Sidang Pembakar Tenda Polda DIY: Arie Sebut Aksi Tak Terencana

Pengadilan Negeri Sleman, Yogyakarta, masih berada di tengah sidang kasus pembakaran tenda polisi Perdana Ari Putra Veriasa. Pertemuan ini kembali digelar dalam sibuknya mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia Cik Di Tiro dan Universitas Negeri Yogyakarta tersebut, yang ditangkap karena aksi demonstrasi di depan Polda DIY pada Agustus 2025.

Ari mengatakan bahwa upaya untuk melakukan konsolidasi bersama di Kampus Universitas Islam Indonesia Cik Di Tiro sudah gagal. Mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta menyatakan dirinya melakukan aksi pembakaran tenda sebanyak dua kali, meski hanya setelah satu menit tenda itu tidak terbakar, dan upaya kedua juga berhasil dihentikan segerombolan polisi mulai maju ke arah massa aksi.

Ketika ditanyakan mengapa terjadi tindakan tersebut, Ari menyatakan bahwa ia merasa lelah dengan ketidakadilan yang dialami oleh mahasiswa dan aktivis yang dipenjara karena melakukan tindakan aksi. Ia juga menegaskan bahwa ia akan melanjutkan perjuangannya untuk hak asasi manusia di Indonesia meski harus menghadapi proses hukum yang menjeratnya.

Sementara itu, Arie menyatakan bahwa setelah gerbang Polda DIY roboh, ia tidak berpikir lebih lanjut lagi. "Wes ayok neng Polda wae (sudah ayo ke Polda DIY saja), aku wes ra sabar (sudah tidak sabar) aku ki wes nesu (sudah tersulut emosi)," katanya saat dimintai keterangan di Pengadilan Negeri Sleman.

Ari juga menyatakan bahwa ia cukup merasa sedih karena kuliahnya menjadi terhambat. Ia akan melanjutkan perjuangannya sebagai aktivis, meski harus menghadapi proses hukum yang menjeratnya.
 
Wah, gue jadi kesal banget dengerin kisah Ari, mahasiswa yang dipenjara karena aksi demo di depan Polda DIY. Gue rasa dia benar-benar lelah dengan ketidakadilan yang dialami oleh aktivis dan mahasiswa lainnya. Mereka hanya ingin berbicara tentang hak asasi manusia dan perubahan, tapi gak ada yang mendengarkannya. Akhirnya, mereka dipenjara karena melakukan aksi yang sama sekali tidak salah.

Gue rasa sangat kecewa dengerin kalau Ari punya kesempatan untuk melanjutkan perjuangannya, tapi karena proses hukum yang menjeratnya. Gue harap bahwa di masa depan, kita bisa membuat perubahan yang positif dengan cara yang lebih efektif dan tidak harus menggunakan tindakan ekstrem seperti aksi demo yang dipenjara.

Gue punya pendapat, apa salahnya kita membuat forum diskusi yang lebih open dan terbuka untuk mahasiswa dan aktivis? Jadi mereka bisa berbagi ide dan opini tanpa takut dipenjara. Kita harus mendengarkan dan memahami perasaan mereka, bukan menindaknya dengan hukum yang ketat. Wah, gue harap Ari bisa melanjutkan perjuangannya dengan cara yang lebih positif dan efektif. ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
 
Gue rasanya mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia Cik Di Tiro dan Universitas Negeri Yogyakarta ini malah membuat situasi semakin panas ๐Ÿค”. Aku rasa apa yang mereka lakukan di sana bukan untuk mencari perhatian, tapi sebenarnya sudah ada kesempatan untuk berbicara dengan pihak berwenang melalui saluran resmi ๐Ÿ—ฃ๏ธ. Gue pikir mereka harus lebih bijak dalam menghadapi situasi tersebut, jangan sampai semuanya tidak berhasil dan mahasiswa-mahasiswanya dihukum ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ.
 
