buku "Broken Strings" adalah memoar personal Aurelie Moeremans yang mengisahkan pengalaman traumatisnya sebagai penyintas grooming, manipulasi emosional, dan kekerasan dalam hubungan tidak sehat yang ia alami sejak usia sangat muda. Buku ini membuka kisah masa mudanya yang "dicuri" oleh seorang pria dewasa bernama Bobby.
Cerita dibangun mencerminkan kondisi batin korban trauma seperti ingatan yang terpecah, rasa bersalah, ketakutan, dan kebingungan yang terus membayangi. Aurelie menunjukkan bagaimana relasi yang dibungkus dalih cinta dapat menjadi alat kontrol yang menghancurkan identitas, harga diri, dan masa depan seorang perempuan.
Buku ini juga menepis berbagai rumor lama tentang kehidupannya, termasuk isu pernikahan dan anak, serta meluruskan stigma yang kerap diarahkan pada korban. Lebih dari sekadar kisah kekerasan, "Broken Strings" adalah cerita tentang proses penyembuhan. Aurelie menulis bagaimana ia perlahan belajar memeluk dirinya sendiri, memaafkan masa lalu, dan keluar dari siklus trauma yang jelas butuh proses yang panjang, tidak mudah, dan penuh rasa sakit.
Dukungan keluarga digambarkan sebagai faktor krusial yang membantunya bertahan dan bangkit. Di bagian akhir, buku ini berubah menjadi suara harapan bahwa bertahan hidup saja sudah merupakan keberanian, dan bahwa luka yang dulu dianggap aib bisa menjelma menjadi cahaya bagi orang lain.
Aurelie Moeremans merilis buku kisah hidupnya, "Broken Strings", pada tanggal 10 Oktober 2025. Buku ini bisa dibaca secara gratis dalam dua bahasa: Indonesia dan Inggris. Aurelie menyatakan bahwa tidak ada editor yang membantunya sepanjang proses penulisan buku ini. Sampulnya juga dibuat sendiri oleh ia.
Buku "Broken Strings" adalah memoar personal Aurelie Moeremans yang mengisahkan pengalaman traumatisnya sebagai penyintas grooming, manipulasi emosional, dan kekerasan dalam hubungan tidak sehat yang ia alami sejak usia sangat muda. Buku ini membuka kisah masa mudanya yang "dicuri" oleh seorang pria dewasa bernama Bobby.
Cerita dibangun mencerminkan kondisi batin korban trauma seperti ingatan yang terpecah, rasa bersalah, ketakutan, dan kebingungan yang terus membayangi. Aurelie menunjukkan bagaimana relasi yang dibungkus dalih cinta dapat menjadi alat kontrol yang menghancurkan identitas, harga diri, dan masa depan seorang perempuan.
Buku ini juga menepis berbagai rumor lama tentang kehidupannya, termasuk isu pernikahan dan anak, serta meluruskan stigma yang kerap diarahkan pada korban. Lebih dari sekadar kisah kekerasan, "Broken Strings" adalah cerita tentang proses penyembuhan. Aurelie menulis bagaimana ia perlahan belajar memeluk dirinya sendiri, memaafkan masa lalu, dan keluar dari siklus trauma yang jelas butuh proses yang panjang, tidak mudah, dan penuh rasa sakit.
Dukungan keluarga digambarkan sebagai faktor krusial yang membantunya bertahan dan bangkit. Di bagian akhir, buku ini berubah menjadi suara harapan bahwa bertahan hidup saja sudah merupakan keberanian, dan bahwa luka yang dulu dianggap aib bisa menjelma menjadi cahaya bagi orang lain.