Pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek, korupsi dugaan menimbulkan pertanyaan. Ada kode khusus yang digunakan saat pengadaan laptop tersebut?
Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat baru-baru ini menyambut nadiem makarim sebagai tersangka kasus pengadaan laptop Chromebook dan CDM di Kemendikbudristek periode 2019-2022. Pertanyaan dari jaksa terhadap Indra Nugraha, Sales Manager PT Bhinneka Mentari Dimensi, mengenai adanya kode khusus yang digunakan saat pengadaan laptop tersebut.
"Sebagaimana dalam BAP [berita acara perkara] juga, ada sebuah kode-kode di dalam yang hanya diketahui oleh internal dari anggota grup tersebut. Misal di situ ada kode 'Senayan'. Yang dimaksud Senayan itu untuk sebutan apa?" tanya jaksa.
"Kemendikbudristek," jawab Indra.
Ternyata, Kemendikbudristek diberi kode "Senayan" selama proses transaksi laptop pembelajaran berlangsung. Selain itu, ada kode lain yang digunakan saat pengadaan laptop tersebut, yaitu "Merah" untuk menyebut Direktorat SD dan "Biru" untuk menyebut Direktorat SMP.
Jadi, kode "Senayan" apa artinya? Ternyata, kode ini hanya diketahui oleh internal dari anggota grup tersebut. Kemudian, jaksa juga mencecar Indra mengenai keberadaan grup Whatsapp Jajanan Pasar yang di dalamnya membahas mengenai pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek.
Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat berharap informasi ini dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang kasus pengadaan laptop Chromebook dan CDM di Kemendikbudristek periode 2019-2022.
Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat baru-baru ini menyambut nadiem makarim sebagai tersangka kasus pengadaan laptop Chromebook dan CDM di Kemendikbudristek periode 2019-2022. Pertanyaan dari jaksa terhadap Indra Nugraha, Sales Manager PT Bhinneka Mentari Dimensi, mengenai adanya kode khusus yang digunakan saat pengadaan laptop tersebut.
"Sebagaimana dalam BAP [berita acara perkara] juga, ada sebuah kode-kode di dalam yang hanya diketahui oleh internal dari anggota grup tersebut. Misal di situ ada kode 'Senayan'. Yang dimaksud Senayan itu untuk sebutan apa?" tanya jaksa.
"Kemendikbudristek," jawab Indra.
Ternyata, Kemendikbudristek diberi kode "Senayan" selama proses transaksi laptop pembelajaran berlangsung. Selain itu, ada kode lain yang digunakan saat pengadaan laptop tersebut, yaitu "Merah" untuk menyebut Direktorat SD dan "Biru" untuk menyebut Direktorat SMP.
Jadi, kode "Senayan" apa artinya? Ternyata, kode ini hanya diketahui oleh internal dari anggota grup tersebut. Kemudian, jaksa juga mencecar Indra mengenai keberadaan grup Whatsapp Jajanan Pasar yang di dalamnya membahas mengenai pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek.
Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat berharap informasi ini dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang kasus pengadaan laptop Chromebook dan CDM di Kemendikbudristek periode 2019-2022.