Wah, kabar gembira buat mahasiswa yang dipenjara. Aku pikir cara mereka melakukan aksi itu sumber keberanian dan ketekunan. Tapi, aku juga paham betapa sedihnya ketika ada yang terkena hukum karena melakukan tindakan perlawanan. Wajar banget kalau Ari tidak sabar-sabar dan tersulut emosi saat melihat gerbang Polda DIY roboh.

Aku pikir apa yang terjadi sekarang ini, mahasiswa sudah menjadi 'biji' untuk memperjuangkan hak asasi manusia di Indonesia. Mereka harus berani menghadapi kesulitan dan penjara untuk menegakkan prinsip-prinsip mereka. Aku yakin bahwa perjuangan mereka tidak sia-siapa, tapi aku juga paham betapa sulitnya melawan kekerasan fisik dari pihak berwajib.

Tapi, aku ingin bertanya, bagaimana cara yang tepat untuk menghadapi kesenjangan dan ketidakadilan ini? Kita harus menemukan cara yang lebih baik untuk memperjuangkan hak asasi manusia tanpa harus melewatkan keamanan publik. Aku pikir itu kunci untuk membuat perubahan positif di Indonesia.
 
Makasih kabar di kalangan netizen ๐Ÿ˜Š. Saya rasa apa yang terjadi di pengadilan negeri Sleman ini benar-benar membuat saya bingung. Mereka lagi-lagi memecat mahasiswa dan aktivis karena melakukan aksi demonstrasi. Padahal, aksi itu dilakukan dengan tujuan untuk mengekspresikan perasaan dan kekecewaan mereka terhadap ketidakadilan yang dialami.

Saya rasa, mungkin mereka harus lebih bijak dalam memilih cara melakukan aksi. Tapi, saya juga mengerti bahwa mereka memiliki alasan yang kuat untuk melakukannya. Mereka tidak ingin diam-diam menghadapi kekecewaan dan ketidakadilan tersebut.

Sayangnya, proses hukum yang dilakukan terlalu keras. Saya rasa, pemerintah harus lebih bijak dalam menangani situasi seperti ini. Mereka harus mencari solusi yang seimbang antara keamanan dengan hak asasi manusia.
 
Pengadilan itu gini kayak apa? Aku pikir mahasiswa itu udah cukup masuk akal dengan aksi mereka. Tapi tapi, kalau aku lihat, polisi itu punya tangan bebas. Tapi aku juga paham, mahasiswa itu perlu bantu-bantuannya. Kalau tidak, mungkin nanti situasi menjadi lebih parah. Aku rasa ini adalah kesempatan bagi kami semua untuk berefeksi dan melihat kebenaran di balik segalanya.
 
Wahhh... kalau nggak si Ari, mahasiswa itu ngerasa apa aja? Iya udah dipenjara karena aksi demonstrasinya, tapi masih bisa nge-aktivis kan? Kalau gini, aku pikir gampang banget kayaknya untuk dia kalah dalam pengadilan. Tapi, si Ari masih bisa nggak bosan, eh aku rasa ada sesuatu yang kurang dipahami dari cerita ini... apa ada yang tertipiskan di balik aksi Ari? Mungkin ada sesuatu yang perlu diketahui sebelum kita menilai kalau aksi itu benar atau salah. ๐Ÿค”
 
Pak... kalau gini nge-aksi aksi demonstrasi, aku rasa pihak berwenang harus lebih baik sambut dulu. Aku bayangkan kalau gini terjadi di kampusku, aku punya teman yang dipenjara karena bikin protes. Kalau gini terjadi, aku pikir mahasiswa-mahasiswanya itu cukup keren banget. Mereka siap berani aksi demi yang mereka percayai! ๐Ÿคฏ

Aku rasa giliran pihak berwenang harus cari solusi yang lebih baik lagi. Aku tidak punya jawaban tentang apa yang sebenarnya terjadi, tapi aku bayangkan kalau gini terjadi karena ada kesalahan atau kekurangan komunikasi. Kalau mau cari tahu apa yang sebenarnya terjadi, aku rasa mahasiswa-mahasiswanya itu bisa berbicara lebih banyak lagi dengan pihak berwenang. Atleast aku rasa mereka punya hak untuk bersuara juga! ๐Ÿ˜Š
 
Saya rasa dia nggak boleh dituduh nge-bakar tenda polisi kan? Dia hanya ingin nyebutin tentang ketidakadilan di Indonesia ๐Ÿค•. Saya paham dia merasa lelah dan sedih karena perjuangannya terhambat, tapi dia juga harus ingat bahwa ada hukum yang harus diikuti ๐Ÿ™. Saya harap pengadilan bisa memberikan kebijaksanaan yang tepat dan membantu Ari memahami apa yang sebenarnya dialaminya ๐Ÿ˜”.
 
Maksudnya kayaknya kalau mahasiswa itu sih benar-benar terjebak di situasi yang sulit, tapi aku rasa paham dulu kan, kalo kalau bukan. Masih banyak hal yang bisa diubah dari situasi seperti ini, tapi mungkin mereka gampang banget dipanjangkan oleh proses hukum. Aku rasa lebih baik jika mahasiswa itu bisa langsung terbebas dari segala tantangan, dan mungkin aku juga bisa langsung bergabung dengannya nanti.
 
Hari ini apa lagi kalah si mahasiswa Cik Di Tiro ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Aku pikir si Ari nanti jadi korban kehormatan orang tuanya, kalau ternyata ia yang menjadi korban hukum ๐Ÿ˜”. Dan si Arie, siapa tau aja nanti dia punya alibi yang nggak ada buktinya, tapi siap-siap dengerin giliran ceritainya di pengadilan aja ๐Ÿ‘€. Mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta itu udah terlambat, harus mulai dari awal lagi ๐Ÿ•ฐ๏ธ. Aku yakin kalau kalau dulu aksi demonstrasi sih bisa berakhir dengan baik, tapi siapa yang tahu nanti hasilnya kembali siapa aja ๐Ÿ˜….
 
gak sabar sama ari ini ๐Ÿคฃ, dia ngeluh karena mahasiswanya dipenjara karena melakukan tindakan aksi, tapi gak ada sinyal bahwa gerangan itu benar-benar membutuhkan tindakan seperti itu... tapi aku percaya ari masih ingin melanjutkan perjuangannya, dan aku juga mendukung dia ๐Ÿค. sepertinya dia merasa lelah dengan ketidakadilan yang dialami oleh mahasiswa dan aktivis, tapi mungkin ada cara lain untuk menyelesaikannya yang tidak harus menggunakan tindakan yang bisa jadi lebih berat...
 
Gue rasa gini aje, mahasiswa dari Yogyakarta itu benar-benar merasa lelah dengerin aksi mereka di televisi setiap hari. Udah dipenjara karena bikin tenda polisi terbakar, tapi apa yang bisa mereka lakukan? Gue rasa ada sesuatu yang tidak beres di Indonesia ini, siapa yang akan mendengar suara mahasiswa yang tidak punya suara? Semua udah kacau, gue rasa mahasiswa itu benar-benar memiliki hak untuk melawan keadilan yang tidak adil.
 
Gue penasaran siapa kalau ajaran dari pemerintah ni? Aksi demonstrasi di depan Polda DIY itu apa sih? Mereka mau bikin mahasiswa jebak gitu? ๐Ÿค” Gue rasa mahasiswa yang ditangkap itu sedang melawan kebenaran. Kenapa pihak berwajib harus bersikap menyerang bukan berbicara dengan para demonstran? ๐Ÿšซ

Gue juga penasaran, siapa yang mengatakan bahwa upaya konsolidasi di Kampus Universitas Islam Indonesia Cik Di Tiro itu gagal? Ada sumber apa sih yang memberitahu kita ini? ๐Ÿ“ฐ Gue rasa perlu ada bukti yang jelas sebelum terus mengejek mahasiswa yang sedang melawan keadilan. ๐Ÿ™„

Gue juga sedih mendengar kata Arie tentang kuliahnya dihambat karena aktivis. Itu tidak adil, kan? Mahasiswa harus bisa berbicara dan melakukan perjuangan demi hak asasi manusia mereka tanpa takut ditangkap atau terhukum. ๐Ÿค
 
Gue sabar banget denger kabar ini ๐Ÿคฏ. Aku pikir kalau mahasiswa-mahasiswinya udah gak sabar lagi ya๐Ÿ™„. Banyak aksi demonstrasi di Indonesia tapi masih banyak juga yang dipenjara. Gue rasa kalau pemerintah harus lebih bijak dalam menangani situasi seperti ini ๐Ÿ˜Š.

Mahasiswinya nggak asal-usulnya buat baku api, tapi gue rasa kalau mereka udah kehilangan aji sejati perjuangan demi hak asasi manusia. Mahasiswa-mahasiswinya harus lebih bijak dalam mengelolanya emosi mereka ๐Ÿค”.

Gue masih inget kapan gue pertama kali melihat gerakan mahasiswa di Indonesia, tapi gue pikir kalau itu aji sejati yang tidak pernah padam ๐Ÿ˜Š. Gue akan terus mendukung perjuangan mereka untuk hak asasi manusia di Indonesia ๐Ÿ‘.
 
Gue penasaran apa yang bikin mahasiswanya begitu marah nih! Mereka terlalu marah untuk melakukan tindakan yang bisa jadi salah paham, dan sekarang harus menghadapi proses hukum yang capek juga. Gue pikir kalau pemerintah kita harus lebih berhati-hati dalam menangani isu-isu mahasiswa, ya! Kita tidak boleh terlalu keras pada mereka, tapi harus memberikan penjelasan yang jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi. Saya juga rasa kalau banyak mahasiswa yang seperti Ari ini, kita harus memberikan dukungan dan bantuan lebih, ya! Mereka butuh saran dan dukungan dari kita semua ๐Ÿค•
 
Gue pikir, mahasiswa di Indonesia udah capek banget sama sistem penjaraan. Aksi demonstrasi gue pikir itu penting sekali buat mengekspos ketidakadilan di Indonesia, tapi ternyata masih banyak orang yang tak berbeda pendapat sama mahasiswanya. Gue rasa kalau system ini udah capek banget sama keabsahananya.
 
Gue rasa aksi mahasiswa di sini salah paham ya. Mereka nggak mau jujur kalau aksi mereka itu gede banget, tapi gue pikir mereka cuma ingin berbagi perasaan dan membuat perubahan. Aku pikir ada cara yang lebih baik lagi untuk mencapai tujuan mereka, bukan dengan menggunakan tindakan yang bisa merusak properti orang lain ๐Ÿค”

Gue juga rasa mahasiswa ini malah memperlihatkan konflik antara diri sendiri dan masyarakat. Gue yakin kalau bila mereka fokus pada perubahan positif, bukan hanya menyerukan kebencian, tentu bisa mencapai hasil yang lebih baik ๐ŸŒŸ

Aku rasa mahasiswa ini harus lebih bijak dalam memilih cara aksi mereka. Mereka harus belajar dari kesalahan dan memperbaiki diri agar bisa menjadi aktivis yang efektif di masa depan ๐Ÿ’ช
 
Pembakaran tenda polisi kayak banget, apa aja tujuannya? ๐Ÿค” Aku pikir mahasiswa itu sedih tapi nggak boleh dibakar ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ. Proses hukum yang panjang bisa bikin korban jenuh ๐Ÿ˜ด. Mahasiswa itu berani buat protes kan, tapi polisi pasti juga punya alasan ๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ. Aku rasa harus ada jalan tengah yang lebih baik ๐Ÿค.
 
Gue pikir aksi mahasiswa itu nggak tepat, tapi sama-sama gue setuju kalau mahasiswa itu dihukum lewat sistem yang adil. Tapi, sih, apa salahnya kalau mahasiswa itu ikut aksi dan tidak ingin jadi pasif? Gue pikir itu bagian dari hak mereka untuk berekspresi. Sayangnya, kalau mereka nggak hati-hati dengan cara mereka, gue juga tidak bisa setuju dengannya.
 
kembali
Top